Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 30 April 2017 12:06
Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil

Ahad, 30 April 2017 10:05
Pasrah pada DPW PAN, Jon Erizal Belum Punya Sikap Soal Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:25
DPD PAN Meranti Berharap Irwan Nasir Maju Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:13
Dua Ditembak, Polresta Pekanbaru Ringkus Trio Perampok Alat Berat

Sabtu, 29 April 2017 21:33
Ratusan Personel Brimob Riau Di-BKO-kan di PT Freeport Papua

Sabtu, 29 April 2017 21:17
MAN 2 Model Raih Juara Umum Bunkasai 10 UR

Sabtu, 29 April 2017 20:09
Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau

Sabtu, 29 April 2017 20:06
Diduga Cabuli Dua Murid SD, Seorang Petani di Rohul Dipolisikan

Sabtu, 29 April 2017 19:59
Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti


Sabtu, 29 April 2017 19:39
Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 11:44
Sekda Kuansing Sebut Hutang Pemkab ke Pihak Ketiga Lebih Rp200 Miliar

Pemkab Kuansing memiliki banyak tanggung jawab pada pihak ketiga yang belum dilunasi. Menurut Sekdakan Muharman, total hutang lebih Rp200 miliar.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuantan Singingi memberikan pernyataan yang mengejudkan di hadapan para guru.

Sekda Kuansing, H.Muharman dalam hering bersama anggota DPRD Kuansing dan di hadapan para perwakilan guru, memberikan pernyataan, bahwa pemerintah daerah (Pemda) Kuansing memiliki hutang kepada pihak ke tiga hampir Rp200 M.

" Ini hutang ke pihak ketiga," ungkap Sekda Kuansing, Muharman,Kamis (12/1/217).

Muharman, juga menjelaskan, hutang kepada pihak ketiga ini akan di bayarkan pada anggaran APBD tahun 2017 nanti.

Lebih lanjud Muharman mengaakan, Jadi jangan harap di tahun 2017 ini ada lagi pembangun, sekolah, jembatan, jalan dan sebagainya.

" Jadi untuk tahun 2017 pembanguan tidak ada," punggas Sekda Muharman.

Selanjudnya Muharman menambahkan, untuk anggran tahun 2017 juga akan membayar hutang dan tunggakan gaji para guru.

" Anggaran 2017 hanya untuk membayar hutang piutang, dan juga untuk gaji para pegawai," tutup Sekda Muharman dengan tegas.*** (dri)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Preman pasar longgang
Bak kato urang. Nasib pemerintah baru kini. Urang mkan cabodak awak yg konai gotahnye.

Amex
Elok nyo pemimpin tu tegas dan berwibawa seperti dulu lagi

Dodo
Makin kacau tanah kelahiran ku. Dulu aman, tentram.

Pemerhati
Yg membuat seperti itu kan Muharman sendiri beserta Bupati terdahulu, Sukarmin. Bupati sekarang tinggal cuci piring saja.


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil
- Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau
- Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti

- Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul

- Paling Disukai Pengunjung,
Meriahkan HUT ke-42 TMII, Riau Pamerkan Kuliner Sempolit

- Kunjungi Binaan CD RAPP, Istri Kapolda Riau Terpesona Batik Bono
- Dibuka Danlanud RSN, Geyar Dirgantara 2017 Diawali Lomba Mewarnai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.75.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com