Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Maret 2017 17:06
Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa

Jum’at, 24 Maret 2017 16:43
Kasus Penistaan Agama, Dewan Minta Kepolisian Ambil Sikap Tegas

Jum’at, 24 Maret 2017 16:29
PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima

Jum’at, 24 Maret 2017 16:26
Jelang Pilgubri 2018,
Sejumlah Balon Datangi Rakorwil PKS


Jum’at, 24 Maret 2017 16:17
Sepanjang Maret, SBT Torehkan 267 SPK

Jum’at, 24 Maret 2017 16:15
Bhabinkamtibmas Polres Inhil Aktif Counter Isu Penculikan Anak

Jum’at, 24 Maret 2017 16:12
Dewan Sorot Belum Assessment Pejabat Pemkab Bengkalis

Jum’at, 24 Maret 2017 16:06
Kunker ke Tangerang, Komisi III DPRD Pelalawan Bahas Pembangunan Rel Kereta Api

Jum’at, 24 Maret 2017 15:51
Polda Riau Amankan Pemilik 1 Kg Sabu dan 8.000 Ekstasi

Jum’at, 24 Maret 2017 15:46
Bupati Inhil Tayang Perdana Paket Lelang Pekerjaan Pembangunan 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 13:41
Empat Pernyataan Sikap Demo Guru di Kuansing

Ribuan guru di Kuansing datangi Kantor Bupati dan DPRD. Massa menyampaikan empat tuntutan terkait permasalahan dana sertifikasi yang tak kunjung dibayar dan diduga raib.

Riauterkini-TELUKKUANTAN - Aksi para guru penerima serrifikasi yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi ini merupakan aksi kekecewaan terhadap tidak dibayarkannya hak mereka dana sertifikasi selama Empat bulan.

t Dalam Aksi Damai ini para guru menyampaikan empat pernyataan sikapnya di antaranya, para guru meminta kepada Pemerintah Daerah Kuansing untuk segera membayarkan uang sertifikasi mereka triwulan III dan IV tahun 2016 lalu .

Kedua para guru memeninta kepada agar pemerintah memperhatikan keberadaan guru honorer di Kuansing baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan maupun di bawah Kementrian Agama untuk di angkat menjadi tenaga konrak profesional.

Ketiga, meminta kepada DPRD Kuansing agar melakukan pengawasn terhadap penyaluran dana serifikasi dan non sertifikasi secara Profesional.

Keempat, meminta kepada Kapolres Kuansing dan kejaksaan selaku penegak hukum untuk mengusut tuntas raibnya uang sertifikasi guru dan Non sertifikasi.

Permintaan selanjutnya, para mengharapkan pengurus PGRI Kuansing untuk berpihak kepada guru dalam segala konsekuensinya dan melindungi serta memperjuangkan hak-hak guru di Kabupaten Kuansing.*** (Ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Targetkan Ribuan Bidang, BPN Bengkalis Sosialisasikan PTSL ke Masyarakat Desa
- PT Nusantara Berlian Motor Sandang Dialer Berbintang Lima
- DPRD Riau Minta Polisi Segera Redam redam Isu Penculikan Anak
- Dicurigai Pencualik Anak, Perempuan Gila di Kuansing Diamankan
- Dandim 0314 Inhil Pantau Panen dan Serapan Gabah dari Petani oleh Bulog
- Diduga Nistakan Islam di Medsos,
Keluarga Sonny Memohon Maaf Kepada Umat Islam

- Kemenpan-RB Tegaskan Batas Usia Honorer untuk CPNS 35 Tahun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.31.252
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com