Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 23 Agustus 2017 22:30
Bupati Kampar Teken MoU dengan BPK Riau

Rabu, 23 Agustus 2017 20:07
REI Riau Baru Bangun 58 Persen dari Target

Rabu, 23 Agustus 2017 19:42
Sempat Divideokan Warga,
Kecelakaan Mengerikan dengan Kondisi Korban Terpotong Terjadi di Pelalawan


Rabu, 23 Agustus 2017 19:38
Harga TBS Sawit Riau Pekan Ini Naik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:15
3 Pengurus DPD dan 7 PK KNPI Inhu Diberhentikan

Rabu, 23 Agustus 2017 19:11
Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik

Rabu, 23 Agustus 2017 19:10
Pengembangan Kasus di Pergudangan Angkasa II, Tiga Perampok Bersenpi Ditangkap di Palembang

Rabu, 23 Agustus 2017 17:12
Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional


Rabu, 23 Agustus 2017 16:57
Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota

Rabu, 23 Agustus 2017 16:52
Lakukan Penelitian di Inhil,
Bupati Paparkan Potensi daerah Kepada Mahasiswa Universitas Kobe Jepang




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 11 Agustus 2017 17:12
Realisasi Keuangan APBD Riau 30 Persen Dianggap Normal

Asisten II Setdaprov Riau sampaikan realisasi keuangan APBD baru mencapai 30,11 persen dan fisik 47 persen. Nilai ini disebut masih kategori normal.

Riauterkini - PEKANBARU - Saat ini capaian realisasi APBD Riau untuk keuangan baru mencapai 30,11 persen. Sedangkan fisik mencapai 47 persen. Capaian persentase tersebut dianggap normal.

Demikian dikatakan Asisten II Setdaprov Riau Masperi, Jumat (11/8/17). Meski begitu, menurutnya lagi, disementer kedua yang sudah berjalan hampir satu bulan setengah ini akan terus dimaksimalkan, namun tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya.

"Sejauh ini evaluasi untuk keuangan, 30,11 persen. Fisik 47 persen. Menurut kita masih normal," kata Masperi.

Alasannya, karena saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihadapkan pada pencermatan program mana yang mesti dirasionalisasi. Hal ini pulalah sekaligus menjadi kendala bagi OPD, mengingat hal itu baru bisa dilakukan setelah memasuki APBD-Perubahan mendatang.

"Kendala yang dihadapi, mana yang dirasionalisasi. Dan itu baru bisa dilakukan setelah memasuki perubahan," ungkap Masperi.***(mok)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
saniabolavita
Ingin Coba Permainan Seru? join b-o-l-a-v-i-t-a Proses Depo dan WD tercepat Anda Harus Mencoba nya! Daftar dan Ambil Bonus nya Info : whats up : 6281377055002 BBM: D8C363CA (NEW)


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Mendagri Minta RSUD Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Publik
- Antisipasi Penyalahgunaan,
BPKAD Pekanbaru Pasang Stiker di Kendaraan Operasional

- Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota
- Baru Selesai Renovasi, Plafon Ruang Kerja Kadis Budparpora Bengkalis Runtuh
- ‎Mediasi Tak Membuahkan Hasil,
Massa FSPTI Kampar dan Karyawan PTPN V Kebun Tandun Nyaris Bentrok

- Ketua PP Bengkalis Minta Anggota Kompak Jalankan Amanah Organisasi
- Pasca Lulus Akreditasi, RSUD Mandau Laksanakan Visitasi Surveyor Perdana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.71.232
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com