Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juli 2017 22:40
Hot Spot Terus Meningkat, Riau dan Empat Provinsi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Rabu, 26 Juli 2017 22:32
Bupati Buka Jambore Kader PKK 2017

Rabu, 26 Juli 2017 21:21
Program Lentera Solusi Atasi Kekurangan Listrik di Siak

Rabu, 26 Juli 2017 20:49
Imigrasi Dumai Sebut Penyelundupan Warga Asing Terus Meningkat

Rabu, 26 Juli 2017 20:40
Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017

Rabu, 26 Juli 2017 19:55
Januari-Juli, 548 Ha Lahan di Riau Terbakar

Rabu, 26 Juli 2017 19:54
Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi

Rabu, 26 Juli 2017 19:49
Peringatan HAN 2017,
Mahasiswa Riau dan Puskesmas Ajarkan Cara Sikat Gigi‎ ke Murid SD di Rohul


Rabu, 26 Juli 2017 19:45
Tersangka Kasus Penggelapan,
Pelantikan Syahrani Andrian sebagai Direktur BUMD di Dumai Dinilai Tak Etis


Rabu, 26 Juli 2017 19:36
Dirampok dan Ditusuk, Warga Rohul Kehilangan Uang Rp16 Juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 20 April 2017 21:41
Diduga Tak Berizin, Satpol PP Siak Datangi Stockpile Cangkang Sawit di Buton

Sejumlah pemilik perusahaan penumpukan cangkang sawit di Buton dipanggil Satpol PP Siak. Monitoring dilakukan terkait adanya dugaan perusahaan tersebut tidak memiliki izin lengkap.

Riauterkini-SIAK- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Siak, Rabu (20/4/17) melakukan monitoring perizinan di beberapa perusahaan Stockpile atau penumpukan cangkang sawit di daerah Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Monitoring dilakukan terkait adanya dugaan perusahaan tersebut tidak memiliki izin lengkap, hasilnya empat pemilik perusahaan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Adapun perusahaan yang dipanggil tersebut yakni PT Trans Tujuh atau Sabheh Energi Indonesia, PT Biomass Fuel Indonesia (BFI), PT Argo Mentari Jaya, dan PT Sumatra Bio Masse.

Keterangan Kepala Kantor Satpol PP Siak Hadi Sanjoyo kepada riauterkini.com dilokasi, "Hasil monitoring, kita memanggil kepada pemilik perusahaan untuk diklarifikasi terkait kelengkapan perizinan yang dimiliki perusahaan tersebut," ujarnya.

Selain itu, Kakansatpol PP Hadi Sanjoyo mengungkapkan sejauh mana perizinan yang dimiliki perusahaan tersebut dan apakah ada kendala dalam pengurusan perizinannya.

"Kita sangat mendorong agar perusahaan tersebut untuk mengurus izin-izin mereka, dan kita juga ingin tau apa kendala dalam pengurusan perizinan tersebut. Saat ini hanya satu perusahaan yang telah memiliki izin," ungkap Hadi.***(vila)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017
- Kejari Kampar Mediasi Pembebasan Lahan Tol Listrik Sumatera
- Said Zulkifli dan Agi Triyani Putri Bujang Dara Inhu 2017
- Jual Miras, Warung di Desa Aliantan Ditutup Warga Rohul
- Berjudi dan Narkoba, Iima Siswa di Pekanbaru Diamankan Satpol PP
- MUI Bengkalis Gelar Pelatihan Jaminan Sertifikat Halal
- Pasca Insiden Keracunan,
Pemo Pekanbaru Lakukan Pembinaan Karyawan Kimteng di Jalan Senapelan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.225.53.253
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com