Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 September 2017 21:50
Kepala Sekolah di Kuantan Hilir Terapkan Strategi Pembelajaran Efektif

Selasa, 19 September 2017 20:11
Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara

Selasa, 19 September 2017 19:11
Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya


Selasa, 19 September 2017 19:03
Akui 'Sunat' Dana Rp250 Juta,
Kejari Pelalawan Tahan Seorang Lagi Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah


Selasa, 19 September 2017 18:56
Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi


Selasa, 19 September 2017 18:53
Bahas 1 Muharam 1439 H, Kwaran Pramuka Ujung Batu Akan Gelar Sejumlah Kegiatan

Selasa, 19 September 2017 18:48
Alat Kelengkapan Berubah, Tiga Komisi di DPRD Bengkalis Berganti Ketua

Selasa, 19 September 2017 18:02
Dinas PUPR Dumai Kelola Dana Rp87 Miliar untuk Proyek Infrastruktur

Selasa, 19 September 2017 18:00
Fitplus Hadirkan Alat Olahraga Berkualitas Internasional

Selasa, 19 September 2017 17:59
LAMR Provinsi Tunjuk Yose Saputra Sebagai Plt Ketua LAMR Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 23 Agustus 2017 16:41
‎Mediasi Tak Membuahkan Hasil,
Massa FSPTI Kampar dan Karyawan PTPN V Kebun Tandun Nyaris Bentrok


Pertemuan FSPTI-KSPSI Kampar dengan manajemen PTPN V Kebun Tandun tidak membuahkan hasil. Bahkan mediasi yang difasilitasi pihak Polres Kampar nyaris bentrok.

Riauterkini-KAMPAR- Mediasi dilakukan perwakilan FSPTI-KSPSI Kampar dengan manajemen PTPN V Kebun Tandun, Rabu (23/8/17), dinilai tidak membuahkan hasil dan kesepakatan.

Mediasi difasilitasi pihak Polres Kampar di Kantor PTPN V Kebun Tandun‎ merupakan buntut dari aksi demontrasi ratusan massa FSPTI PUK Talang Danto Kecamatan Tapung Hulu-Kampar, bersama FSPTI PUK Koto Tandun Kecamatan Tandun-Rokan Hulu (Rohul).

Pada mediasi dihadiri sejumlah petinggi PTPN V Kebun Tandun, pihak perusahaan mengaku untuk kerja bongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit su‎dah diserahkan ke pihak ketiga atau vendor, sehingga FSPTI diminta berhubungan langsung dengan pihak vendor.

Karena keputusan pihak manajemen PTPN V Kebun Tandun yang terkesan lepas tangan, ratusan massa FSPTI PUK Talang Danto-Kampar dan FSPTI PUK Koto Tandun-Rokan Hulu (Rohul) blokir jalan masuk, dan melarang truk pengangkut buah perusahaan keluar masuk.

Hal itu memicu keributan. Meski dijaga ratusan polisi dan TNI, ratusan karyawan PTPN V Kebun Tandun bersenjatakan pentungan bambu‎ datang ke lokasi hingga kedua kubu nyaris bentrok.

Kerumunan massa kedua kubu yang sampai badan jalan menyebabkan jalan lintas Talang Danto‎ ke Kasikan dan sebaliknya macet.

Keributan memuncak saat petugas‎ memindahkan becak mesin milik massa FSPTI. Bahkan, karyawan PTPN V Kebun Tandun semakin dekat, namun anggota FSPTI tidak berusaha melawan, dan sekira pukul 14.00 WIB.

Ketua SP BUN Kantor Pusat, Asman Nurdin Sinaga‎‎, mengaku pada mediasi pihaknya sudah menyarankan agar untuk masalah bongkar muat, FSPTI berhubungan langsung dengan pihak vendor‎.

Menurutnya, untuk pekerjaan angkutan sudah sistem include diserahkan ke pihak ketiga, sesuai Undang-Undang BUMN, dan PTPN tidak boleh memonopolinya.

