Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 21 Pebruari 2018 19:07
Dikunjungi Syamsuar, Pedagang Pasar Terapung Inhil Sampaikan Kekecewaannya Terhadap Pemprov

Rabu, 21 Pebruari 2018 19:00
805 Aparat Gabungan Siap Amankan Aksi,
Besok, BEM se Indonesia Demo Besar-besaran di Pekanbaru


Rabu, 21 Pebruari 2018 18:15
Diduga Korsleting Kabel, Mobil Karyawan PT Samator di Duri, Bengkalis Terbakar

Rabu, 21 Pebruari 2018 17:48
Sidang Pengedar 2 Kg Sabu di Bengkalis,
Ke Empat Terdakwah Mengaku Beda Jaringan


Rabu, 21 Pebruari 2018 16:45
Proyek Waduk Serba Guna Lompatan Harimau di Rohul Baru Sebatas Perencanaan

Rabu, 21 Pebruari 2018 16:36
Kasatpol PP Pekanbaru Minta Warga Laporkan Jika Ada Anggotanya Lakukan Pungli

Rabu, 21 Pebruari 2018 15:47
Puncak Imlek di Bengkalis,
Ribuan Warga Tionghoa Saksikan Ritual Usir Roh Jahat


Rabu, 21 Pebruari 2018 15:44
RTRW Riau Belum Disahkan, 351 Izin Tak Bisa Dikeluarkan

Rabu, 21 Pebruari 2018 15:41
Kasus Penganiayaan Petugas BC di Bengkalis,
Terdakwa Sebut Ada Uang Rp28 Juta Disita Petugas


Rabu, 21 Pebruari 2018 15:36
Polda Riau Sebut Penangan Kasus Kredit Fiktif BNI 46 Tunggu Persetujuan Majelis Kehormatan Notaris

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Agustus 2017 14:32
Pembangunan Jaringan Gas di Jalan Soetomo Pekanbaru Ganggu Kenyamanan

Pemasangan pipa gas di Jalan Soetomo Pekanbaru ganggu kenyamanan akibat tanah yang berserakan ke badan jalan. Dishub minta pemborong segera menimbun dan membersihkan setelah melakukan penggalian.

Riauterkini - PEKANBARU - Galian tanah yang dilakukan para pekerja untuk pemasangan jaringan gas bumi di beberapa ruas jalan di Pekanbaru sangat menggangu kelancaran arus lalu lintas. Salah satunya, di Jalan Soetomo Pekanbaru, tumpukan tanah akibat galian menyebabkan kemacetan saat jam sibuk disana.

Kepala UPTD Pengelolaan Angkutan Perkotaan (PAP) Dishub Pekanbaru Wisnu Heriyanto ST mengatakan, dengan adanya galian jaringan gas tersebut tentu sangat menganggu sekali. Terlebih lagi. jika galian itu tidak diperbaiki dengan baik oleh pekerjanya. Karena bekas galian itu akan membuat permukaan jalan tidak rata dan berlubang. Selain itu tentu bus TMP jika menurunkan dan menaikkan penumpang di halte akan terganggu.

"Karena bus harus rapat ke halte. Jika tidak tentu akan tergangu, " ujar Wisnu.

Dijelaskan Wisnu, oleh sebab itu ia berharap agar tidak ada insiden yang tidak diinginkan, maka pihak pemborong harus melapokan kegiatan itu ke pihak terkait seperti Dinas PUPR apakah sudah ada izin untuk mengali tanah tersebut.

"Kita harapkan agar pihak pemborong supaya melaporkan kegaiatan nya. Bila sudah digali, maka mereka harus segera menimbunnya kembali, sehingga tidak membuat jalan rusak berlubang, " harap Wisnu.

Ditambahkan, pihaknya tentu tidak terlalu mempermasalahkam hal galian tanah untuk jaringan gas itu. "Mungkin mereka ada kegiatan pemasangan pipa jaringan gas. Tetapi konsekwensinya yang paling penting jika sudah digali, maka segera diperbaiki lagi, " ungkap Wisnu.

Sementara itu, Sekretaris dinas PUPR Kota Pekanbaru Eriizal mengatakan, pihak pemborong ini sudah mengurus perizinan ke kantor PUPR Pekanbaru. "Mereka sudah urus izin pada bulan Juli lalu. Sementara itu, nama Perusahaannya Jaringan Gas Indonesia. Jadi izinnya selama satu tahun untuk pengerjaan, " ungkap Erizal didampingi Plt Kabid Bina Marga Santi.

Diterangkan Erizal, meski pengerjaan perizinannya ada, namun para pekerja setelah mengali tanah itu harus diperbaiki, sehingga jalan tersebut tidak rusak dan berlubang. "Kita juga harapkan mereka harus menepati perjanjian. Karena dalam kesepakatan tu mereka juga menjaga agar jalan itu segera ditimbun kembali, sehingga tidak menganggu kelancaran arus lalulintas, " tutupnya. ***(dan).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 805 Aparat Gabungan Siap Amankan Aksi,
Besok, BEM se Indonesia Demo Besar-besaran di Pekanbaru

- Diduga Korsleting Kabel, Mobil Karyawan PT Samator di Duri, Bengkalis Terbakar
- Puncak Imlek di Bengkalis,
Ribuan Warga Tionghoa Saksikan Ritual Usir Roh Jahat

- Bantuan Korban Kebakaran Rohil Berdatangan
- Kurang Pengawasan, Fisik PJU di Duri Memprihatinkan
- Aktor Film Angling Dharma Bikin Heboh Malam Imlek di Kota Selatpanjang
- Cabuli Balita,
Seorang Pria di Duri, Bengkalis Diamankan Polisi

- Bupati Kampar Ingatkan Semua Desa Harus Dapat Jatah Pembangunan
- Bupati Kuansing Panen Cabai Bersama Kelompok Tani Beken Jaya Benai Kecil
- Mengapa Ruang Kerja dan Rumdis Bupati Rohul‎ Belum Ditempati Sukiman, Ini Alasannya
- Terkait Temuan Kategori Anak Gizi Rendah,
Wakil Rakyat di DPRD Riau Anggap Pemkab Rohul Kecolongan

- Usai Diberi Gelar, UAS Bersair Perjalanan Hidup dan Sindiran
- Firdaus-Rusli Ngopi dan Belanja di Pasar Sandang Pangan
- Ditabal LAM Riau, Ustadz Abdul Somad Resmi Bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara
- KLHK Dukung Pemprov Rawan Karhutla Tetapkan Status Siaga
- Ikut di Kampanye Firdaus-Rusli,
5 ASN dan Oknum Kades 'Diusir' Panwaslu Kepulauan Meranti

- Premium di Inhu Langka, Pertamina Tegaskan Tidak Ada Kendala
- Belasan Ribu Siswa di Pelalawan Terancam Belajar tak Pakai Bangku dan Meja
- Sebulan, Ustadz Asal Bengkalis Ali Ambar Berdakwah di Hongkong
- Bupati Bengkalis Terbitkan Edaran Peduli Sampah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.90.119.59
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com