Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 21 Agustus 2017 21:55
Dibanding Merebut,
Bupati Kampar Sebut Mengisi Kemerdekaan Lebih Berat


Senin, 21 Agustus 2017 20:42
Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak

Senin, 21 Agustus 2017 20:15
Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III

Senin, 21 Agustus 2017 19:43
Sempurnakan Draf RTRW Riau, Seluruh Fraksi Sepakati Waktu Sepekan

Senin, 21 Agustus 2017 19:27
Bengkalis Bertekad Pertahankan Juara Umum Porprov Riau 2017

Senin, 21 Agustus 2017 19:24
Gubri Resmikan Mulainya Pembangunan Spam Durolis Resmi Dimulai

Senin, 21 Agustus 2017 19:14
Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis

Senin, 21 Agustus 2017 17:14
Buka Muskab IV PMI,
Bupati Inhil Minta Kebiasaan Donor Darah Ditumbuhkan di Masyarakat


Senin, 21 Agustus 2017 17:03
Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi

Senin, 21 Agustus 2017 16:35
Bupati dan Wabup Rohul Buka Pawai Taaruf Pembukaan MTQ XVII Tingkat Kabupaten



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 20 April 2017 20:14
Tim Pengawas Orang Asing Sidak Dua Perusahaan di Dumai

Tim Pengawas Orang Asing terus lakukan pengawasan terhadap TKA yang ada di Kota Minyak. Kali ini lakukan pendataan di dua perusahaan.

Riauterkini-DUMAI- Tim Pengawasan Orang Asing (TPOA) Kota Dumai melakukan pengecekan dilapangan terhadap tenaga kerja asing (TKA) terhadap dua perusahaan di Kelurahan Pelintung, Medang Kampai, Kamis (20/4/17).

Sekretaris Tim Pengawasan Orang Asing (POA) Kota Dumai, Muhammad Abduh, kepada awak media mengatakan bahwa kegiatan ini guna mencocokan data naker asing di Disnaker Kota Dumai dan Imigrasi Kota Dumai.

"Sebelum turun ke lapangan kita lakukan pengecekan data di Disnaker dan Imigrasi terkait jumlah TKA di perusahaan yang berada di Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai," katanya.

Adapun dua perusahaan yang menjadi sasara pengecekan diantaranya PT Bumi Karyatama Raharja (Bukara) dan PT Azura Technindo Utarama. Dua perusahaan ini bergerak di bidang penjerih CPO dan pembuatan gula.

"TKA di PT Bukara sebanyak 34 orang (data Imigrasi), atau 38 orang (data Disnaker). Sedangkan PT Azura sebanyak 6 orang (data Imigrasi), sementara untuk di Disnaker belum terdata," jelas Abduh, kepada media.

Menurutnya, hasil pengecekan terhadap dua perusahaan PT Bakara dan PT Azura sampai sejauh ini belum ada perbedaan jumlah naker asing maupun pelanggaran dokumen KITAS maupun IMTA.

"Enam naker asing yang bekerja di PT Azura berasala dari India. Langkah ini kita lakukan dalam rangka singkronisasi data naker asing yang sudah tercatat di Disnaker maupu Imigrasi Kota Dumai," tutur Abduh.

Sedangkan pengecekan di PT Bukara sendiri, sebanyak 34 naker asing terdiri dari 7 India, 10 China dan 17 Malaysia, namun sebanyak 16 orang warga Malaysia saat ini sedang kembali ke negaranya.

"Secara akurat yang berada di perusahaan berjumlah 18 orang dengan KITAS dan IMTA masih berlaku. Dari ke 18 TKA tersebut, ditemukan 1 orang asal India, dari data sebagai Mechanical Engineer, padahal jabatan sebenarnya Manager," jelasnya.

Sebelum mengakhiri, Tim POA Kota Dumai akan terus berkomitmen melakukan pengawasan terhadap naker asing dan memonitor perkembangan TKA setiap saat dengan melibat RT, Lurah, Camat dan masyarakat.***(had)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak
- Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III
- Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis
- Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi
- Plt Sekda Sebut Banyak 'Bocor' Potensi PAD Parkir
- Bupati Harris Dilantik Sebagai Datuk Setia Amanah
- Dibanding Konvensional, Warga Pekanbaru Sebut Angkutan Lebih Mudah dan Murah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.232.42
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com