Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 30 April 2017 12:06
Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil

Ahad, 30 April 2017 10:05
Pasrah pada DPW PAN, Jon Erizal Belum Punya Sikap Soal Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:25
DPD PAN Meranti Berharap Irwan Nasir Maju Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:13
Dua Ditembak, Polresta Pekanbaru Ringkus Trio Perampok Alat Berat

Sabtu, 29 April 2017 21:33
Ratusan Personel Brimob Riau Di-BKO-kan di PT Freeport Papua

Sabtu, 29 April 2017 21:17
MAN 2 Model Raih Juara Umum Bunkasai 10 UR

Sabtu, 29 April 2017 20:09
Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau

Sabtu, 29 April 2017 20:06
Diduga Cabuli Dua Murid SD, Seorang Petani di Rohul Dipolisikan

Sabtu, 29 April 2017 19:59
Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti


Sabtu, 29 April 2017 19:39
Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Januari 2017 14:23
2017, Pemkab Kuansing Bangunan Dua Turap di Gunung Toar

Pemkab Kuanisng anggarakan pembangunan dua turap di Kecamatan Gunung Toar di tahun 2017 ini. Tebing di dua titik tersebut diilai sudah jebol akibat curah hujan yang tinggi.

Riauterkini-TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), akan membangun turap di dua titik di Kecamatan Gunung Toar, tepatnya di Desa Petapahan dan Desa Koto Gunung Toar.

Pernyataan ini di uangkapkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Melalui Kabid Irigasi, Erwan kepada riauterkinicom. Kata Erwan, anggaran tahun 2017 untuk membanguan turap atau beronjong Paut di Desa Petapahan, dan turap di Desa Koto Gunung di depan mesjid Jamik.

Erwan menambahkan, pembangunan turap sudah seharusnya di bangun, di karenakan, tebing di dua titik ini sudah jebol di karenakan curah hujan yang cukup tinggi di bulan November lalu.

" Pembangunan turap ini akan kita bangun di 2017 ini, sekarang hanya menunggu anggaran saja, pembangunan kedua tersebut pada anggaran tahun 2017 di APBD Murni 2017." ungkapnya.

Selain itu kata dia, pemerintah juga akan melakukan normaslisasi di sungai Petapahan sepanjang 2 kilometer. Erwan mengatakan, pembangunan ini di nilai agak mendesak dan sudah seharusnya di bangun dan melihat kondisi sangat mengkawatirkan.

Sebab, tebing yang berada di dekat gedung paut jika tidak di perbaiki dikhawatirkan nanti gedung tergerus air sungai.

" Begitu juga dengan longsor di depan Mesjid Jamik yang sudah telah memakan jalan lintas Riau Sumbar," tutupnya.*** (ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil
- Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau
- Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti

- Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul

- Paling Disukai Pengunjung,
Meriahkan HUT ke-42 TMII, Riau Pamerkan Kuliner Sempolit

- Kunjungi Binaan CD RAPP, Istri Kapolda Riau Terpesona Batik Bono
- Dibuka Danlanud RSN, Geyar Dirgantara 2017 Diawali Lomba Mewarnai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.75.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com