Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 24 Mei 2017 10:40
Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki


Rabu, 24 Mei 2017 08:32
Polres Bengkalis Ringkus Tersangka Jambret

Rabu, 24 Mei 2017 08:00
Razia Jelang Ramadhan, Aparat Amanakan 15 Pengunjung MP Club

Rabu, 24 Mei 2017 07:57
Diresmikan Walikota, Bank Riau Kepri Operasikan Kantor Kas di RSUD Dumai

Rabu, 24 Mei 2017 07:51
Bupati Inhil Hadiri Tasyakuran di Ponpes Modern Al - Azkiya, Keritang

Rabu, 24 Mei 2017 07:47
Bupati Inhil Sambut Ramadhan dengan Santuni Kaum Dhuafa

Selasa, 23 Mei 2017 22:52
Pelaku Minta Uang ke Rekanan,
Awas Modus Penipuan Catut Nama ULP Rohul


Selasa, 23 Mei 2017 22:49
Pengurus TP PKK dan Bunda PAUD Rohul Dilantik Bupati Suparman

Selasa, 23 Mei 2017 22:46
6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala

Selasa, 23 Mei 2017 22:41
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Januari 2017 17:22
100 Hektar Lebih Hutan Bukit Betabuh Terbakar

Kebakaran hutan lindung Bukit Betabuh, Kuansing disebut karena unsur kesengajaan. Ratusan hektar lahan terbakar merupakan hutan sudah dibabat.

Riauterkini-TELUKKUANTAN Lebih 100 hektar kawasan hutan Bukit Berabuh, Kabupaten Kuansing yang terbakar merupakan hutan yang sudah selesai di babat.

Kebakaran hutan yang terjadi di hutan lindung Bukit Batabuh yang terjadi, Ahad (8/1/17) lalu itu disebabkan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pernyataan ini di utarakan oleh Abriman mantan Kadis Kehutanan Kuansing. Kata dia, lebih 100 hektar areal hutan lindung Bukit Batabuh yang terbakar merupakan areal bekas penumbangan. Artinya areal itu merupakan hutan yang sudah dibabat atau ditebang dan ditumbangkan.

Abriman juga menambahkan, kebakaran hutan lindung ini dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka awalnya sengaja membabat hutan untuk membangun kebun di kawasan hutan lindung Bukit Batabuh.

Di tebangi terlebih dahulu kemudian dibakar, kata Abriman.

Abriman menyebutkan pihak Dinas Kehutanan Provinsi Riau selaku pihak yang berwenang atas pengelolaan hutan di Kuansing baru turun ke lokasi kebakaran, Selasa (10/1/2017). Sedangkan pihak BB KSDA Wilayah Provinsi Riau baru turun Rabu (11/1/2017).

Sejauh ini kata Abriman belum ada pelaku yang ditangkap. Namun tidak tertutup kemungkinan BB KSDA akan melakukan investigasi mendalam untuk menemukan pelaku pembakaran.

Sampai saat ini belum ada pelaku yang ditangkap, kata Abriman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawasan hutan lindung Bukit Batabuh memang sejak satu dekade dibabat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk dibangun kebun. Kini kondisi hutan lindung Bukit Batabuh sudah sangat memprihatinkan.

" Jika di lihat kondisi hutan lindung Bukit Betabuh saat ini sungguh sangat memprihatinkan sekali," ungkap Abriman.

Abriman juga menambahkan, bahkan dalam Rencana Tata Ruang Pulau Sumatera (RTRPS) hutan lindung Bukit Batabuh masuk dalam kategori hutan yang terdegradasi. Tentu saja kondisi ini terjadi disebabkan lemahnya pengawasan dari pihak Dinas Kehutanan.*** (Ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Jalan Lintas Riau-Sumbar Kembali Normal,
Jembatan di KM 75/76 Desa Merangin Selesai Diperbaiki

- 6 Tahun Gelap, Malam Ini Lampu Penerangan Jembatan Rumbai Jaya Menyala
- Kapolres Kampar Silaturahmi dengan Pemuka Masyarakat Kampung Panjang
- Pemda Pelalawan Canangkan Gerakan Maghrib Mengaji
- Masuki Bulan Ramadhan, Warga Town Site 2 PT RAPP Jalin Silaturahmi
- Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas, Warga Kampung Jawa Kandis, Siak Heboh
- Fanybella Resto and ART hadir di Komplek MTC Giant Panam Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.110.18
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com