Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 17:22
180 Peserta Ikuti workshop Desain Kreasi Pakaian Tradisional

Ahad, 19 Nopember 2017 16:15
Dilepas Gubri, Jamaah Majelis Taqlim Antusias Kunjungi Islamic Center Rohul

Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 20 Maret 2017 17:01
DPRD Bengkalis Rekomendasikan Toko Modern Tanpa Izin Wajib Ditutup

Keberadaan toko moderen tanpa izin dinilai telah merugikan daerah. DPRD Bengkalis meminta pemerintah untuk menutup sementara hingga keluar Perda.

Riauterkini-BENGKALIS- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis merekomendasikan, keberadaan toko modern waralaba seperti Indomaret dan Alfamart yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bengkalis tanpa mengantongi Izin Usaha Toko Modern (IUTM) agar ditutup sementara oleh Pemerintah Daerah melalui Perangkat Daerah (PD) teknis yang berwenang.

Langkah tersebut harus ditempuh, menyusul merugikan daerah dan sama sekali tidak memberikan kontribusi apapun. Berdiri toko modern waralaba terkesan bebas tanpa aturan yang jelas. Bahkan, keberadaan toko modern saat ini sangat meresahkan masyarakat khususnya pelaku-pelaku usaha kecil.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan Eet usai memimpin rapat dengar pendapat dan dihadiri 7 anggota DPRD Bengkalis dengan PD Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Camat Bengkalis, Perwakilan Indomaret tanpa Alfamart di ruang rapat Kantor DPRD Bengkalis, Senin (20/3/17).

“Apapun usahanya yang bersifat umum Kita sepakati, harus ditutup sebelum ada izin sesuai ketentuan karena sangat merugikan daerah. Kita tidak menghalang-halangi investasi di daerah ini. Maka dari itu, ada niat baik dari investasi mengurus silahkan diproses. Tapi ikuti aturan,” ungkapnya.

“Intinya malam ini kita minta pemerintah daerah sebagi ekskutor untuk menertibkan seluruh toko modern yang beroperasi tanpa izin. Jadi rekomendasi kita harus ditutup sebelum ada izin,” katanya lagi.

Setelah dewan sepakat rekomendasi tersebut, rapat dengar pendapat diskor hingga pukul 20.00 WIB untuk memberikan kesempatan kepada PD Disdagprin diwakili Sekretaris Raja Arlingga didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Burhanudin, DPMPSP diwakili Basuki Rahmat dan Satpol PP Bengkalis diwakili Plt. Kasat Pol PP Kusnen bersama perwakilan toko modern Indomaret, untuk menggelar rapat secara terpisah menentukan sikap atas rekomendasi dari DPRD yang disampaikan tersebut.

Sementara itu, terpisah salah seorang Perwakilan Indomaret Sembodo kepada sejumlah wartawan mengatakan, ada 26 unit Indomaret yang sudah berdiri di Kabupaten Bengkalis. Diakui hanya ada dua outlet yang mengantongi izin yakni izin HO atau gangguan, dan SITU atau tempat usaha di Pakning dan Duri. Sementara sisanya menurutnya masih dalam pengurusan.

“Baru dua yang ada izin HO dan SITU-nya, sisanya dalam pengurusan. Tergantung manajemen nanti kalau memang minta ditutup, dan menurut Kami kesian nantinya karyawannya kalau ditutup,” ungkapnya.***(dik)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah
- MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat
- Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak
- Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017
- Kinerja Buruk, Gubernur Riau Segera Ganti Kepala OPD tak Loyal
- Peserta Apel 17 Bulan Minim,
Wabup Inhu Berang dan Tegur Kepala SKPD

- MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru
- Sekdaprov Sebut Anggaran Pembangunan Gedung Polda Riau tak Ada Masalah
- Senin Lusa, Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Rilis Koperasi yang Digubarkan
- Sekda Dumai Bawa Kepala OPD Tinjau TPS Jalan Sidorejo
- Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan
- Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos

- Satpol PP Bengkalis Ciduk Pengemis di Kedai-kedai Kopi
- Mendagri Buka Rakornas Camat Wilayah Barat di Pekanbaru
- Juara Karate Dunia, Bufon Sinaga Ingin Jadi Polisi
- Walikota Dumai Buka Sosialisasi Penguatan Dasawisma
- Kenalkan Objek Wisata Andalan, Pemkab Inhu Gelar Festival Tembulun
- Realisasi Proyek Infrastruktur di Rohul Sudah 71,75 Persen
- Penyebab LPG 3 Kg Langka di Wilayah Rokan Hulu
- Sekda Kampar Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan BB-GRM ke-IV dan HKG PKK 2017


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.139.56
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com