"Jadi pihak ketiga inilah yang menetapkan pekerjanya, dia kan tidak mau rugi dan didenda oleh perusahaan. Sebab ‎dalam ikatan kontrak tentu ada sanksi-sanksinya," jelas Asman.

"Jadi sudah kita sarankan, bukan kita tidak mau menerima mereka bekerja, silahkan sepanjang vendor menyetujui mereka, dengan memenuhi persyaratan yang diberikan pihak vendor itu sendiri," tambahnya.

Asman mengatakan memang tidak ada kegiatan khusus bongkar muat di PTPN V Kebun Tandun. Semua diserahkan dalam ikatan kontrak, dan sudah include dengan kerja bongkar muat TBS sawit.

Ditanya apakah bisa kerja bongkar muat bisa dikelola langsung oleh FSPTI, Asman mengaku ia belum mengerti Undang-Undang nya. Namun menurutnya, perusahaan yang sudah menyerahkan ke FSPTI bukan buah dari kebun inti.

"Mungkin itu bukan inti, sedangkan di PTPN V sendiri merupakan buah inti," tutup Asman.

FSPTI Tempuh Jalur Hukum

Sementara, Ketua FSPTI Kampar M. Marpaung, didampingi Ketua PUK Talang Danto Suryono dan Wakil Ketua Joni Saputra Matondang‎,‎ mengatakan PTPN V Kebun Tandun sudah serahkan ke pihak ketiga berikut upah bongkar dan angkutan.

PTPN V menyerahkan supaya FSPTI berhubungan dengan‎ pihak ketiga, yaitu angkutannya. Kalau tidak berhasil pihak PTPN V mengarahkan agar ditempuh jalur.

"Akan diselesaikan melalui jalur hukum," tegas M. Marpaung.

Ia mengaku akan merapatkan barisan dan minta seluruh FSPTI di seluruh daerah di Provinsi Riau ikut memberikan masukan‎ bagaimana sikap FSPTI dalam menghadapi masalah buruh tersebut.

Diakuinya, aksi buruh FSPTI ini juga sebagai upaya agar perusahaan membayarkan upah ke seluruh buruh bongkar sesuai ketentuan pemerintah, tidak harus buruh FSPTI yang bongkar.

M. Marpaung mengungkapkan sesuai Perda Kampar Nomor: 525/ Dinsosnaker/‎ 2016/ 501, upah bongkar Rp21,835 per kg untuk kerja bo‎ngkar, dan Rp23,293 per kg untuk kerja muat TBS.

Namun, jelas M. Marpaung, dari informasi yang diterimanya upah bongkar muat ada yang menyebut Rp11 per kg dan Rp8 per kg.

"Tidak jelas berapa. Yang jelas belum sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah," katanya.

M. Marpaung‎ mengaku sebelumnya FSPTI sudah dikasih kesempatan bongkar, namun karena kurang koordinasi, mereka didenda Rp15 juta.

"Kami siap untuk membayar kalau memang kami yang salah dalam pengerjaan dan siap ganti rugi, namun berikan pekerjaan kepada kami,"‎ pungkas M. Marpaung.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
karina
Nikmati kemudahan bermain game online sabung ayam bersama kami di link : berikut kontak kami bosku: whatsapp / sms : 081377055002 line : bolavita Silahkan Add PIN BBM Kami : D1A1E6DF D889B99C BOLAVITA


loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Begini Penampakan Proyek Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Terlihat dari Udara
- Diserahkan ke Posko Peduli Masjid An Nur,
XTC Muda Pekanbaru Galang Dana Solidaritas Rohingya

- Harhubnas 2017,
Walikota Dumai Minta Insan Perhubungan Menata Transportasi

- LAMR Provinsi Tunjuk Yose Saputra Sebagai Plt Ketua LAMR Pekanbaru
- Pemko Dumai Tangkal Efek Buruk dengan Program Magrib Mengaji
- Roganda Terpilih Sebagai‎ Ketua SAPMA PP Rohul 2017-2019
- Perwako 100 Persen Naker Lokal Diharapkan Kurangi Pengangguran di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.156.42.165
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com