Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 30 April 2017 12:06
Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil

Ahad, 30 April 2017 10:05
Pasrah pada DPW PAN, Jon Erizal Belum Punya Sikap Soal Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:25
DPD PAN Meranti Berharap Irwan Nasir Maju Pilgubri 2018

Ahad, 30 April 2017 09:13
Dua Ditembak, Polresta Pekanbaru Ringkus Trio Perampok Alat Berat

Sabtu, 29 April 2017 21:33
Ratusan Personel Brimob Riau Di-BKO-kan di PT Freeport Papua

Sabtu, 29 April 2017 21:17
MAN 2 Model Raih Juara Umum Bunkasai 10 UR

Sabtu, 29 April 2017 20:09
Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau

Sabtu, 29 April 2017 20:06
Diduga Cabuli Dua Murid SD, Seorang Petani di Rohul Dipolisikan

Sabtu, 29 April 2017 19:59
Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti


Sabtu, 29 April 2017 19:39
Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Januari 2017 15:21
Tuntut Hak, Disnaker Bengkalis Mediasi PT RW Parsons dan Karyawannya

Disnaker Bengkalis mediasi pertemuan Puluhan karyawan PT RW Parsons dengan perusahaan. Mereka menuntut pesangon dan uang lembr, jasa dan serta uang perumahan.

Riauterkini - DURI - Kamis (12/1/17) pagi, perwakilan dari Perusahaan Subkontraktor PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), PT Rekind Worley Parsons (RWP) dan sejumlah perwakilan dari puluhan karyawannya menggelar pertemuan dengan dimediasi Bidang PHI, di Kantor Dinas tenaga kerja (Disnaker) Kabupaten Bengkalis, Jalan Pipa Air Bersih (PAB), Kota Duri.

Dalam mediasi tersebut, perwakilan puluhan karyawan tersebut juga didampingi oleh kuasa hukumnya, Marnalom Hutahaean, SH, MH menuntut agar PT RWP segera merealisasikan Pesangon, Uang lembur, jasa dan perumahan, sesuai dengan kontrak kerja.

Dalam mediasi tersebut, adu argumen antara karyawan dan perusahaan tampak alot hingga akhirnya empat orang perwakilan perusahaan yang dikuasakan kepada Djasmier, Yanuar Simanjuntak, Zulhamidi dan Osdimansyah belum menemukan kata sepakat dan kembali akan bertemu pada Jum'at (13/1/17).

" Kami hanya menuntut hak kami terkait pesangon, lembur, Jasa dan perumahan sesuai di perjanjian kontrak kerja dan sebelumnya perusahaan menjanjikan pada awal bulan desember 2016 lalu. Jelas saja sudah melewati batas selama sebulan tujuh hari,"ungkap salah seorang perwakilan karyawan PT RWP, Ranto.

Hal senada juga diungkapkan Kuasa Hukum kurang lebih 65 orang karyawan PT RWP itu, Marnalom Hutahaean, SH MH. Menurutnya, perihal yang dilakukan Perusahaan dengan mengulur - ulur waktu pembayaran sudah masuk keranah pidana. Dimana PT RWP telah menerima pembayaran dari PT Chevron namun hingga kini hak karyawan sama sekali belum dibayarkan.

" Jumlah uang yang belum disalurkan perusahaan sebesar sepuluh Milliar lebih, oleh karena itu kita akan giring terkait masalah hukumnya dan Chevron juga didesak mengontrol Subkontraktornya jika tidak ingin dikatakan bersekongkol,"ancamnya.
Terpisah, Kabid PHI Disnaker Kabupaten Bengkalis, A. Simanjuntak mengatakan saat diteliti ternyata permasalahan ini masih terjadi Bipartit atau antara pihak perusahaan dan karyawannya serta belum mengarah ke Tripartit atau melibatkan pemerintah." Untuk itu kita arahkan dulu melalui perundingan secara kekeluargaan,"tegasnya.***(hen)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil
- Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau
- Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti

- Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul

- Paling Disukai Pengunjung,
Meriahkan HUT ke-42 TMII, Riau Pamerkan Kuliner Sempolit

- Kunjungi Binaan CD RAPP, Istri Kapolda Riau Terpesona Batik Bono
- Dibuka Danlanud RSN, Geyar Dirgantara 2017 Diawali Lomba Mewarnai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.75.128
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com