Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 29 April 2017 20:09
Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau

Sabtu, 29 April 2017 20:06
Diduga Cabuli Dua Murid SD, Seorang Petani di Rohul Dipolisikan

Sabtu, 29 April 2017 19:59
Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti


Sabtu, 29 April 2017 19:39
Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul


Sabtu, 29 April 2017 15:24
Usai Bebaskan Sandera,
Personel Paskhas Lanud Roesmin Nurjadin Ledakkan Bom di Pos Musuh


Sabtu, 29 April 2017 14:41
Paling Disukai Pengunjung,
Meriahkan HUT ke-42 TMII, Riau Pamerkan Kuliner Sempolit


Sabtu, 29 April 2017 14:30
Sambut Ramadhan 1438 H, Ayola First Point Hotel Pekanbaru Siapkan Paket Spesial

Sabtu, 29 April 2017 14:27
Berbagai Promo Spesial Hadir dalam Week of Women Campaign" NBM

Sabtu, 29 April 2017 13:37
Kunjungan ke Daerah,
Bupati Inhil Selalu Pantau Pembangunan dan Harga Komoditas Perkebunan


Sabtu, 29 April 2017 13:33
LBH Pekanbaru Minta Aparat Tuntaskan Proses Hukum Dugaan Korupsi Taman dan Tugu Integritas



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Maret 2017 15:46
Tiga OPD Pekanbaru Belum Serahkan Laporan Keuangan 2016

Penyerahan LKPD tahun 2016 Pemko Pekanbaru ke BPK RI Perwakilan Riau masih terkendala. Pasalnya tiga OPD baru belum menyerahkan laporan keuangannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Sampai kini masih ada tiga Organisasi Perang Daerah (OPD) yang belum menyerahkan laporan keuangan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru.

Hal itu yang membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016 ke BPK RI Perwakilan Riau.

Kepala BPKAD Kota Pekanbaru Alek Kurniawan menyebut, ketiga OPD itu yaitu Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya. Informasinya, kata Alek dalam minggu ini ketiga OPD itu bisa menyelesaikan laporan.

"Di tiga OPD ini kan memang agak ribet. Seperti di dinas pendidikan itu aset dan pencatatan yang lama itu sekarang ada yang pindah ke provinsi kayak SMA dan SMK," kata Alek di Pekanbaru, Senin (20/3/2017).

Selain pencatatan yang lumayan ribet, Alek menyebut lambatnya penyerahan laporan lantaran sumber daya manusia yang terbatas. "Bina marga juga seperti pencatatan jalan lingkungan. Ini juga keterbatasan sumber daya manusia," sebutnya.

Ia juga meminta Kepala OPD mencari dan menempatkan orang yang betul-betul kompeten dan mau bekerja menyelesaikan laporan-laporan tersebut. Ia juga meminta Kepala OPD jangan hanya menggantungkan pekerjaan kepada satu orang, sementara volume kerja cukup besar besar.

"Tapi mereka minggu ini berjanji, sesuai PP 58 setelah tiga bulan tahun anggaran berakhir, pemerintah harus melaporkan keuangan ke BPK," imbuhnya. ***(dan)





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Sosialisasi 10 Program Pokok, Ketua PKK Meranti Roadshow ke Pulau-pulau
- Dihadapan Para Menteri,
Said Hasyim Minta Perhatian Lebih untuk Meranti

- Dinilai tidak Meriah,
Anak Kemenakan Protes Pelaksanaan Musda IV LAM Rohul

- Paling Disukai Pengunjung,
Meriahkan HUT ke-42 TMII, Riau Pamerkan Kuliner Sempolit

- Kunjungi Binaan CD RAPP, Istri Kapolda Riau Terpesona Batik Bono
- Dibuka Danlanud RSN, Geyar Dirgantara 2017 Diawali Lomba Mewarnai
- Geyar Dirgantara di Lanud Roesmin Nurjadin,
Masyarakat Diajak Saksikan Beragam Atraksi dan Berkesempatan Naik Helikopter



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.102.3
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com