Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 26 Mei 2018 22:00
Perkokoh Pasar Matic,
Capella Honda Launching Duet All New Vario Series di Pekanbaru


Sabtu, 26 Mei 2018 19:41
DR.Chaidir: Survei Internal Eksternal Firdaus-Rusli Sekarang Teratas

Sabtu, 26 Mei 2018 19:30
Andi Rachman Berbuka Bersama di Duri,
Warga: Kami Yakin Cagub Riau Nomor 4 Amanah dan Merakyat


Sabtu, 26 Mei 2018 19:26
Kampanye di Pelangiran, Mardi Doakan Lukman Edy Terpilih sebagai Gubernur Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 19:22
Edarkan Shabu di Pinggir, Bengkalis,
Sepasang Pria dan Wanita Dicokok Polisi dalam Kamar Hotel


Sabtu, 26 Mei 2018 19:12
Terbentur Anggaran, Hasil UN SMP Inhu 2018 Terpuruk di Posisi 10

Sabtu, 26 Mei 2018 15:42
Inhil Raih Peringkat Kedua Hasil UN Tingkat SMP/MTs se Riau

Sabtu, 26 Mei 2018 14:59
Sekolah di Rohul Dintruksikan Aktifkan Kegiatan Pramuka

Sabtu, 26 Mei 2018 13:33
Upaya Pencurian Diduga Picu Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Duri

Sabtu, 26 Mei 2018 13:25
Hasil UN SMP Terbaik se-Riau, Firdaus Bangga pada Kualitas Pendidikan Pekanbaru

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 15 Juli 2017 17:34
Gambut Rimbo Panjang Jadi Model,
BRG Menarget 2020 Sudah 2 Juta Hektar Lahan Pulih


BRG menargetkan hingga 2020 mendatang sudah 2 juta ha kawasan gambut di restorasi. Restorasi kawasan gambut di Rimbo Panjang menjadi percontohan nasional.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Indonesia, Nazir Foead Sabtu (15/7/17) menyatakan bahwa hingga tahun 2020 mendatang, BRG Indonesia sudah memulihkan sebanyak 2 juta hektar kawasan gambut di Indonesia yang rusak.

Kawasan gambut di Indonesia menurut catatan BRG mencapai luas 12,9 juta ha. Lebih dari separohnya atau lebih dari 7 juta hektar kawasan gambut itu mengalami kerusakan dan harus di pulihkan.

"Luas kawasan gambut se-Indonesia ada sekitar 12,9 juta hektar. Lebih separohnya harus dilakukan pemulihan. Itu ada di 7 provinsi. Target kita pada tahun 2020 sudah ada 2 juta hektar yang terpulihkan," jelas Nazir.

Nazir mengungkapkan bahwa kawasan gambut yang rusak dan perlu mendapatkan treatment untuk pemulihan sebagian berada di areal konsesi perusahaan dan sebagian kecil di areal konservasi atau lahan masyarakat.

Provinsi Riau, menurut Nazir Foead merupakan provinsi paling penting dari 7 provinsi yang sedang melakukan upaya restorasi, karena lahan gambut terluas ada di Riau. Restorasi gambut di kawasan Rimbo Panjang, Kampar berjalan sesuai harapan, bahkan jadi model bagi daerah lain.

"Bahkan negara anggota PBB yang sudah melihat langsung ke Riau dan mereka kagum karena mampu menerjemahkan dengan baik upaya restorasi gambut ini," ucapnya.***(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Jawaban PT CPI Terkait Ledakan Pipa Minyak di Duri
- MPC dan DPC Srikandi PP Pelalawan Berbagi di Bulan Penuh Berkah
- Berkeliaran di Bulan Ramadan, Komisi I DPRD Riau Minta Satpol PPTertibkan Gepeng
- Tim ESDM Riau Kaji Eksplorasi Pertambangan Pasir Rakyat di Pulau Rupat
- BAZNas Rohul Banyak Salurkan Bantuan Selama Bulan Suci Ramadhan
- Penurunan Harga Pertalite Masih Harmonisasi di DPRD Riau
- Dekranasda Kampar Ingin Kembangkan Batik Riau
- 85 Persen Penduduk Pekanbaru Sudah Miliki Akte Kelahiran
- RT, RW dan Kader Posyandu di Bengkalis Terima Honor
- Jelang Perpanjangan Status, Satgas Karhutla Riau Gelar Rapat Evaluasi
- IMA Chapter Pekanbaru Gelar Goes to Campus di FEB Unri
- Kadin Riau Ingatkan BUMN Tak Ikut Proyek di bawah Rp 100 miliar
- Sosok Mayat Mr. X Mengapung di Sungai Rokan Desa Muara Dilam, Rohul
- ‎Bank Riau Kepri Pasirpangaraian Salurkan Bantuan Banjir di Rambah Samo
- Ngaku Diusir Kasi Intel, MPR Demo Kantor Kejari Rohul dan Minta MA Ganti Kajari
- Gedung Baru Bawaslu Riau Tergenang Air Hampir Setinggi Lutut
- Dilarang Ujian, Siswi Penunggak SPP Dibantu Kapolres Inhu
- Manager PLN Duri Tegaskan Pemadaman di Ramadhan Bukan karena Devisit
- Diduga Stres, Wanita Paruh Baya di Duri, Bengkalis Sholat di Median Jalan
- Sebabkan Macet, Satpol PP Segera Teribkan PKL di Jalur Lambat Pasar Pagi Arengka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com