Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 30 April 2017 20:04
Polres Inhu Tangkap Pelaku Jambret

Ahad, 30 April 2017 19:35
Acap Makan Korban Jiwa, Jalan Propinsi di Duri Minim Perawatan

Ahad, 30 April 2017 19:01
Gubri Hadiri Turnamen Piala KNPI Cup di Mandah, Inhil

Ahad, 30 April 2017 18:53
Bupati Bengkalis Hadiri Milad PKS dan Jubileum di Duri

Ahad, 30 April 2017 17:22
Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid At-Tabrani,
Ustad Ahmad Sarwat Ingatkan Kaum Muslim Tak Meninggalkan Shalat


Ahad, 30 April 2017 17:09
Longsor Kuala Enok, Tim TRC BPBD Segera Evakuasi Warga

Ahad, 30 April 2017 17:01
Kompor Meledak,
7 Pintu Rumah Kontrakan di Desa Air Tawar, Kateman Ludes Dilalap Api


Ahad, 30 April 2017 16:39
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, 12 Rumah dan Jembatan Rusak

Ahad, 30 April 2017 16:36
Gubri Telusuri Pantai Solop dan Hutan Mangrove di Pulau Cawan Mandah

Ahad, 30 April 2017 16:34
Lusa, 2000 Buruh di Rohul Akan Peringati May Day Pada 2 Mei 2017



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Maret 2017 14:07
Pembangunan Jembatan Lubuk Jambi, Kuansing Terkendala Lahan

Pelepasan pembangunan Jembatan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing hingga kini tak kunjung kelar. Gantirugi yang diberikan pemerintah tidak sesuai dengan permintaan warga.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Polemik pembebasan lahan jembatan yang sudah jadi pembicaraan selama ini masih belum juga tutas di bahas. Pasalnya jembatan ini sudah seharusnya di bangun kembali. Mengingat usia jembatan yang sudah senja dan di kawatirkan akan amruk jika masih di gunakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kuantan Singingi (Kuansing) Azwan mengatakan, permasalahan mengenai pembebasan lahan jembatan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, masyarakat mintak ganti rugi, namun masyarakat menyampaikan tidak sesuai dengan anggaran dengan yang terlebih dahulu.

" Jadi dengan kendala ini mau tidak mau akan menganggarkan lagi untuk ganti rugi kembali," ungkap Azwan, ketika di komfirmasi oleh riauterkinicom, kemaren.

Azan menjelsakan, Pengantian rugi ini harus sesuai dengan MJOP, nantik kalau tidak sesuai akan menimbulkan masalah pulak nantik.

" Dana untuk ganti rugi dan pembuatan jembatan Lubuk Jambi ini sudah tersedia oleh pemerintah pusat," jelasanya.

Lebih lanjut Azwan mengatakan, Pembayaran ini akan di bayarkan jika urusan sudah selesai, dulu pernah P2JN sudah turun namun mereka turun dengan diam diam, takunya jika masyarakat tau maasyarakat akan membicarakan harga ganti rugi.

" Jika tidak terlaksan di tahun 2017 dan 2018 ini nantik, akan sulit nentiknya di karenakan mengingat masa jabatan Presiden sudah akan habis,kan tidak mungkin pembangunan ini siap dalam waktu satu tahun," pungkasnya.*** (Ped)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Acap Makan Korban Jiwa, Jalan Propinsi di Duri Minim Perawatan
- Bupati Bengkalis Hadiri Milad PKS dan Jubileum di Duri
- Peringatan Isra' Mi'raj di Masjid At-Tabrani,
Ustad Ahmad Sarwat Ingatkan Kaum Muslim Tak Meninggalkan Shalat

- Lusa, 2000 Buruh di Rohul Akan Peringati May Day Pada 2 Mei 2017
- Pengurus IPMAROHU Sumut 2017-2019 Dilantik Plt Bupati Rohul
- Gubri Buka Acara Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Inhil
- Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.247.254
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com