Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 10:40
Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki


Rabu, 24 Mei 2017 08:32
Polres Bengkalis Ringkus Tersangka Jambret

Rabu, 24 Mei 2017 08:00
Razia Jelang Ramadhan, Aparat Amanakan 15 Pengunjung MP Club

Rabu, 24 Mei 2017 07:57
Diresmikan Walikota, Bank Riau Kepri Operasikan Kantor Kas di RSUD Dumai

Rabu, 24 Mei 2017 07:51
Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran di Ponpes Modern Al - Azkiya, Keritang

Rabu, 24 Mei 2017 07:47
Bupati Inhil Sambut Ramadhan dengan Santuni Kaum Dhuafa

Selasa, 23 Mei 2017 22:52
Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul


Selasa, 23 Mei 2017 22:49
Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman

Selasa, 23 Mei 2017 22:46
6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala

Selasa, 23 Mei 2017 22:41
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 11 Januari 2017 18:07
Temui Massa G3M,
Sekda Nyatakan Warga Miskin Tetap Dapat Diakomodir dengan BPJS


Sekdakab Inhil menegaskan bahwa warga kurang mampu masih bisa diakomodir berobat dengan BPJS. Hal itu disampaikannya pada massa G3M yang menggelar aksi demo.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir H Said Syarifuddin menyebutkan integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke BPJS merupakan program Pemerintah Pusat dan memberikan keuntungan bagi Pemerintah Kabupaten.

Jawaban ini disampaikannya menerima massa Gerakan Membela Masyarakat Miskin (G3M) yang mempertanyakan masalah penghentian program Jamkesda dan pengintegrasian program Jamkesda ke BPJS di Kabupaten Inhil, Rabu (11/1/17).

Saat menemui massa G3M, Sekda didampingi Asisten I Sekda Inhil Afrizal, Kepala BPJS Inhil Yessi Rahimi, Syaiful Kelana dari Dinas Sosial, Sekretaris Dinas Kesehatan Ridwan.

Sekda menjelaskan, bahwa terintegrasinya Jamkesda ke BPJS adalah program Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah tidak bisa menolaknya.

"Kita menjalankan kebijakan harus sesuai aturan. Tidak ada bedanya BPJS dan Jamkesda, rasanya lebih untung BPJS," jawab Sekda.

Diharapkan, bagi masyarakat yang miskin agar mendaftar mulai saat ini, jangan menunggu sakit.

"Jika memang benar ada masyarakat miskin yg belum terdaftar, silahkan daftar ke Dinsos," ingatnya.

Saat itu, Sekda sempat mengajak perwakilan pengunjuk rasa untuk berdiskusi agar permasalahan tersebut tidak bias dan pengunjuk rasa pun dapat menyampaikan informasi yang sebenarnya kepada masyarakat luas.

Namun, saat itu pengunjuk rasa tidak bersedia dan mereka membubarkan diri sekira pukul 12.30 WIB setelah mendengarkan penjelasan dari pihak BPJS, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Inhil.***(mar).




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki

- 6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala
- Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang
- Pemda Pelalawan Canangkan Gerakan Maghrib Mengaji
- Masuki Bulan Ramadhan, Warga Town Site 2 PT RAPP Jalin Silaturahmi
- Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas, Warga Kampung Jawa Kandis, Siak Heboh
- Fanybella Resto and ART hadir di Komplek MTC Giant Panam Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.110.18
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com