Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 April 2017 22:32
Transaksi Sabu di Rohul, Warga Padang Lawas Sumut Ditangkap Polisi

Kamis, 27 April 2017 22:20
Hingga Juli, NAM Air Hadirkan Promo Spesial

Kamis, 27 April 2017 21:58
Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru

Kamis, 27 April 2017 21:50
Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas

Kamis, 27 April 2017 21:10
Bupati Siak Syamsuar Menerima Gelar Kanjeng Raden Tumenggung

Kamis, 27 April 2017 21:00
Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani

Kamis, 27 April 2017 20:53
Sekda Inhil Hadiri Konferensi Usaha Sabut Kelapa di Bogor

Kamis, 27 April 2017 20:42
Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas

Kamis, 27 April 2017 20:35
Pengaktifan Wagubri, Dirjen Otda Belum Terima Hasil Paripurna DPRD

Kamis, 27 April 2017 20:05
Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 April 2017 18:07
Kirim Perajin Batik ke BPPUT RAPP,
Dekranasda Kuansing Siap Hasilkan Batik Jalur


Sebanyak 14 perajin batik dari Kuansing ikuti pelatihan lanjutan batik di Rumah Batik BPPUT RAPP. Batik Jalur sebagai batik khas Negeri Pacu Jalur siap menghiasi daerahnya.

Riauterkini-PANGKALAN KERINCI - Setiap daerah di Riau saat ini telah memiliki model batik sendiri, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Saat ini daerah tersebut telah memiliki batik jalur sebagai andalannya. Ingin mengembangkan budaya daerah, Pemerintah Kuansing lewat Dekranasda Kuansing mengirimkan 14 pengrajin batik dari daerah tersebut untuk mengikuti Pelatihan Lanjutan Batik di Rumah Batik Andalan Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari tanggal 10 hingga 20 April 2017 mendatang.

Sekretaris Dekranasda Kuansing, Hj Yusnaningsih mengatakan mengirim para pengrajin batik Kuansing ke Rumah Batik Andalan PT RAPP bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dari para pengrajin. Yusnaningsih menuturkan para pengrajin sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dasar dari PT RAPP pada Desember 2016 lalu.

"Pelatihan lanjutan ini sebagai pemantapan para pengrajin batik kami. Kami ingin batik jalur segera menghiasi Kuansing dan juga menjadi seragam sekolah di tempat kami," ujarnya.

Tidak hanya belajar membatik, Yusnaningsih mengatakan pihaknya juga belajar mengenai manajemen penjualan batik. Sebab, batik memiliki nilai ekonomi yang dapat meningkatkan pendapatan bagi pembatik dan masyarakay Kuansing.

"Batik ini dapat menjadi bisnis dan menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat. Dengan itu, dapat meningkatkan perekonomian daerah," tuturnya.

ManaJer Community Development (CD) PT RAPP, Sundari Berlian mengatakan perusahaan terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar membatik. Sebab, batik merupakan budaya yang harus terus dikembangkan. Hal ini sesuai dengan prinsip pemilik perusahaan Sukanto Tanoto dalam menjalankan perusahaannya bahwa keberadaan harus baik untuk masyarakat dan setiap orang harus mendapatkan kesempatan untuk merealisasikan potensinya secara penuh dan mendatang manfaat untuk negara.

"Para peserta dari Dekranasda Kuansing ini dilatih langsung oleh para pengrajin batik di Rumah Batik Andalan. Perusahaan tidak menolak jika ada yang ingin belajar membatik, malah kami mendukung untuk mengembangkan potensi bagi yang tertarik. Potensi yang dimiliki para pembatik ini harus dikembangkan agar mendatangkan manfaat untuk daerah," pungkasnya. (*)

Foto:Para Peserta dari Dekranasda Kuansing mengikuti Pelatihan Lanjutan Batik di di Rumah Batik Andalan Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dari tanggal 10 hingga 20 April 2017 mendatang.





Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita Sosial lainnya..........
- Nakhodai PGRI Rohul, Adolf Bastian Upayakan Sejahterakan Nasib Guru
- Bupati Meranti 'Beri' Uang Rp 2 Miliar dan 5 Unit Ambulance kepada Baznas
- Walikota Dumai Ajak Wujudkan Kota Pintar, Makmur dan Madani
- Pj Bupati Kampar Buka Workshop Tunas Integritas
- Terpilih Sebagai Ketua LAM Rohul, Ini yang akan Dilakukan Zulyadaini
- Ratusan Hektar Sawit Atur Brown di Hutan Lindung Kuansing
- Bupati Kuansing Ikuti Diklatpim


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.198.150
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com