Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 17:35
Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura

Rabu, 17 Januari 2018 17:22
Siap Sukseskan Pilgubri,
72 Anggota PPK se-Pekanbaru Resmi Dilantik


Rabu, 17 Januari 2018 16:48
Gubernur Riau Wajibkan Semua Perusahaan Terapkan K3

Rabu, 17 Januari 2018 16:44
Satu Diantaranya PNS Kesehatan Mandau,
Polres Dumai Tangkap Terduga Empat Anggota Jaringan Narkoba Asal Bengkalis


Rabu, 17 Januari 2018 16:40
BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Narkotika Lewat Pelabuhan Pelindo

Rabu, 17 Januari 2018 16:37
Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi

Rabu, 17 Januari 2018 16:33
Maju Pilgubri, Hardianto Siapkan Surat Pengunduran Diri dari Dewan

Rabu, 17 Januari 2018 15:04
Berbagai Promo Spesial Hadir di Perumahan Permata Ratu

Rabu, 17 Januari 2018 15:02
Maju di Pilgubri, Surat Cuti Firdaus sebagai Wako Pekanbaru sedang Diproses

Rabu, 17 Januari 2018 14:59
Jelang Pilgubri, Komisi I DPRD Riau Minta ASN Jaga Netralitas di Pilgubri

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 11 Agustus 2017 17:12
Realisasi Keuangan APBD Riau 30 Persen Dianggap Normal

Asisten II Setdaprov Riau sampaikan realisasi keuangan APBD baru mencapai 30,11 persen dan fisik 47 persen. Nilai ini disebut masih kategori normal.

Riauterkini - PEKANBARU - Saat ini capaian realisasi APBD Riau untuk keuangan baru mencapai 30,11 persen. Sedangkan fisik mencapai 47 persen. Capaian persentase tersebut dianggap normal.

Demikian dikatakan Asisten II Setdaprov Riau Masperi, Jumat (11/8/17). Meski begitu, menurutnya lagi, disementer kedua yang sudah berjalan hampir satu bulan setengah ini akan terus dimaksimalkan, namun tepat sasaran sesuai dengan peruntukannya.

"Sejauh ini evaluasi untuk keuangan, 30,11 persen. Fisik 47 persen. Menurut kita masih normal," kata Masperi.

Alasannya, karena saat ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dihadapkan pada pencermatan program mana yang mesti dirasionalisasi. Hal ini pulalah sekaligus menjadi kendala bagi OPD, mengingat hal itu baru bisa dilakukan setelah memasuki APBD-Perubahan mendatang.

"Kendala yang dihadapi, mana yang dirasionalisasi. Dan itu baru bisa dilakukan setelah memasuki perubahan," ungkap Masperi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura
- Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi
- Gandeng 11 Rumah Sakit, Dinkes Pekanbaru Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
- RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras
- Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah
- LAMR Rohul Tetapkan Nama LAM Mulai Tingkat Kabupaten sampai Desa
- Dikeluhkan Petani, Kadistan Pelalawan Jelaskan Bantuan 50 Ton Bibit Padi 2017
- Tinjau Penimbunan Jalan, Gubri Senang Kelak Pekanbaru-Perawang Cukup 30 Menit
- Resmi Pimpin Diskop.dan UMKM, Haris Komit Majukan Ekonomi Kerakyatan di Pekanbaru
- Pemko Pekanbaru Dukung Rencana Pembangunan Dua Fly Over di Jalan Soeta
- Pelantikan Pengurus PKDP Kepulau Meranti Dihadiri Tiga Kepala Daerah
- Lantik 542 Pejabat, Gubri Sebut Mutasi untuk Pengembangan Karir
- Gubri Lantik 542 Pejabat Eselon III dan IV
- Resmikan Puskesmas Megah, Masyarakat Rohil Ucapkan Terima Kasih Pada Gubri
- Jelang Pelantikan Eselon III dan IV,
Ratusan Pejabat Disuguhi Pemutaran Video Even Pariwisata

- Lanud Rsn Buka Penerimaan Tamtama TNI AU
- Gugat Cerai 2017, Jumlah Jomblo Pekanbaru Bertambah 1.921 Janda
- Terlama 17 Tahun, 84.327 Warga Riau Masuk Daftar Tunggu Haji
- Meylli Marlina, Manager Muda di PT RAPP,
Selalu Berikan Nilai Lebih untuk Pekerjaan

- 3 hari Hilang di Kebun Karet, Warga Meranti Ditemukan Selamat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.242.175.98
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com