Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 April 2018 20:42
Milad ke-20 PKS di Pekanbaru Dimeriahkan Jalan Santai

Ahad, 22 April 2018 20:32
Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS

Ahad, 22 April 2018 19:03
5 Bakal Calon DPD RI Serahkan Dukungan

Ahad, 22 April 2018 18:58
Andi Rachman: Pilkada Riau Harus Jadi Jembatan Kuat Golkar untuk Sukses Pileg dan Pilpres

Ahad, 22 April 2018 18:56
Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah

Ahad, 22 April 2018 18:06
IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan

Ahad, 22 April 2018 18:01
Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap

Ahad, 22 April 2018 17:57
Beroperasi Tanpa Izin, Toko Modern di Bengkalis Ini Diancam Tutup Paksa

Ahad, 22 April 2018 17:54
Djarum Sirnas LiNing Riau Open 2018 Resmi Dibuka

Ahad, 22 April 2018 17:16
Sekda Harapkan Keberadaan HNSI Dapat Menampung Aspirasi dan Perjuangkan Nelayan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 20 April 2017 22:43
Dana Sertifikasi Belum Cair, Guru PNS Rohul di Lima Desa Ancam Mogok Ngajar

Guru PNS di lima desa perbatasan Rohul-Kampar ancam lakukan mogok mengajar. Pasalnya, para pahlawan tanpa jasa kesal karena belum menerima SK sertifikasi.

Riauterkini-BANGKINANG- Polemik lima desa di perbatasan antara Kabupaten Kampar dengan Kabupten Rokan Hulu (Rohul) turut berimbas terhadap dunia pendidikan serta tenaga pendidik.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kampar ikut prihatin dengan polemik terjadi karena hal itu banyak dikeluhkan tenaga pendidik.

Sebelumnya, sekira 35 guru status PNS mengajar di sepuluh SDN dan SMPN di lima desa mengancam akan melakukan mogok mengajar.

Para tenaga pendidik ini merasa kesal karena Surat Keputusan Sertifikasi mereka belum diterima. Dampaknya, para guru ini tidak menerima tunjangan sertifikasi.

Seorang guru di lima desa mengungkapkan nama mereka sebagai penerima tunjangan sertifikasi sudah diberi tanda merah pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) daring.

Para guru meyakini, nama mereka diberi tanda merah karena polemik tapal batas antara Kabupaten Kampar dan kabupaten Rohul yang tidak kunjung selesai sampai tahun ini.

Sementara itu, M. Yasir Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar mengatakan jika dana sertifikasi guru tidak cair karena polemik perbatasan, masalah tersebut seharusnya tidak perlu terjadi.

Ia mengungkapkan bahwa sekira 35 guru PNS tersebut memang masih digaji dari Pemkab Rohul. Namun demikian, dirinya tidak tahu persis penyebab hingga SK Sertifikasi para guru ini belum terbit.

Ditanya soal adanya ancaman mogok mengajar, Yasir menyarankan para guru PNS tersebut 'hijrah' ke Kabupaten Kampar.

"Sudah, ke Kampar saja. Pasti selesai itu masalahnya," ujar Yasir kepada wartawan di Bangkinang, Kamis (20/4/17).

Menurutnya, soal kewenangan sepuluh sekolah negeri di lima desa perbatasan antara Kampar dan Rohul, sebenarnya bisa diselesaikan jika kedua kepala daerah mau duduk bersama, dan dimediasi Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Diakuinya, polemik perbatasan yang berimbas terhadap dunia pendidikan tidak akan terselesaikan bila kedua daerah saling klaim, tanpa pernah duduk bersama.

Ia mengharapkan semua pihak memikirkan nasib pendidikan di lima desa sehingga tidak terganggu karena polemik perbatasan antara Kampar dan Rohul yang belum terselesaikan.

Yasir mengakui jika terus dibiarkan dan saling klaim, polemik perbatasan juga akan berdampak terhadap pelaksanaan UNBK atau ujian nasional, dan ujian akhir sekolah (UAS).

Di satu sisi, tambah Yasir, sepuluh sekolah negeri di lima sudah teregistrasi masuk wilayah administrasi Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.

Namun, untuk pelaksanaan UBNK dan UAS hingga penerbitan ijazah masih dikeluarkan oleh Disdikpora Kabupaten Rohul.***(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dihadiri Gubernur Riau, Bupati Bengkalis Buka MTQ Perdana Kecamatan BS
- Rayakan HUT ke-59, Korem 031/Wira Bima Taja Triathlon Sunnah
- IWARA PT RAPP Konsisten Jalani Program Pemberdayaan Perempuan
- Berbagai Kegiatan Meriahkan Puncak HUT ke-1 MOP Pelalawan
- Wardan Hadiri Haul Akbar ke-81 Syekh Abdurrahman Siddiq Al Banjari
- Sekdaprov Ziarah ke Makam Seikh Abdurrahman Sidiq Albanjari
- Musisi Jazz Geliga Tampil di Panggung Seni Kreatif Dispar Riau
- Bhakti Sosial IDI, Ratusan Warga Bengkalis Nikmati Pengobatan dan Sembako Gratis
- Ribuan Masyarakat Hadiri Haul Tuan Guru Abdul Rahman Sidiq Albanjari
- Lantik Pengurus ISSI Kampar, Sekda Minta Cabor Sepeda Ukir Prestasi
-
- Cawagubri Edy Nasution Memperbaiki APK Paslon Lain Rusak di Rohul
- Prodi Pendidkan Fisika FKIP UR Peringati Milad ke-24 dengan Seminar Ilmiah
- Hari Bhakti Kemasyarakatan ke-54,
Lapas, Rupbasan Bengkalis Gelar Bhakti Sosial dan Jalan Santai

- PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pengobatan Gratis di Dumai
- Petugas Peringatan Hari Kartini di Polres Inhil Dilaksanakan Polisi dan ASN Wanita
- Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis
- Dumai Gelar Kalender Iven Pariwisata Riau, Lomba Mancing di Laut
- Awal Mei 2018, AREBI Riau Gelar Musda dan Pelantikan Pengurus
- RSUD Petala Bumi Berkomitmen Bangun Budaya Integritas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.37.174
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com