Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:09
Leher Terlilit Lakban,
Mayat Pria di Parkiran Bandara SSK II Dipastikan Dibunuh


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:36
30 Personel Polres Rohil Padamkan Karlahut di Rimba Melintang

Sabtu, 21 Oktober 2017 21:32
Resmi Ditutup,
Kafillah Kuantan Tengah Raih Juara Umum MTQ ke-16 Kuansing


Sabtu, 21 Oktober 2017 21:29
213 Calon Anggota PPK Pilgubri 2018 Bengkalis Lulus Administrasi

Sabtu, 21 Oktober 2017 17:51
RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti

Sabtu, 21 Oktober 2017 15:14
Waspada akan Diabetes Mellitus, Prodia Gelar Seminar Dokter

Sabtu, 21 Oktober 2017 14:42
5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:48
Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20
Warga Kopah, Kuansing Nyaris Tewas Ditembak Maling Kerbau

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Januari 2017 10:44
Inspektorat Pekanbaru Serahkan Satker untuk Kurangi THL

Dalam rangka efesiensi anggaran, perlu dilakukan pengurangan jumlah pekerja tenaga harian lepas atau THL. Inspektorat Pekanbaru menyerangkan kebijakan tersebut pada masing-masing Satker.

Riauterkini - PEKANBARU - Meski adanya arahan untuk melakukan efisiensi Tenaga Harian Lepas (THL) di tiap-tiap Satker, Pemko tetap memberikan kewenangan penuh kepada pimpinan satker tersebut.

Pernyataan itu ditegaskan Ketua Tim Evaluasi THL Pemko Pekanbaru, Azmi, bahwa pihaknya menyarankan adanya efisiensi sebanyak 20-30 persen THL yang ada saat ini. Ia juga mengatakan jika ada kekurangan tenaga, pimpinan satker diminta tidak melakukan perekrutan baru. Namun mereka diiznkan untuk memanfaatkan THL yang ada dari SKPD lain.

"Saat ini Tim Evaluasi THL masih melakukan pembahasan soal THL tersebut, jadi saya belum bisa merincikan berapa yang akan diefisiensi," kata Azmi

Akan tetapi, Azmi menyatakan kewenangan efisiensi ini tetap menjadi kebijakan pimpinan SKPD. Karena THL itu sendiri dibayar menggunakan anggaran yang ada di Satker, bukan di Sekretariat. "Jadi sesuai dengan kebutuhan saja nanti," katanya.

Sebagainama diketahui, pada tahun 2016 lalu pemko Pekanbaru menggelontorkan dana sebesar Rp 150 Milyar untuk pembayaran gaji THL, jumlah ini dinilai sangat besar dan menghabiskan anggaran ditengah krisis ekonomi.

"Maka dari itu kita tidak melakukan perekrutan TLH lagi, dan lebih mengoptimalkan pegawai yang ada serta mengevaluasi dan efisiensi THL yang sudah ada," jelasnya.

Azmi memaparkan ada beberapa acuan untuk melakukan efisiensi THL ini. . Salah satunya yakni dari segi umur, kedisplinan, serta efisiensi kerja. Dengan adanya efisiensi ini, ia berharap kinerja Pemko akan semakin efisien.

"Karena kita menemukan ada yang usianya di atas 58, ada yang kerjanya cuma dua jam, dan yang tidak disiplin. Ini contoh yang perlu diefisiensi," katan Azmi. ***(dan)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti
- 5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau
- Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional
- Pemred Riauterkini.com Terpilih Pimpin AMSI Wilayah Riau
- Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah
- Pemuda Ujung Batu, Rohul Taja Turnamen Futsam Peringati Sumpah Pemuda
- Ajak Kawula Muda Malming di Mesjid,
Komunitas Indonesia Tanpa Pacaran Gelar Talkshow Jodis



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.79.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com