Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 18 Pebruari 2018 21:33
FERT RAPP Bantu Padamkan Lahan 100 Hektar di Rupat

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:27
Diduaga Bakar Lahan, Petani di Kepenuhan baru, Rohul Ditangkap Polsi

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:07
Main Judi di Warung PT. MAN, 6 Warga Mahato Diciduk Polisi Rohul

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:05
LE-Hardianto Rancang Kontrak Politik untuk Masyarakat Desa

Ahad, 18 Pebruari 2018 21:01
Delegasi MUNAS BEM SI XI Mulai Berdatangan di Pekanbaru

Ahad, 18 Pebruari 2018 20:27
Janji Tindak Pelaku 'Bali' di Duri,
Satlantas Bengkalis Himbau Peran Aktif Orang Tua


Ahad, 18 Pebruari 2018 16:31
Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan

Ahad, 18 Pebruari 2018 16:28
KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018

Ahad, 18 Pebruari 2018 16:26
Diguyur Hujan,
Kebakaran 210 Hektare di Kepulauan Meranti Clear


Ahad, 18 Pebruari 2018 15:54
Ribuan Warga Tionghoa Hadiri Perayaan Imlek Bersama 2569

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 15:04
Guru di Kuansing Minta Pengurus PGRI Bukan Kalangan Pejabat

Demo Guru dikuansing ungkap banyaknya kebobrokan yang terjadi di kepengurusan PGRI. Untuk menghindari, guru berharap pengurus bukan lagi dari pejabat supaya lebih independen.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Berkaca dari kasus raibnya dana sertifikasi guru se Kuansing yang telah melakukan aksi demo, Rabu (11/1/17) kemarin, banyak kebobrokan yang selama ini disampaikan oleh pendemo. Dari sekian banyak aspirasi yang disampaikan pendemo, mereka juga menyesalkan tindakan pengurus PGRI Kuansing yang selama ini kurang memperhatikan para guru.

Bahkan dalam orasinya, para guru meminta agar pengurus PGRI beserta ketua tidak lagi dijabat oleh seorang pejabat eselon."Kedepan, jangan lagi diangkat pengurus PGRI ini dari pejabat eselon yang berada di lingkungan Diknas, hal ini supaya lebih independent," ujar salah seorang pendemo, Junaidi.

Junaidi mengharapkan PGRI Kuansing kedepannya mencontoh organisasi guru yang berlaku di Amerika. Kata Junaidi, persatuan guru di Amerika itu sangat kuat dan kerja mereka yang paling utama, yaitu melindungi guru. Hal itu, disebabkan pengurus persatuan guru di sana berasal dari orang-orang independen. Dengan begitu, mereka bisa melindungi guru, tapi di daerah kita pengurus PGRI dirangkap oleh pejabat dinas pendidikan.

Dia mengusulkan, agar dilakukan perubahan di tubuh PGRI, perlu dilakukan pengkajian ulang, agar pengurus PGRI berasal dari orang independen, namun celakanya, jika pengurus berasal dari orang independen, terkadang dikawatirkan tak mendapat dukungan dari pemerintah.

Para pendemo mengharapkan untuk masa yang akan datang jangan lagi PGRI diurus oleh orang-orang yang tak bisa independen. Selanjutnya, pengurus PGRI harus memahami tugas dan fungsinya. Organisasi ini, bukan tujuan politis, tapi melindungi dan membantu guru.

Kekesalan itu juga diutarakan oleh, Samsuddin, salah seorang guru yang ikut berorasi kemarin. Kata Samsuddin, dirinya pernah dipenjarakan oleh pemerintahan Kuansing yang lama akibat pencemaran nama baik. Dalam hal itu, Samsuddin mengaku tidak mendapatkan perlindungan hukum dari PGRI Kuansing sebagai tempatnya berorganisasi.

"Seharusnya PGRI memberikan pelindung hukum kepada saya waktu itu," ujar Samsuddin.

Harapan yang sama juga dilontarkan oleh guru yang lainnya, mereka mengharapkan PGRI sebagai organisasi profesi terbesar merupakan, wadah yang ideal untuk meningkatkan mutu guru dan pendidikan serta memperjuangkan nasib guru.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- FERT RAPP Bantu Padamkan Lahan 100 Hektar di Rupat
- Janji Tindak Pelaku 'Bali' di Duri,
Satlantas Bengkalis Himbau Peran Aktif Orang Tua

- KPID Riau Bentuk Pokja Pengawasan Siaran Pilkada 2018
- Ribuan Warga Tionghoa Hadiri Perayaan Imlek Bersama 2569
- Sekdaprov Riau Tinjau Jembatan Amblas di Tempuling, Inhil
- Dihadiri Dewan Kampar, Warga Gajah Bertalut Panrn Ikan Lubuk Larangan
- Terpilih Secara Aklamasi, Nurdin Abdul Halim Nahkodai KB PII Riau 
- Perdana di Sumatera,
Musisi Lintas Genre Kolaborasi Hadirkan Pekanbaru Rockin' Day

- Ikut Festival Perang Air,
Wisatawan Mancanegara Terus Berdatangan ke Selatpanjang

- Seru, Banyak Bule Ikut Festival Perang Air di Selatpanjang
- 11 Unit Rumah Asrama Polisi yang Terbakar Dalam Kondisi Kosong
- Lahan di Jalan Sam Ratulangi, Pekanbaru Tak Kunjung Dieksekusi,
Dewan Pertanyakan Pertanggungjawaban Pemprov Riau

- Massa Aliansi Jarum Desak Kejati Riau Usut Take Over Izin Kemenhut ke PT PSPI
- Koordinasi Penyiaran Pilkada, KPID Riau Kunjungi RRI Pekanbaru
- Jelang Perayaan Imlek 2569,
Ribuan Warga Tionghoa Sudah Datang ke Kepulauan Meranti

- 2017, Jasa Raharja Bengkalis Salurkan Rp 2,5 Milliar Santunan Korban Laka
- Rirawat di RSUD Bangkinang,
Tulang Punggung Makin Membesar, Anak Yatim Ini Butuh Uluran Tangan

- Wagub Buka Rakenas FSP LEM SPSI di Pekanbaru
- Gubri Berikan Pesan Khusus untuk Bupati Rohul dan Pjs Bupati Inhil
- Sekdakab Kampar Sebut Musrenbang Arena Strategis Rumuskan Pembangunan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.236.164
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com