Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Agustus 2017 12:14
Korupsi Dana Diksar Satpol PP, Kasatpol PP Bengkalis dan Kasi Ops Diadili

Selasa, 22 Agustus 2017 12:09
Bupati Harris Buka Pekan Seni Budaya  Riau Komplek PT RAPP

Selasa, 22 Agustus 2017 11:44
Menumpuk di Kota, Banyak Guru Agama Enggan Bertugas ke Pelosok

Selasa, 22 Agustus 2017 11:40
Bendera Merah Putih Terbalik di Sea Games, Konsulat Malaysia di Pekanbaru Didemo

Selasa, 22 Agustus 2017 10:08
Ketika Gocekan Bola Balon Gubri M Harris Bikin Penonton Tertegun

Selasa, 22 Agustus 2017 10:03
Korem 031/WB dan Polda Riau Pupuk Kerukunan Personil denga Sholat Subuh Berjamah

Selasa, 22 Agustus 2017 08:46
Tewas, Seorang Mahasiswi UIN Suska Korban Tabrak Lari di siak

Selasa, 22 Agustus 2017 07:54
Alat Berat Karam di Rawa, Pekerja di Bengkalis Tewas Terjebak di Dalamnya

Selasa, 22 Agustus 2017 07:51
Dibuka Bupati Suparman, MTQ XVII Rohul Diawali dengan Gebyar Kembang Api

Selasa, 22 Agustus 2017 07:48
Usai Direnovasi PT RAPP,
Istri Kapolda Riau Resmikan Resmikan Pemakaian Kembali SD Bhayakari Pekanbaru




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 11 Agustus 2017 17:12
Realisasi Keuangan APBD Riau 30 Persen Dianggap Normal

Asisten II Setdaprov Riau sampaikan realisasi keuangan APBD baru mencapai 30,11 persen dan fisik 47 persen. Nilai ini disebut masih kategori normal.

Riauterkini - PEKANBARU - Saat ini capaian realisasi APBD Riau untuk keuangan baru mencapai 30,11 persen. Sedangkan fisik mencapai 47 persen. Capaian persentase tersebut dianggap normal.

Demikian dikatakan Asisten II Setdaprov Riau Masperi, Jumat (11/8/17). Meski begitu, menurutnya lagi, disementer kedua yang sudah berjalan hampir satu bulan setengah ini akan terus dimaksimalkan, namun tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya.

"Sejauh ini evaluasi untuk keuangan, 30,11 persen. Fisik 47 persen. Menurut kita masih normal," kata Masperi.

Alasannya, karena saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihadapkan pada pencermatan program mana yang mesti dirasionalisasi. Hal ini pulalah sekaligus menjadi kendala bagi OPD, mengingat hal itu baru bisa dilakukan setelah memasuki APBD-Perubahan mendatang.

"Kendala yang dihadapi, mana yang dirasionalisasi. Dan itu baru bisa dilakukan setelah memasuki perubahan," ungkap Masperi.***(mok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Ingin Coba Permainan Seru? join b-o-l-a-v-i-t-a Proses Depo dan WD tercepat Anda Harus Mencoba nya! Daftar dan Ambil Bonus nya Info : whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Harris Buka Pekan Seni Budaya  Riau Komplek PT RAPP
- Menumpuk di Kota, Banyak Guru Agama Enggan Bertugas ke Pelosok
- Korem 031/WB dan Polda Riau Pupuk Kerukunan Personil denga Sholat Subuh Berjamah
- Dilantik Ketum DPP, Wartawan Riauterkinicom Resmi Pimpin DPD IWO Siak
- Sekretaris KPU  Lantik 3 Pejabat Eselon III
- Sampaikan Aspirasi, Seratusan Warga Gerak Datangi DPRD Bengkalis
- Pelantikan Kades Serentak di Bengkalis Dibagi Empat Lokasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.158.253.134
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com