Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 Juli 2017 22:40
Hot Spot Terus Meningkat, Riau dan Empat Provinsi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla

Rabu, 26 Juli 2017 22:32
Bupati Buka Jambore Kader PKK 2017

Rabu, 26 Juli 2017 21:21
Program Lentera Solusi Atasi Kekurangan Listrik di Siak

Rabu, 26 Juli 2017 20:49
Imigrasi Dumai Sebut Penyelundupan Warga Asing Terus Meningkat

Rabu, 26 Juli 2017 20:40
Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017

Rabu, 26 Juli 2017 19:55
Januari-Juli, 548 Ha Lahan di Riau Terbakar

Rabu, 26 Juli 2017 19:54
Cabuli Gadis Remaja, Seorang Wanita Lesbian di Pekanbaru Diciduk Polisi

Rabu, 26 Juli 2017 19:49
Peringatan HAN 2017,
Mahasiswa Riau dan Puskesmas Ajarkan Cara Sikat Gigi‎ ke Murid SD di Rohul


Rabu, 26 Juli 2017 19:45
Tersangka Kasus Penggelapan,
Pelantikan Syahrani Andrian sebagai Direktur BUMD di Dumai Dinilai Tak Etis


Rabu, 26 Juli 2017 19:36
Dirampok dan Ditusuk, Warga Rohul Kehilangan Uang Rp16 Juta



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Senin, 17 Juli 2017 20:45
Mendagri Akui Pencetakan e-KTP Belum Maksimal

Mendagri sebut baru 27 persen blangko e-KTP tercetak dari yang telah didistribusikan. Pemerintah daerah diminta untuk ikut lakukan pengawasan.

Riauterkini-JAKARTA- Pelayanan pencetakan fisik KTP elektronik dinilai masih belum maksimal. Dari 5.985.000 keping blanko yang sudah didistribusikan ke daerah, baru 27 persen yang terpakai sehingga masih tersisa 4.368.083 keping yang belum dicetak.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta agar pemerintah daerah, khususnya kabupaten/kota lebih mengoptimalkan kinerjanya. Bila ada masalah, sebaiknya langsung berkordinasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.

"Blanko KTP el sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia sejak April 2017 sebanyak 5.985.000 keping. Sementara itu baru 27 persen atau sebanyak 1.616.917 keping blanko yang terpakai," kata Tjahjo di Jakarta, Senin (17/7/17).

Ditjen Dukcapil Kemendagri, kata Tjahjo juga telah meminta pemerintah provinsi untuk selalu memonitor perkembangan pencetakan KTP elektronik di tingkat kabupaten/kota sehingga pencetakan bisa berjalan lancar.

Target Kemendagri pada Oktober 2017, kata Tjahjo sisa lebih kurang 7 juta warga negara Indonesia sudah memiliki KTP elektronik. Maka dari itu, ia berharap pada partisipasi masyarakat untuk bersedia merekam data kependudukannya.

"Pelayanan dukcapil di seluruh Pemda kabupaten/kota se-Indonesia juga tentu akan mempercepat selesainya perekaman data KTP bagi WNI," ungkapnya.

Sebelumnya, pencetakan di daerah sampai dengan tanggal 16 Juli 2017 sejumlah 1.616.917 keping atau baru 27 persen blanko terpakai. Data di Kemendagri, masih ada 4.368.083 keping blanko di daerah dan 1 juta blanko di Dukcapil Kemendagri.***(jor)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
angeltan
Ayo Segera Bergabung Bersama KamiBandar Sabung Ayam Online Terbesar Di indonesiaDapatkan Promo Terbaik Hanya DisiniLivechat : www(titik)bolavita(titik)co / www(titik)ayamjago(titik)netBBM : D8C363CA (NEW) / BBM : BOLAVITA

saniabolavita
PROMO MERDEKA DI BULAN AGUSTUS 2017 Bonus Freebets dari tanggal 16 - 18 Agustus 2017 BONUS 100rb untuk anda DAPATKAN SEKARANG JUGA BBM : D8C363CA WA : 0813-7705-5002


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Polres Inhil Gelar Raker Analisa dan Evaluasi Semester I 2017
- Kejari Kampar Mediasi Pembebasan Lahan Tol Listrik Sumatera
- Said Zulkifli dan Agi Triyani Putri Bujang Dara Inhu 2017
- Jual Miras, Warung di Desa Aliantan Ditutup Warga Rohul
- Berjudi dan Narkoba, Iima Siswa di Pekanbaru Diamankan Satpol PP
- MUI Bengkalis Gelar Pelatihan Jaminan Sertifikat Halal
- Pasca Insiden Keracunan,
Pemo Pekanbaru Lakukan Pembinaan Karyawan Kimteng di Jalan Senapelan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.157.192
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com