Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Agustus 2017 18:56
Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:53
Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia

Sabtu, 19 Agustus 2017 18:47
Bupati Mursini Buka Kejurda Motor Cross Sukamaju

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:32
Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:09
Sekaligus Temu Ramah dengan Insan Pers,
Bupati Resmikan e-Bilik Diskominfo Inhil


Sabtu, 19 Agustus 2017 14:05
Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur

Sabtu, 19 Agustus 2017 14:02
Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa

Jum’at, 18 Agustus 2017 19:11
Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah

Jum’at, 18 Agustus 2017 18:59
Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares


Jum’at, 18 Agustus 2017 18:22
Kulit Mengelupas, Gubri Jenguk Bayi Mengidap Penyakit Aneh di RSUD Arifin Ahmad



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Ahad, 19 Maret 2017 14:07
Pembangunan Jembatan Lubuk Jambi, Kuansing Terkendala Lahan

Pelepasan pembangunan Jembatan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing hingga kini tak kunjung kelar. Gantirugi yang diberikan pemerintah tidak sesuai dengan permintaan warga.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Polemik pembebasan lahan jembatan yang sudah jadi pembicaraan selama ini masih belum juga tutas di bahas. Pasalnya jembatan ini sudah seharusnya di bangun kembali. Mengingat usia jembatan yang sudah senja dan di kawatirkan akan amruk jika masih di gunakan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Kuantan Singingi (Kuansing) Azwan mengatakan, permasalahan mengenai pembebasan lahan jembatan Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik, masyarakat mintak ganti rugi, namun masyarakat menyampaikan tidak sesuai dengan anggaran dengan yang terlebih dahulu.

" Jadi dengan kendala ini mau tidak mau akan menganggarkan lagi untuk ganti rugi kembali," ungkap Azwan, ketika di komfirmasi oleh riauterkinicom, kemaren.

Azan menjelsakan, Pengantian rugi ini harus sesuai dengan MJOP, nantik kalau tidak sesuai akan menimbulkan masalah pulak nantik.

" Dana untuk ganti rugi dan pembuatan jembatan Lubuk Jambi ini sudah tersedia oleh pemerintah pusat," jelasanya.

Lebih lanjut Azwan mengatakan, Pembayaran ini akan di bayarkan jika urusan sudah selesai, dulu pernah P2JN sudah turun namun mereka turun dengan diam diam, takunya jika masyarakat tau maasyarakat akan membicarakan harga ganti rugi.

" Jika tidak terlaksan di tahun 2017 dan 2018 ini nantik, akan sulit nentiknya di karenakan mengingat masa jabatan Presiden sudah akan habis,kan tidak mungkin pembangunan ini siap dalam waktu satu tahun," pungkasnya.*** (Ped)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Apkasindo Kembali Seleksi Beasiswa Anak Petani Sawit
- Pelajar SMA 5 Pekanbaru Sabet Juara I Lomba Pentas Seni se Indonesia
- Kapolres Inhil Pimpin Napak Tilas dan Ziarah ke Makam Pahlawan Letda M Boya di Enok
- Kapolres Kuansing Ajak Masyarakat Bersama Amankan Pacujalur
- Sakit Bayi Hafizi Biasanya Terjadi pada Orang Dewasa
- Kemendagri Dorong Pencegahan Korupsi di Daerah
- Permudah Informasi Kamar Perawatan,
Rumah Sakit Mitra BPJS Kesehatan Wajib Miliki Aplicares



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.146.59.207
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com