Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Mei 2018 21:55
Miliki Sabu-sabu dalam LP,
Baru Bebas, Napi LP Bangkinang Ini Kembali Ditangkap


Kamis, 24 Mei 2018 21:50
Uji 50 Jenis Bahan dan Produk Makanan,
BBPOM Pekanbaru Nihil Temukan Makanan Berbahaya di Bengkalis


Kamis, 24 Mei 2018 20:43
Tokoh Masyarakat Koto Baru Sebut Syamsuar Cagubri Terbaik

Kamis, 24 Mei 2018 20:19
Tahanan Kejari Pekanbaru Kabur Usai Sidang

Kamis, 24 Mei 2018 20:14
Loyalitas dan Militansi Kader Golkar Siak Modal Kemenangan Paslon Nomor 4

Kamis, 24 Mei 2018 19:49
Dipecat karena Tolak Teken PKWT, 16 Karyawan PT AFR Mengadu ke DPRD Riau

Kamis, 24 Mei 2018 19:44
Kampanye di 'Negeri Seribu Kubah',
Rusli Effendi Tawarkan Perbaikan Jalan Lintas Menggala-Rantau Kopar


Kamis, 24 Mei 2018 16:35
Kadin Riau Ingatkan BUMN Tak Ikut Proyek di bawah Rp 100 miliar

Kamis, 24 Mei 2018 16:11
Sosok Mayat Mr. X Mengapung di Sungai Rokan Desa Muara Dilam, Rohul

Kamis, 24 Mei 2018 15:46
‎Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Salurkan Bantuan Banjir di Rambah Samo

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 April 2017 18:07
Kirim Perajin Batik ke BPPUT RAPP,
Dekranasda Kuansing Siap Hasilkan Batik Jalur


Sebanyak 14 perajin batik dari Kuansing ikuti pelatihan lanjutan batik di Rumah Batik BPPUT RAPP. Batik Jalur sebagai batik khas Negeri Pacu Jalur siap menghiasi daerahnya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI - Setiap daerah di Riau saat ini telah memiliki model batik sendiri, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Saat ini daerah tersebut telah memiliki batik jalur sebagai andalannya. Ingin mengembangkan budaya daerah, Pemerintah Kuansing lewat Dekranasda Kuansing mengirimkan 14 pengrajin batik dari daerah tersebut untuk mengikuti Pelatihan Lanjutan Batik di Rumah Batik Andalan Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari tanggal 10 hingga 20 April 2017 mendatang.

Sekretaris Dekranasda Kuansing, Hj Yusnaningsih mengatakan mengirim para pengrajin batik Kuansing ke Rumah Batik Andalan PT RAPP bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dari para pengrajin. Yusnaningsih menuturkan para pengrajin sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dasar dari PT RAPP pada Desember 2016 lalu.

"Pelatihan lanjutan ini sebagai pemantapan para pengrajin batik kami. Kami ingin batik jalur segera menghiasi Kuansing dan juga menjadi seragam sekolah di tempat kami," ujarnya.

Tidak hanya belajar membatik, Yusnaningsih mengatakan pihaknya juga belajar mengenai manajemen penjualan batik. Sebab, batik memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan bagi pembatik dan masyarakay Kuansing.

"Batik ini dapat menjadi bisnis dan menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat. Dengan itu, dapat meningkatkan perekonomian daerah," tuturnya.

ManaJer Community Development (CD) PT RAPP, Sundari Berlian mengatakan perusahaan terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar membatik. Sebab, batik merupakan budaya yang harus terus dikembangkan. Hal ini sesuai dengan prinsip pemilik perusahaan Sukanto Tanoto dalam menjalankan perusahaannya bahwa keberadaan harus baik untuk masyarakat dan setiap orang harus mendapatkan kesempatan untuk merealisasikan potensinya secara penuh dan mendatang manfaat untuk negara.

"Para peserta dari Dekranasda Kuansing ini dilatih langsung oleh para pengrajin batik di Rumah Batik Andalan. Perusahaan tidak menolak jika ada yang ingin belajar membatik, malah kami mendukung untuk mengembangkan potensi bagi yang tertarik. Potensi yang dimiliki para pembatik ini harus dikembangkan agar mendatangkan manfaat untuk daerah," pungkasnya. (*)

Foto:Para Peserta dari Dekranasda Kuansing mengikuti Pelatihan Lanjutan Batik di di Rumah Batik Andalan Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari tanggal 10 hingga 20 April 2017 mendatang.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kadin Riau Ingatkan BUMN Tak Ikut Proyek di bawah Rp 100 miliar
- Sosok Mayat Mr. X Mengapung di Sungai Rokan Desa Muara Dilam, Rohul
- ‎Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Salurkan Bantuan Banjir di Rambah Samo
- Ngaku Diusir Kasi Intel, MPR Demo Kantor Kejari Rohul dan Minta MA Ganti Kajari
- Gedung Baru Bawaslu Riau Tergenang Air Hampir Setinggi Lutut
- Dilarang Ujian, Siswi Penunggak SPP Dibantu Kapolres Inhu
- Manager PLN Duri Tegaskan Pemadaman di Ramadhan Bukan karena Devisit
- Diduga Stres, Wanita Paruh Baya di Duri, Bengkalis Sholat di Median Jalan
- Sebabkan Macet, Satpol PP Segera Teribkan PKL di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka
- Minggu Depan Pemprov Riau Mulai Gelar Syafari Ramadhan
- Sebelum Juni, Pemprov Riau Masih Berjuang Jadi Embarkasi Haji Antara
- Demo di Kantor Bupati Rohul, MPR Minta Bupati Sukiman tidak Terlibat di Lelang Proyek
- Imbuan Ramadhan, Pengusaha Warnet di Pekanbaru Banyak Bandel
- Dinsos Pekanbaru Gencar Razia Gepeng Selama Ramadhan
- Pengurus Mesjid Darul Abrar DPRD Riau Kembali Gelar MTQ
- Usulkan 248 Kouta CPNS,
Bupati dan BKD Meranti bertemu Langsung dengan Menpan-RB

- Legislator Yulianti Buka Bersama dengan FWL DPRD Riau
- RAPP Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Pelalawan
- Baru 40 Desa di Pelalawan Meminta Pendampingan TP4D Kejaksaan
- Komunikasi Bersama Menag, Moeldoko Respon Positip Keinginan Riau Jadi Embarkasi Haji Antara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com