Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:14
Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:31
Simpan Sabu di Botol Permen, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:02
Oktober 2017, Realisasi PADi Bapenda Pekanbaru Tembus Rp 375 Miliyar

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Sabtu, 21 Oktober 2017 07:26
Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda

Jum’at, 20 Oktober 2017 22:12
DPP PDIP Benarkan SK Usung M Harris-Yopi Ariyanto di Pilgubri 2018

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 11:27
‎Pajang Lafaz Allah, Pengelola Tempat Ibadah Budha di Bengkalis Minta Maaf

Pengelola tempat pemujaan umat Budha di Bengkalis menyampaikan permintaan maaf pada umat Islam, terkait pemasangan lafaz Allah di tempat ibadah tersebut.

Riauterkini-BENGKALIS- Menyadari kesalahan memasang atribut atau simbol Islam dengan lafaz Allah di dinding tempat ibadat atau tempat pemujaan di Jalan Lebai Wahid (Kucing Gila), Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu. Pengelola tempat tersebut Surya alias Acai meminta maaf kepada ummat Muslim.

Melalui mediasi yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, permintaan maaf Surya alias Acai secara terbuka dilakukan di Aula Kantor Kepala Desa Bantan Tua, Jalan Lebai Wahid, Selasa (10/1/17).

Dihadiri, perwakilan Kecamatan Bantan, aparat Desa Bantan Tua, para tokoh masyarakat, Kesbangpol, aparat kepolisian. Selain menyampaikan maaf secara terbuka, Surya wajib menandatangani penyataan di atas materai untuk tidak mengulangi perbuatan memasang atribut agama secara sembarangan.

Ketua MUI Kabupaten Bengkalis Amrizal mengatakan, bahwa dirinya bersama MUI Kabupaten Bengkalis mengajak pengelola menyampaikan permohonan maaf atas inisiatif pribadi beliau (Surya,red), agar hendaklah dapat memakluminya dan memaafkannya.

"Sebagai umat Islam tentunya perasaan terganggu dan merasa tidak nyaman, tapi bukan berarti menyikapi persoalan ini secara berlebih-lebihan. Ummat Islam menyebar kedamaian dan rahmat yang tidak hanya kepada sesama muslim," ungkap Amrizal.

Amrizal juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan saudara Surya, dikarena ketidaktahuan karena kepercayaannya. Berikut pernyataan yang disampaikan Surya alias Acai terkait pemasangan Lafaz Allah di tempat ibadah yang dikelolanya.

"Sehubungan dengan perbuatan saya yakni memasang kalimat Allah dan tasbih di tempat ibadat saya yang berlokasi di Jalan Lebai Wahid (Kucing Gila) Kecamatan Bantan. Yang dengan perbuatan saya tersebut membuat sebagian besar umat Islam merasa terganggu dan tidak nyaman karenanya. Maka saya menyadari bahwa saya telah melakukan kesalahan. Untuk itu saya menyatakan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh umat Islam atas perbuatan saya tersebut. Dan saya berjanji dengan sepenuh hati bahwa saya tidak akan lagi mengulangi perbuatan saya. Setelah pembacaan permohonan maaf tersebut selesai, Acai bersalaman dan menyerahkan surat pernyataan permohonan maafnya dengan seluruh peserta yang hadir."***(dik)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- 5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau
- Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional
- Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau
- Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah
- Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda
- Ajak Kawula Muda Malming di Mesjid,
Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Gelar Talkshow Jodis

- Kepala Berdarah, Kapolresta jadi Korban Demo Anti Jokowi Ricuh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.73.123
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com