Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 April 2017 18:25
PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil

Rabu, 26 April 2017 18:21
Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil


Rabu, 26 April 2017 17:49
BPBD Bengkalis Selamatkan Korban Kapal Terbakar

Rabu, 26 April 2017 17:40
Dibuang Orantuanya,
Bayi Prematur dari Bangun Jaya Meninggal di RSUD Rohul


Rabu, 26 April 2017 17:35
Kisruh Koperasi BBDM, Oknum Dewan Bengkalis Diminta Netral

Rabu, 26 April 2017 17:28
PT Arara Abadi Didesak Realisasikan Normalisasi Sungai Merawang di Pelalawan

Rabu, 26 April 2017 17:25
Puluhan Motor Ditilang Polisi karena Masih Melintasi Flyover

Rabu, 26 April 2017 17:17
Catut Nama Disdik, Para Guru SD di Bengkalis 'Dipaksa' Beli Buku 'Siluman'

Rabu, 26 April 2017 17:09
Kadisdik Riau Tegaskan Gaji Guru Bantu dan Guru Honor SMA Segera Dibayarkan

Rabu, 26 April 2017 17:06
Pidato Pengantar RAPBD 2017, Bupati Prediksi RAPBD Kuansing Rp1,3 Triliun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 13:41
Empat Pernyataan Sikap Demo Guru di Kuansing

Ribuan guru di Kuansing datangi Kantor Bupati dan DPRD. Massa menyampaikan empat tuntutan terkait permasalahan dana sertifikasi yang tak kunjung dibayar dan diduga raib.

Riauterkini-TELUKKUANTAN - Aksi para guru penerima serrifikasi yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi ini merupakan aksi kekecewaan terhadap tidak dibayarkannya hak mereka dana sertifikasi selama Empat bulan.

t Dalam Aksi Damai ini para guru menyampaikan empat pernyataan sikapnya di antaranya, para guru meminta kepada Pemerintah Daerah Kuansing untuk segera membayarkan uang sertifikasi mereka triwulan III dan IV tahun 2016 lalu .

Kedua para guru memeninta kepada agar pemerintah memperhatikan keberadaan guru honorer di Kuansing baik yang berada di bawah Kementerian Pendidikan maupun di bawah Kementrian Agama untuk di angkat menjadi tenaga konrak profesional.

Ketiga, meminta kepada DPRD Kuansing agar melakukan pengawasn terhadap penyaluran dana serifikasi dan non sertifikasi secara Profesional.

Keempat, meminta kepada Kapolres Kuansing dan kejaksaan selaku penegak hukum untuk mengusut tuntas raibnya uang sertifikasi guru dan Non sertifikasi.

Permintaan selanjutnya, para mengharapkan pengurus PGRI Kuansing untuk berpihak kepada guru dalam segala konsekuensinya dan melindungi serta memperjuangkan hak-hak guru di Kabupaten Kuansing.*** (Ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- PLN akan Ganti Rugi Konsinyasi 24 Titik Tapak Tower di Dumai dan Rohil
- Tak Dihadiri PT Safari Riau,
Mediasi Warga Terantang Tuntut Haknya Belum Berhasil

- Beli Sarung, Pemko Pekanbaru Anggarkan Rp600 Juta
- Tingkatkan Akuntabilitas Pemerintah, Pemkab Rohil Temui Deputi Kementrian PAN RB
- Ponpes Bidayatul Hidayat Rohil Gelar Dauroh Kita Al Qaul al Jaliyy Selama Tiga Hari
- Dilakukan Dua Warga Kunto Darussalam, Rohul,
PTPN V Cabut Laporan Pencurian Berondolan Sawit

- Lukman Edy Sebut Pansus Pemilu Setuju DPD Dipilih DPR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 23.20.64.96
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com