Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 28 Juni 2017 21:14
Respon Keluhan Masyarakat Reteh,
Tahun Ini, Pemkab Inhil Lakukan Penimbunan Ruas Jalan Pulau Kijang


Rabu, 28 Juni 2017 19:50
Pengunjung Membludak,
Sabhara Polresta Pekanbaru Amankan Suasana Kunjungan Lebaran di Lapas


Rabu, 28 Juni 2017 19:47
Puncak Arus Mudik Besok Malam,
9 Tewas di Jalan Raya Riau Selama Operasi Ramadniya 2017


Rabu, 28 Juni 2017 17:47
Halal Bihalal di Rumah Bakal Csgubri Achmad Penuh Sesak

Rabu, 28 Juni 2017 14:57
Libur Idul Fitri 1438H, Wisatawan di Siak Dihibur Air Mancur "Joget"

Rabu, 28 Juni 2017 14:47
Ozcar Riau Ramaikan Wisata Kuliner di Pekanbaru

Rabu, 28 Juni 2017 14:43
Polda Riau Cek Jalan Lintas Riau-Sumbar

Rabu, 28 Juni 2017 14:36
Dua Sepeda Motor Adu Kambing, Akibatkan Satu Pengendara Tewas

Rabu, 28 Juni 2017 14:32
Miliki Sabu, Pemuda Pengangguran di Duri Ditangkap Polisi

Rabu, 28 Juni 2017 08:05
Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan di Sungai Indragiri Rengat, Inhu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 19 Mei 2017 11:27
Pelaksanaan PHBS Povinsi Riau Terbaik Keenam Nasional

Dinas Kesehatan Provinsi Riau dianggap sukses melaksanakan program PHBS. Menjadi yang terbaik keenam secara nasional.

Riauterkini - PEKANBARU - Kelurahan Geringging Okura, Kecamatan Rumbai Pekanbaru, sukses masuk sebagai nominasi salah satu kelurahan yang memiliki masyarakat berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) se Indonesia.

Dinas Kesehatan Provinsi Riau, melalui Kasi Promosi kesehatan, Rozita, mengatakan, dari 34 Provinsi se Indonesia, hanya enam besar Kota PHBS, yang masuk nominasi untuk penilaian peraih kota PHBS terbaik se Indonesia. Salah satunya Provinsi Riau yang diwakili Desa Geringging Okura, Pekanbaru.

"Kita bersukur masuk enam besar sebagai kota PHBS, tim penilai dari Kementerian Kesehatan sudah turun pada hari Senin lalu, bersama Ibu TP PKK Riau ibu Sisilita. Mudah-mudahan kita bisa meraih yang terbaik dari enam daerah tersebut," kata Rozita, Jumat (19/5/17).

Dijelaskan Rozi, enam provinsi yang berhasil masuk sebagai daerah PHBS diantaranya, Jawa Timur (kediri), Bali (Dendapasar), Riau (Pekanbaru), Sumatra Barat (Sawahlunto), Sumatra Selatan (Lubuk Linggau), Jawa Tengah (Salatiga).

Verifikasi dilapangan oleh tim penilai dari unsur Kementrian kesehatan, BKKBN, dan tim penggerak PKK pusat yg akan dilaksanakan tanggal 29 maret-24 mei 2017. Sedangkan untuk pengumumannya akan diumumkan pada bulan Juni mendatang.

"Hasil ini kita raih berkat kerjasama kita di Diskes, bersama PKK, sehingga program yang dijalankan di seluruh daerah berjalan dengan baik. Selain Pekanbaru Kota Dumai juga masuk sebagai salah satu Kota yang berhasil mensukseskan KB Kesehatan yang juga diperlombakan," jelas Rozi.

Penilaian yang dilakukan oleh tim penilai diantaranya, persalinan dengan tenaga kesehatan, ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya minimal enam bulan, menimbang bayi dan balita setiap bulan, menggunakan air bersih, dan mencuci tangan pakai sabun, memberantas jentik, menggunakan jamban, memakan buah, melakukan aktifitas setiap hari, dan perilaku tidak merokok di rumah.

"Jadi tim penilai itu langsung turun kelapangan, bahkan mereka langsung berkomunikasi dengan masyarakat setempat terkait dengan perilaku hidup sehat. Termasuk dengan bapak-bapak di Okura, yang tidak meroko di dalam rumah," tutup Rozi.

Saat tim penilai hadir di Okuran, turut hadir Ketua Tim TP PKK Riau, Hj Sisilita Juliandi Rachman, Pj Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger, dan Kadiskes Riau, Mimi Nazir. ***(mok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Pengunjung Membludak,
Sabhara Polresta Pekanbaru Amankan Suasana Kunjungan Lebaran di Lapas

- Halal Bihalal di Rumah Bakal Csgubri Achmad Penuh Sesak
- Libur Idul Fitri 1438H, Wisatawan di Siak Dihibur Air Mancur "Joget"
- H+3 Lebaran, Diperkirakan 10.000 Pengunjung Padati Pantai Solop Inhil
- Balon Gubri Harris Buka Kejuaraan Motorcross di Tapung, Kampar
- 6 Rumah Rusak,
Longsor Kembali Terjadi di Kuala Enok, Inhil

- Mayat Tanpa Identitas di Desa Kuala Sebatu Ternyata Warga Tembilahan, Inhil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.198.148.176
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com