Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 17 Oktober 2017 14:04
Triwulan Tiga 2017, PAD Parkir Tembus Angka Rp6,7 Miliar

Selasa, 17 Oktober 2017 13:23
KLHK Bingung Ditanyak Izin Operasional RAPP Dicabut

Selasa, 17 Oktober 2017 13:15
Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU

Selasa, 17 Oktober 2017 12:37
Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru

Selasa, 17 Oktober 2017 12:31
Gugat Kejati Riau, Dua Terdakwa Lampu PJR Pekanbaru Serahkan Nota Praperadilan

Selasa, 17 Oktober 2017 12:29
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas

Selasa, 17 Oktober 2017 11:44
Napi dan Pengujung Wanita Tertangkap Basah Pesta Sabu di Sel Lapas Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

Selasa, 17 Oktober 2017 11:37
Bapenda Pekanbaru Bakal Tempeli Stiker Mal dan Hotel Telat Bayar Pajak

Selasa, 17 Oktober 2017 10:24
Disaat Tugas Menumpuk, Kantor KPU Bengkalis Tiangnya Retak dan Lantainya Amblas

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Maret 2017 15:46
Tiga OPD Pekanbaru Belum Serahkan Laporan Keuangan 2016

Penyerahan LKPD tahun 2016 Pemko Pekanbaru ke BPK RI Perwakilan Riau masih terkendala. Pasalnya tiga OPD baru belum menyerahkan laporan keuangannya.

Riauterkini - PEKANBARU - Sampai kini masih ada tiga Organisasi Perang Daerah (OPD) yang belum menyerahkan laporan keuangan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru.

Hal itu yang membuat Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016 ke BPK RI Perwakilan Riau.

Kepala BPKAD Kota Pekanbaru Alek Kurniawan menyebut, ketiga OPD itu yaitu Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya. Informasinya, kata Alek dalam minggu ini ketiga OPD itu bisa menyelesaikan laporan.

"Di tiga OPD ini kan memang agak ribet. Seperti di dinas pendidikan itu aset dan pencatatan yang lama itu sekarang ada yang pindah ke provinsi kayak SMA dan SMK," kata Alek di Pekanbaru, Senin (20/3/2017).

Selain pencatatan yang lumayan ribet, Alek menyebut lambatnya penyerahan laporan lantaran sumber daya manusia yang terbatas. "Bina marga juga seperti pencatatan jalan lingkungan. Ini juga keterbatasan sumber daya manusia," sebutnya.

Ia juga meminta Kepala OPD mencari dan menempatkan orang yang betul-betul kompeten dan mau bekerja menyelesaikan laporan-laporan tersebut. Ia juga meminta Kepala OPD jangan hanya menggantungkan pekerjaan kepada satu orang, sementara volume kerja cukup besar besar.

"Tapi mereka minggu ini berjanji, sesuai PP 58 setelah tiga bulan tahun anggaran berakhir, pemerintah harus melaporkan keuangan ke BPK," imbuhnya. ***(dan)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Hasilkan Anggota Polri Terbaik, Polres Inhil dan Pemkab Inhil Teken MoU
- Letkol Pnb Jajang Setiawan Jabat Kadisops Lanud RSN Pekanbaru
- Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Dinkes Pekanbaru Dibenahi 18 Puskesmas
- RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis
- Targetkan Kursi 30 Persen di Empat Dapil,
‎DPC Partai Hanura Rohul Daftarkan Partai ke KPU

- Bupati Pelalawan Buka Raker, Camat, Kades, dan Ketua BPD
- Tanoto Scholars Alumni di Riau Beri Donasi Ratusan Buku


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com