Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan

Ahad, 22 April 2018 18:01
Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap

Ahad, 22 April 2018 17:57
Beroperasi Tanpa Izin, Toko Modern di Bengkalis Ini Diancam Tutup Paksa

Ahad, 22 April 2018 17:54
Djarum Sirnas LiNing Riau Open 2018 Resmi Dibuka

Ahad, 22 April 2018 17:16
Sekda Harapkan Keberadaan HNSI Dapat Menampung Aspirasi dan Perjuangkan Nelayan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Januari 2017 14:21
Demo Ribuan Guru Dikuansing Nyaris Ricuh

Aksi ribuan guru di Kuansing yang mempertanyakan dana sertifikasi nyaris ricuh. Pasalnya, massa tidak puas dengan jawaban Sekda yang menemui pendemo.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Sekda Kuansing, Muharman nyaris dilempari masa pendemo saat aksi unjuk rasa ribuan guru penerima sertifikasi, Rabu(11/1/17) siang. Pasalnya, ribuan guru kurang merasa puas dengan jawaban Sekda Muharman terkait raibnya dana sertifikasi selama ini.

Muharman dalam kesempatan itu, diminta oleh masa pendemo untuk menjelaskan kemana dana sertifikasi selama ini digunakan. "Jika dikuatkan ke jembatan tolong tunjukin ke kami dimana jembatan itu, biar kami segel sekarang juga. Jika digunakan untuk membangun gedung, tunjukin juga ke kami, biar kami segel," teriak guru.

Lain yang ditanya, lain yang dijawab. Sekda Muharman malah memberikan pernyataan kepada ribuan guru bahwasanya, dana sertifikasi guru yang belum dibayarkan itu akan dianggarkan pada APBD 2017 mendatang.

Mendengar jawaban Sekda Muharman tersebut, kontan saja beberapa orang dari ibu guru merinngsek maju kedepan dan hendak melempari Sekda Muharman. Beruntung Polisi Wanita (Polwan) yang siaga didepan barisan ibu-ibu tersebut sigap menghalangi.

Meskipun nyaris terjadi keonaran, namun Sekda Muharman tetap bersemangat menjelaskan permasalahan tersebut kepada rombongan pendemo. "Coba tenang dulu, dengarkan saya bicara, jika kalian tidak tenang saya akan berhenti berbicara," ujar Sekda dengan nada sedikit emosi.

Dalam penjelasan itu, Sekda Muharman mengakui, ada kelebihan transperan dana sertifikasi oleh pemerintah pusat sejak tahun 2011 hingga tahun 2015 lalu. Namun kelebihan itu masuk pada silfa tahun berikutnya. "Memang ada kelebihan transferan dari tahun 2011 hingga 2015 lalu, dan kelebihan uang tersebut tentu sudah masuk ke Silfa. Lantas di Silfa itu tidak akan dijelaskan ini berasal dari uang mana dan untuk kegiatan yang mana," beber Sekda Muharman.

Kata Sekda Muharman, jika dana itu sudah masuk ke Silva tentunya uang tersebut akan digunakan pada tahun berikutnya. "Nah, mengenai uang sertifikasi guru yang telah dipakai itu, akan dianggarkan pada APBD Murni 2017 ini," jelas Sekda Muharman.

Dengan nada sedikit emosi, Sekda Muharman menampik tuduhan para pendemo, jika uang sertifikasi itu digunakan untuk kepentingan pribadi. "Saya ini berasal dari guru, sama dengan saudara saudara sekalian, tak mungkin saya akan membohongi para guru. Saya minta guru-guru jangan mau dibodoh bodohi oleh orang," harap Muharman.

Kendatipun Sekda Muharman telah memberikan jawaban dihadapan ribuan guru, namun mereka tidak percaya begitu saja. Bahkan, para guru menginginkan adanya kontrak yang ditandatangani oleh Sekda Muharman diatas matrei. Pernyataan tersebut adalah merupakan bentuk jaminan dari Pemerintahan Kuansing bahwasanya uang sertifikasi mereka agar dibayarkan secepatnya dan paling lambat satu bulan setelah aksi.

"Kalau diminta membayar saya tak sanggup, tapi kalau diminta untuk memasukan dalam anggaran pada APBD 2017 ini saya akan berjuang sekuat tenaga," tutup Sekda Muharman.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS
- Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah
- IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan
- Berbagai Kegiatan Meriahkan Puncak HUT ke-1 MOP Pelalawan
- Wardan Hadiri Haul Akbar ke-81 Syekh Abdurrahman Siddiq Al Banjari
- Sekdaprov Ziarah ke Makam Seikh Abdurrahman Sidiq Albanjari
- Musisi Jazz Geliga Tampil di Panggung Seni Kreatif Dispar Riau
- Bhakti Sosial IDI, Ratusan Warga Bengkalis Nikmati Pengobatan dan Sembako Gratis
- Ribuan Masyarakat Hadiri Haul Tuan Guru Abdul Rahman Sidiq Albanjari
- Lantik Pengurus ISSI Kampar, Sekda Minta Cabor Sepeda Ukir Prestasi
-
- Cawagubri Edy Nasution Memperbaiki APK Paslon Lain Rusak di Rohul
- Prodi Pendidkan Fisika FKIP UR Peringati Milad ke-24 dengan Seminar Ilmiah
- Hari Bhakti Kemasyarakatan ke-54,
Lapas, Rupbasan Bengkalis Gelar Bhakti Sosial dan Jalan Santai

- PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pengobatan Gratis di Dumai
- Petugas Peringatan Hari Kartini di Polres Inhil Dilaksanakan Polisi dan ASN Wanita
- Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis
- Dumai Gelar Kalender Iven Pariwisata Riau, Lomba Mancing di Laut
- Awal Mei 2018, AREBI Riau Gelar Musda dan Pelantikan Pengurus
- RSUD Petala Bumi Berkomitmen Bangun Budaya Integritas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.37.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com