Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Agustus 2017 13:52
Edarkan Sabu, 2 Warga Rengat Ditangkap Polisi Inhu

Kamis, 24 Agustus 2017 13:50
PLN Apresiasi Dukungan Banyak Pihak,
Gardu Induk Terbesar Sumatera di Perawang Beroperasi


Kamis, 24 Agustus 2017 13:45
Distakan Pekanbaru Awasi Hewan Kurban

Kamis, 24 Agustus 2017 13:38
Kajari Inhil Ancam 'Sekolahkan' Kades yang Selewengkan Dana Desa

Kamis, 24 Agustus 2017 13:31
Curi Kotak Infak, Warga Kampar Babak Belur Dihakimi Warga Intan Jaya, Rohul

Kamis, 24 Agustus 2017 12:48
Bersiap Hadapi Tuntutan, Terdakwa Penista Agama Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 24 Agustus 2017 11:40
Luncurkan TP4D, Bupati Inhil Pesan Dana Desa Dipergunakan Secara Bertanggung Jawab

Kamis, 24 Agustus 2017 11:30
Dikabarkan Bakal Ikut Pilgubri, Edy Natar Fokus jadi Danrem 031/WB

Kamis, 24 Agustus 2017 11:24
Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil

Kamis, 24 Agustus 2017 11:04
5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 10 April 2017 18:07
Kirim Perajin Batik ke BPPUT RAPP,
Dekranasda Kuansing Siap Hasilkan Batik Jalur


Sebanyak 14 perajin batik dari Kuansing ikuti pelatihan lanjutan batik di Rumah Batik BPPUT RAPP. Batik Jalur sebagai batik khas Negeri Pacu Jalur siap menghiasi daerahnya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI - Setiap daerah di Riau saat ini telah memiliki model batik sendiri, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Saat ini daerah tersebut telah memiliki batik jalur sebagai andalannya. Ingin mengembangkan budaya daerah, Pemerintah Kuansing lewat Dekranasda Kuansing mengirimkan 14 pengrajin batik dari daerah tersebut untuk mengikuti Pelatihan Lanjutan Batik di Rumah Batik Andalan Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari tanggal 10 hingga 20 April 2017 mendatang.

Sekretaris Dekranasda Kuansing, Hj Yusnaningsih mengatakan mengirim para pengrajin batik Kuansing ke Rumah Batik Andalan PT RAPP bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dari para pengrajin. Yusnaningsih menuturkan para pengrajin sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dasar dari PT RAPP pada Desember 2016 lalu.

"Pelatihan lanjutan ini sebagai pemantapan para pengrajin batik kami. Kami ingin batik jalur segera menghiasi Kuansing dan juga menjadi seragam sekolah di tempat kami," ujarnya.

Tidak hanya belajar membatik, Yusnaningsih mengatakan pihaknya juga belajar mengenai manajemen penjualan batik. Sebab, batik memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan bagi pembatik dan masyarakay Kuansing.

"Batik ini dapat menjadi bisnis dan menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat. Dengan itu, dapat meningkatkan perekonomian daerah," tuturnya.

ManaJer Community Development (CD) PT RAPP, Sundari Berlian mengatakan perusahaan terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar membatik. Sebab, batik merupakan budaya yang harus terus dikembangkan. Hal ini sesuai dengan prinsip pemilik perusahaan Sukanto Tanoto dalam menjalankan perusahaannya bahwa keberadaan harus baik untuk masyarakat dan setiap orang harus mendapatkan kesempatan untuk merealisasikan potensinya secara penuh dan mendatang manfaat untuk negara.

"Para peserta dari Dekranasda Kuansing ini dilatih langsung oleh para pengrajin batik di Rumah Batik Andalan. Perusahaan tidak menolak jika ada yang ingin belajar membatik, malah kami mendukung untuk mengembangkan potensi bagi yang tertarik. Potensi yang dimiliki para pembatik ini harus dikembangkan agar mendatangkan manfaat untuk daerah," pungkasnya. (*)

Foto:Para Peserta dari Dekranasda Kuansing mengikuti Pelatihan Lanjutan Batik di di Rumah Batik Andalan Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari tanggal 10 hingga 20 April 2017 mendatang.




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Distakan Pekanbaru Awasi Hewan Kurban
- Kajari Inhil Ancam 'Sekolahkan' Kades yang Selewengkan Dana Desa
- Anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi Bantah Lindungi Warung Mesum di Rohil
- 5 JCH Asal Riau Meninggal di Tanah Suci
- Hari Kedua Pacu Jaur 2017, Sebanyak 97 Jalur Siap Beradu Cepat
- Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik
- Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.50.71
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com