Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 24 April 2017 18:58
Kantor Gubri Sembilan Lantai Terbakar

Senin, 24 April 2017 18:21
Ditinggal Mandah, Rumah Permanen Milik Warga Duri Ludes Dilalap Api

Senin, 24 April 2017 16:31
Gubri Optimis Tol Pekanbaru-Dumai Segera Terwujud

Senin, 24 April 2017 16:19
Isra' Mi'raj di Teluk Jira Tempuling,
Wabup Inhil Imbau Warga Dukung Program Pembangunan Pemerintah


Senin, 24 April 2017 16:14
Warga Jalan Kaharuddin Nasution Pekanbaru,
BNN Sita 1 Kg Sabu dan Ratusan Butir Pil Happy Five dari Seorang Perempuan


Senin, 24 April 2017 16:11
Cuaca Terik, Lahan Tidur di Bengkalis Mulai Terbakar

Senin, 24 April 2017 15:13
Melalui Germas, Gubri Ajak Masyarakat Hidup Sehat

Senin, 24 April 2017 11:45
Rutin Pungli Angkutan Barang dari Sumbar,
Tim Saber Pungli Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Bermodal Tabloid


Senin, 24 April 2017 11:40
Plus dan Minus Balon Gubernur Riau (1),
Dari yang Menahan Diri Sampai yang Sudah Umumkan Diri


Senin, 24 April 2017 11:35
Polsek Bangkinang Barat Kampar Ringkus Pelaku Pembongkaran Rumah di Salo



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 13:47
Aksi Bela Rakyat 121, Puluhan Mahasiswa Datangi DPRD Riau

Setelah melakukan orasi di depan Mapolda Riau, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM se-Riau datangi Kantor DPRD. Massa sebut pemerintah tidak lagi amanah.

Riauterkini-Pekanbaru- Rombongan mahasiswa yang merupakan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Riau menyatakan sikap aksi bela rakyat 121 di DPRD Riau. Dalam kedatangannya, puluhan mahasiswa melakukan orasi yang mengenai lima point mengenai kebijakan pemerintah.

"Atas nama rakyat Riau dan seluruh rakyat Riau dan seluruh rakyat Indonesia hari ini kita menyatakan sikap, dimana pemerintah tak lagi amah, saling lempar tanggung jawab dan selalu memutuskan kebijakan tanpa memandang kesejahteraan masyarakat," ujar Korlap Aksi 121, Ari Juprika.

Dikatakannya, hal ini dilakukannya sesuai hak menggunakan pendapat dimuka umum yang di jamin pasal 28 E UUD Republik Indonesia 1945. Menurut pandangannya kebijakan pemerintah berpotensi menyengsarakan masyarakat di segala bidang. Untuk itu puluhan mahasiswa tersebut melakukan pernyataan sikap dengan menyuarakan point-point tuntutannya.

Lima point tersebut yakni pertama menolak dengan tegas kebijakan pemerintah Jokowi yang tidak pro rakyat. Kemudian menolak dengan tegas dan mendesak pemerintah Jokowi untuk mencabut PP NO 60 Tahun 2016. "Kita juga menolak dengan tegas pencabutan subsidi listrik 900 VA yang kita anggap mencekik rakyat Indonesia. Selanjutnya meminta pemerintah untuk segera menstabilkan keadaan perekonomian negara disegala sisi. Dan yang terakhir meminta dengan tegas kepada pemerintah Jokowi-JK untuk lebih amanah dan tidak saling lempar tanggung jawab," terangnya.

Diharapkannya pernyataan sikap ini dapat dijawab oleh pemerintah serta turut serta DPRD Riau selaku perwakilan rakyat Riau khususnya.

Sementara menjawab tuntutan dalam aksi bela rakyat 121 ini, perwakilan DPRD Riau yang terdiri dari Wakil Ketua DPRD Riau, Manahara Manurung, Wakil Ketua DPRD Riau, Sunaryo, Anggota Komisi D DPRD Riau, Mansyur, Anggota Komisi B Marwan Yohanes dan Ade Hartati Rahman melakukan diskusi interaktif bersama puluhan mahasiswa tersebut.

"Kita sepakat akan meneruskan tuntutan dalam aksi bela rakyat 121 ini ke pusat. Kita juga sangat apresiasi terhadap perjuangan para mahasiswa dalam memperjuangkan hak kesejahteraan rakyat. Ini juga demi kepentingan masyarakat bersama," ucap Sunaryo. (Rul)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Isra' Mi'raj di Teluk Jira Tempuling,
Wabup Inhil Imbau Warga Dukung Program Pembangunan Pemerintah

- Melalui Germas, Gubri Ajak Masyarakat Hidup Sehat
- Istri Gubri Hadiri Tablik Akbar di Inhu
- Ipda Rumangga Pratama Napitupulu,
Perwira Muda Polres Meranti Wakili Riau di Kejurnas Renang 2017

- Dijaga Sejumlah Personel Polri, Arus Lalin Duri-Pekanbaru Terpantau Lancar
- Ditemukan Warga Bangun Jaya,
Biaya Perawatan Bayi Dibuang Akan Ditanggung Pemkab Rohul

- Yayasan Imam Assyafi'i Tembilahan Tabligh Akbar Bahaya Sihir dan Perdukunan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.140.171
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com