Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten

Senin, 21 Agustus 2017 16:24
Pilgubri 2018, Firdaus Ambil Formulir Penjaringann Partai Hanura



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Januari 2017 10:44
Inspektorat Pekanbaru Serahkan Satker untuk Kurangi THL

Dalam rangka efesiensi anggaran, perlu dilakukan pengurangan jumlah pekerja tenaga harian lepas atau THL. Inspektorat Pekanbaru menyerangkan kebijakan tersebut pada masing-masing Satker.

Riauterkini - PEKANBARU - Meski adanya arahan untuk melakukan efisiensi Tenaga Harian Lepas (THL) di tiap-tiap Satker, Pemko tetap memberikan kewenangan penuh kepada pimpinan satker tersebut.

Pernyataan itu ditegaskan Ketua Tim Evaluasi THL Pemko Pekanbaru, Azmi, bahwa pihaknya menyarankan adanya efisiensi sebanyak 20-30 persen THL yang ada saat ini. Ia juga mengatakan jika ada kekurangan tenaga, pimpinan satker diminta tidak melakukan perekrutan baru. Namun mereka diiznkan untuk memanfaatkan THL yang ada dari SKPD lain.

"Saat ini Tim Evaluasi THL masih melakukan pembahasan soal THL tersebut, jadi saya belum bisa merincikan berapa yang akan diefisiensi," kata Azmi

Akan tetapi, Azmi menyatakan kewenangan efisiensi ini tetap menjadi kebijakan pimpinan SKPD. Karena THL itu sendiri dibayar menggunakan anggaran yang ada di Satker, bukan di Sekretariat. "Jadi sesuai dengan kebutuhan saja nanti," katanya.

Sebagainama diketahui, pada tahun 2016 lalu pemko Pekanbaru menggelontorkan dana sebesar Rp 150 Milyar untuk pembayaran gaji THL, jumlah ini dinilai sangat besar dan menghabiskan anggaran ditengah krisis ekonomi.

"Maka dari itu kita tidak melakukan perekrutan TLH lagi, dan lebih mengoptimalkan pegawai yang ada serta mengevaluasi dan efisiensi THL yang sudah ada," jelasnya.

Azmi memaparkan ada beberapa acuan untuk melakukan efisiensi THL ini. . Salah satunya yakni dari segi umur, kedisplinan, serta efisiensi kerja. Dengan adanya efisiensi ini, ia berharap kinerja Pemko akan semakin efisien.

"Karena kita menemukan ada yang usianya di atas 58, ada yang kerjanya cuma dua jam, dan yang tidak disiplin. Ini contoh yang perlu diefisiensi," katan Azmi. ***(dan)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak
- Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III
- Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis
- Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi
- Plt Sekda Sebut Banyak 'Bocor' Potensi PAD Parkir
- Bupati Harris Dilantik Sebagai Datuk Setia Amanah
- Dibanding Konvensional, Warga Pekanbaru Sebut Angkutan Lebih Mudah dan Murah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.92.186.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com