Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Januari 2018 07:20
Pleno Bawaslu Riau Putuskan Sekdako Pekanbaru Langgar Netralitas ASN

Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


Jum’at, 19 Januari 2018 20:37
2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas

Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Jum’at, 19 Januari 2018 18:10
Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 15:04
Guru di Kuansing Minta Pengurus PGRI Bukan Kalangan Pejabat

Demo Guru dikuansing ungkap banyaknya kebobrokan yang terjadi di kepengurusan PGRI. Untuk menghindari, guru berharap pengurus bukan lagi dari pejabat supaya lebih independen.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Berkaca dari kasus raibnya dana sertifikasi guru se Kuansing yang telah melakukan aksi demo, Rabu (11/1/17) kemarin, banyak kebobrokan yang selama ini disampaikan oleh pendemo. Dari sekian banyak aspirasi yang disampaikan pendemo, mereka juga menyesalkan tindakan pengurus PGRI Kuansing yang selama ini kurang memperhatikan para guru.

Bahkan dalam orasinya, para guru meminta agar pengurus PGRI beserta ketua tidak lagi dijabat oleh seorang pejabat eselon."Kedepan, jangan lagi diangkat pengurus PGRI ini dari pejabat eselon yang berada di lingkungan Diknas, hal ini supaya lebih independent," ujar salah seorang pendemo, Junaidi.

Junaidi mengharapkan PGRI Kuansing kedepannya mencontoh organisasi guru yang berlaku di Amerika. Kata Junaidi, persatuan guru di Amerika itu sangat kuat dan kerja mereka yang paling utama, yaitu melindungi guru. Hal itu, disebabkan pengurus persatuan guru di sana berasal dari orang-orang independen. Dengan begitu, mereka bisa melindungi guru, tapi di daerah kita pengurus PGRI dirangkap oleh pejabat dinas pendidikan.

Dia mengusulkan, agar dilakukan perubahan di tubuh PGRI, perlu dilakukan pengkajian ulang, agar pengurus PGRI berasal dari orang independen, namun celakanya, jika pengurus berasal dari orang independen, terkadang dikawatirkan tak mendapat dukungan dari pemerintah.

Para pendemo mengharapkan untuk masa yang akan datang jangan lagi PGRI diurus oleh orang-orang yang tak bisa independen. Selanjutnya, pengurus PGRI harus memahami tugas dan fungsinya. Organisasi ini, bukan tujuan politis, tapi melindungi dan membantu guru.

Kekesalan itu juga diutarakan oleh, Samsuddin, salah seorang guru yang ikut berorasi kemarin. Kata Samsuddin, dirinya pernah dipenjarakan oleh pemerintahan Kuansing yang lama akibat pencemaran nama baik. Dalam hal itu, Samsuddin mengaku tidak mendapatkan perlindungan hukum dari PGRI Kuansing sebagai tempatnya berorganisasi.

"Seharusnya PGRI memberikan pelindung hukum kepada saya waktu itu," ujar Samsuddin.

Harapan yang sama juga dilontarkan oleh guru yang lainnya, mereka mengharapkan PGRI sebagai organisasi profesi terbesar merupakan, wadah yang ideal untuk meningkatkan mutu guru dan pendidikan serta memperjuangkan nasib guru.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara
- Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar
- Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik
- Pergi ke Luar Negeri, Kepala Daerah Harus Izin Kemendagri
- Bupati Launching Program Migrasi Listrik Prabayar 100 Persen di Inhil
- Lalai Kembalikan Mobil Dinas,
Sekdako Akan Beri SP Sekwan Pekanbaru

- Dewan Nilai Target PAD Sektor Pajak Pemprov Riau Rendah
- Sukseskan Program 'Jaksa Menyapa', Kejari Rohul Gandeng RRI Pekanbaru dan Radio Lima Luhak
- Pemko Dumai Sambut Baik Pengoperasian Roro Dumai-Malaysia
- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018
- Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru
- Harapan Wawako Pekanbaru Terhadap Pembangunan Pasar Cik Puan
- Baru 19 ASN Daftar Assessment Dilingkungan Pemko Pekanbaru
- Genjot PAD, Pemkab Bengkalis Incar Pajak Lahan Warga di Pedesaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.39.19
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com