Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:10
Pengembangan Kasus di Pergudangan Angkasa II, Tiga Perampok Bersenpi Ditangkap di Palembang

Rabu, 23 Agustus 2017 17:12
Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional


Rabu, 23 Agustus 2017 16:57
Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota

Rabu, 23 Agustus 2017 16:52
Lakukan Penelitian di Inhil,
Bupati Paparkan Potensi daerah Kepada Mahasiswa Universitas Kobe Jepang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 13:41
Empat Pernyataan Sikap Demo Guru di Kuansing

Ribuan guru di Kuansing datangi Kantor Bupati dan DPRD. Massa menyampaikan empat tuntutan terkait permasalahan dana sertifikasi yang tak kunjung dibayar dan diduga raib.

Riauterkini-TELUKKUANTAN - Aksi para guru penerima serrifikasi yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi ini merupakan aksi kekecewaan terhadap tidak dibayarkannya hak mereka dana sertifikasi selama Empat bulan.

t Dalam Aksi Damai ini para guru menyampaikan empat pernyataan sikapnya di antaranya, para guru meminta kepada Pemerintah Daerah Kuansing untuk segera membayarkan uang sertifikasi mereka triwulan III dan IV tahun 2016 lalu .

Kedua para guru memeninta kepada agar pemerintah memperhatikan keberadaan guru honorer di Kuansing baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan maupun di bawah Kementrian Agama untuk di angkat menjadi tenaga konrak profesional.

Ketiga, meminta kepada DPRD Kuansing agar melakukan pengawasn terhadap penyaluran dana serifikasi dan non sertifikasi secara Profesional.

Keempat, meminta kepada Kapolres Kuansing dan kejaksaan selaku penegak hukum untuk mengusut tuntas raibnya uang sertifikasi guru dan Non sertifikasi.

Permintaan selanjutnya, para mengharapkan pengurus PGRI Kuansing untuk berpihak kepada guru dalam segala konsekuensinya dan melindungi serta memperjuangkan hak-hak guru di Kabupaten Kuansing.*** (Ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik
- Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional

- Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota
- Baru Selesai Renovasi, Plafon Ruang Kerja Kadis Budparpora Bengkalis Runtuh
- ‎Mediasi Tak Membuahkan Hasil,
Massa FSPTI Kampar dan Karyawan PTPN V Kebun Tandun Nyaris Bentrok

- Ketua PP Bengkalis Minta Anggota Kompak Jalankan Amanah Organisasi
- Pasca Lulus Akreditasi, RSUD Mandau Laksanakan Visitasi Surveyor Perdana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.71.232
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com