Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Pebruari 2017 20:27
Sepekan Buron, 4 Pembobol Rumah Warga Tandun Ditangkap Polisi Rohul

Rabu, 22 Pebruari 2017 20:19
Siap Maju Pilgubri, Septina Serahkan ke Partai Golkar

Rabu, 22 Pebruari 2017 18:54
Diduga Kangkangi Perpres 4/2015,
Proyek Rusun untuk Anggota Polres Rohul Masih Dikerjakan Rekanan


Rabu, 22 Pebruari 2017 18:46
Balai Gakkum Wilayah II Sumatera Amankan Puluhan Satwa Dilindungi

Rabu, 22 Pebruari 2017 18:15
Hadiri MPTB Rantau Kasai, Plt Bupati Rohul: Pengurus BUMDesa Harus Jujur

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:59
Jalani Sidang Disiplin,
5 Personel Polres Meranti Disanksi 'Sel' dan Wajib Ikut Giat Rohani


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:45
Dikawal Kapolres Kampar dan Dandim, PSU di TPS 14 Tarai Bangun Berjalan Lancar

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:38
Di Tengah Defisit Stok,
Ketua PMI Inhil Apresiasi Donor Darah yang Digelar Kalangan Swasta


Rabu, 22 Pebruari 2017 17:34
Cuaca Terik, 2 Ha Lahan Gambut di Bengkalis Terbakar

Rabu, 22 Pebruari 2017 17:26
Digelar Sabtu Pekan Ini,
Mal SKA Akan Umumkan Pemenang SKA Family Card Tahap I Periode VIII




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 13:41
Empat Pernyataan Sikap Demo Guru di Kuansing

Ribuan guru di Kuansing datangi Kantor Bupati dan DPRD. Massa menyampaikan empat tuntutan terkait permasalahan dana sertifikasi yang tak kunjung dibayar dan diduga raib.

Riauterkini-TELUKKUANTAN - Aksi para guru penerima serrifikasi yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi ini merupakan aksi kekecewaan terhadap tidak dibayarkannya hak mereka dana sertifikasi selama Empat bulan.

t Dalam Aksi Damai ini para guru menyampaikan empat pernyataan sikapnya di antaranya, para guru meminta kepada Pemerintah Daerah Kuansing untuk segera membayarkan uang sertifikasi mereka triwulan III dan IV tahun 2016 lalu .

Kedua para guru memeninta kepada agar pemerintah memperhatikan keberadaan guru honorer di Kuansing baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan maupun di bawah Kementrian Agama untuk di angkat menjadi tenaga konrak profesional.

Ketiga, meminta kepada DPRD Kuansing agar melakukan pengawasn terhadap penyaluran dana serifikasi dan non sertifikasi secara Profesional.

Keempat, meminta kepada Kapolres Kuansing dan kejaksaan selaku penegak hukum untuk mengusut tuntas raibnya uang sertifikasi guru dan Non sertifikasi.

Permintaan selanjutnya, para mengharapkan pengurus PGRI Kuansing untuk berpihak kepada guru dalam segala konsekuensinya dan melindungi serta memperjuangkan hak-hak guru di Kabupaten Kuansing.*** (Ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Di Tengah Defisit Stok,
Ketua PMI Inhil Apresiasi Donor Darah yang Digelar Kalangan Swasta

- TNI dan PPL di Rohul Diajak Ikut Awasi Dana Upsus dan Pupuk Bantuan
- Resmi Dilantik, IPKB Riau Siap Beri Edukasi Masyarakat Melalui Pemberitaan
- Besok, Gubri Serahkan 146 Unit Rumah untuk Masyarakat Inhil
- Pekan Ini Harga TBS Sawit Kembali Turun
- Panwas Rekomendasikan PSU di Tarai Bangun,
Pleno KPU Kampar Ditunda Hingga Kamis Lusa

- Bersama Komunitas Korban Laka Lantas,
Polres Inhil Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Sekolah



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.204.172.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com