Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 21:52
Zulaikha Wardan Lantik PAC dan Ranting Muslimat NU Tempuling

Rabu, 17 Januari 2018 21:30
Pilgubri 2018, PBB Nyatakan Dukung Firdaus-Rusli Maju Riau Satu

Rabu, 17 Januari 2018 20:39
Sertijab Eselon III dan IV,
Kadisdik Riau Ingatkan Pegawai Segera Beradaptasi dan Koordinasi


Rabu, 17 Januari 2018 20:35
Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun

Rabu, 17 Januari 2018 20:31
Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian

Rabu, 17 Januari 2018 19:27
Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg

Rabu, 17 Januari 2018 19:11
Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa

Rabu, 17 Januari 2018 19:02
Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari

Rabu, 17 Januari 2018 18:57
Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg

Rabu, 17 Januari 2018 18:53
Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 15 Juli 2017 17:34
Gambut Rimbo Panjang Jadi Model,
BRG Menarget 2020 Sudah 2 Juta Hektar Lahan Pulih


BRG menargetkan hingga 2020 mendatang sudah 2 juta ha kawasan gambut di restorasi. Restorasi kawasan gambut di Rimbo Panjang menjadi percontohan nasional.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Indonesia, Nazir Foead Sabtu (15/7/17) menyatakan bahwa hingga tahun 2020 mendatang, BRG Indonesia sudah memulihkan sebanyak 2 juta hektar kawasan gambut di Indonesia yang rusak.

Kawasan gambut di Indonesia menurut catatan BRG mencapai luas 12,9 juta ha. Lebih dari separohnya atau lebih dari 7 juta hektar kawasan gambut itu mengalami kerusakan dan harus di pulihkan.

"Luas kawasan gambut se-Indonesia ada sekitar 12,9 juta hektar. Lebih separohnya harus dilakukan pemulihan. Itu ada di 7 provinsi. Target kita pada tahun 2020 sudah ada 2 juta hektar yang terpulihkan," jelas Nazir.

Nazir mengungkapkan bahwa kawasan gambut yang rusak dan perlu mendapatkan treatment untuk pemulihan sebagian berada di areal konsesi perusahaan dan sebagian kecil di areal konservasi atau lahan masyarakat.

Provinsi Riau, menurut Nazir Foead merupakan provinsi paling penting dari 7 provinsi yang sedang melakukan upaya restorasi, karena lahan gambut terluas ada di Riau. Restorasi gambut di kawasan Rimbo Panjang, Kampar berjalan sesuai harapan, bahkan jadi model bagi daerah lain.

"Bahkan negara anggota PBB yang sudah melihat langsung ke Riau dan mereka kagum karena mampu menerjemahkan dengan baik upaya restorasi gambut ini," ucapnya.***(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian
- Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa
- Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari
- Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura
- Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi
- Gandeng 11 Rumah Sakit, Dinkes Pekanbaru Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
- RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras
- Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah
- Bahas Pilgubri 2018, Kapolda Riau Bertemu dengan LAM Pekanbaru
- LAMR Rohul Tetapkan Nama LAM Mulai Tingkat Kabupaten sampai Desa
- Dikeluhkan Petani, Kadistan Pelalawan Jelaskan Bantuan 50 Ton Bibit Padi 2017
- Tinjau Penimbunan Jalan, Gubri Senang Kelak Pekanbaru-Perawang Cukup 30 Menit
- Resmi Pimpin Diskop.dan UMKM, Haris Komit Majukan Ekonomi Kerakyatan di Pekanbaru
- Pemko Pekanbaru Dukung Rencana Pembangunan Dua Fly Over di Jalan Soeta
- Pelantikan Pengurus PKDP Kepulau Meranti Dihadiri Tiga Kepala Daerah
- Lantik 542 Pejabat, Gubri Sebut Mutasi untuk Pengembangan Karir
- Gubri Lantik 542 Pejabat Eselon III dan IV
- Resmikan Puskesmas Megah, Masyarakat Rohil Ucapkan Terima Kasih Pada Gubri
- Jelang Pelantikan Eselon III dan IV,
Ratusan Pejabat Disuguhi Pemutaran Video Even Pariwisata

- Lanud Rsn Buka Penerimaan Tamtama TNI AU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.41.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com