Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:38
Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:48
Bupati Inhil Buka Perkemahan Karya di Kecamatan Keritang

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:45
Meriahkan Milad Ke-108, Muhammadiyah Pekanbaru Taja Pawai Ta'aruf

Sabtu, 18 Nopember 2017 09:10
Jatuh ke Sungai Saat Merawai,
Penderita Epilepsi di Concong, Inhil Tewas Tenggelam


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 23 Agustus 2017 16:57
Warga Pekanbaru Protes Ada Tower di Taman Kota

Warga Pekanbaru Kota keluhkan keberadaan tower telekomunikasi di Taman Kota Kayu Putih. Letaknya yang berada di trotoar dinilai mengganggu kenyamanan.

Riauterkini - PEKANBARU - Warga Kota Pekanbaru memprotes keberadaan tower telekomunikasi yang berdiri setinggi 20 meter tepat di trotoar Taman Kota Kayu Putih Kelurahan Simpang Empat Kecamatan Pekanbaru Kota.

"Kami sudah berkali-kali melayangkan surat baik ke DPRD Kota Pekanbaru maupun Pemerintah Kota Pekanbaru. Tapi belum ada respon sama sekali," kata Hinsatopa Simatupang kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (23/8).

Hinsatopa Simatupang merupakan ketua RW 03, Kelurahan Simpang Empat, Kecamatan Pekanbaru Kota, atau lokasi tempat menara Base Transceiver Station (BTS) itu berada.

Ia mengatakan BTS jenis "micro cell" tersebut telah berdiri sejak setahun terakhir. Padahal, kata dia, baik aparat pemerintahan tingkat RW maupun RT setempat tidak pernah memberikan rekomendasi pendirian menara itu.

Ia juga menuturkan bahwa Taman Kayu Putih yang selalu ramai pada sore hari itu berdiri diatas lahan Pemerintah Provinsi Riau.

"Anehnya saat pendirian tower itu dilakukan, mereka pernah menunjukkan ke kita surat izin pendirian tower dari Pemko Pekanbaru. Padahal itu lahan milik Pemprov Riau. Kami juga tidak pernah berikan rekomendasi," urainya.

Setelah kesekian kalinya mengirim surat kepada anggota DPRD dan Pemko Pekanbaru, dia mengatakan pekan lalu kembali mengirimkan surat ke perusahaan penanggung jawab BTS itu. Surat berisikan permintaan pemindahan tower yang dikeluarkan 16 Agustus 2017 lalu itu ditujukan ke Excel Comindo Pekanbaru.

"Barusan kami kirim lagi karena di sebelah BTS tersebut merupakan kediaman Pak Rifai Rahman (Mantan Wakil Gubernur Riau 1998-2003). Beliau keberatan dengan keberadaan tower itu," urainya.

Lebih jauh, dia bersama sejumlah warga lainnya berharap agar BTS tersebut dapat segera ditindak lanjuti oleh Pemko Pekanbaru. Apakah nantinya harus dibongkar atau dipindahkan.

Semntara itu, Pemerintah Kota Pekanbaru menyatakan akan mengusut keberadaan menara telekomunikasi setinggi 20 meter yang berdiri di areal rekreasi Taman Kayu Putih, Kecamatan Pekanbaru Kota.

"Kita sudah menerima laporan itu dan sedang kita koordinasikan bersama Dinas terkait," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian.

Ia menuturkan laporan keberadaan menara BTS milik salah satu perusahaan perusahaan telekomunikasi swasta nasional itu diperoleh dari camat Pekanbaru Kota.

Dalam waktu dekat dia mengatakan laporan tersebut akan dikoordinasikan dengan Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru dan Dinas Komunikasi Informasi Pekanbaru. ***(dan)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat
- Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak
- Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017
- Kinerja Buruk, Gubernur Riau Segera Ganti Kepala OPD tak Loyal
- Peserta Apel 17 Bulan Minim,
Wabup Inhu Berang dan Tegur Kepala SKPD

- MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru
- Sekdaprov Sebut Anggaran Pembangunan Gedung Polda Riau tak Ada Masalah
- Senin Lusa, Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Rilis Koperasi yang Digubarkan
- Sekda Dumai Bawa Kepala OPD Tinjau TPS Jalan Sidorejo
- Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan
- Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos

- Satpol PP Bengkalis Ciduk Pengemis di Kedai-kedai Kopi
- Mendagri Buka Rakornas Camat Wilayah Barat di Pekanbaru
- Juara Karate Dunia, Bufon Sinaga Ingin Jadi Polisi
- Walikota Dumai Buka Sosialisasi Penguatan Dasawisma
- Kenalkan Objek Wisata Andalan, Pemkab Inhu Gelar Festival Tembulun
- Realisasi Proyek Infrastruktur di Rohul Sudah 71,75 Persen
- Penyebab LPG 3 Kg Langka di Wilayah Rokan Hulu
- Sekda Kampar Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan BB-GRM ke-IV dan HKG PKK 2017
- ‎Korupsi Dana Silpa APBDes di Rohul,
Mantan Kades Kepayang Dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.3.96
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com