Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Januari 2018 21:52
Zulaikha Wardan Lantik PAC dan Ranting Muslimat NU Tempuling

Rabu, 17 Januari 2018 21:30
Pilgubri 2018, PBB Nyatakan Dukung Firdaus-Rusli Maju Riau Satu

Rabu, 17 Januari 2018 20:39
Sertijab Eselon III dan IV,
Kadisdik Riau Ingatkan Pegawai Segera Beradaptasi dan Koordinasi


Rabu, 17 Januari 2018 20:35
Korupsi Dana Anggaran, Mantan Kepala Bappeda Rohil Dihukum 2 Tahun

Rabu, 17 Januari 2018 20:31
Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian

Rabu, 17 Januari 2018 19:27
Pileg 2019, Bulan Depan Demokrat Riau Buka Pendaftaran Baleg

Rabu, 17 Januari 2018 19:11
Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa

Rabu, 17 Januari 2018 19:02
Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari

Rabu, 17 Januari 2018 18:57
Menghadapi Pileg 2019, PAN Rohul Mulai Buka Pendaftaran Bacaleg

Rabu, 17 Januari 2018 18:53
Terduga Bandar Sabu di Pelalawan Diketahui Oknum Pegawai Diskominfo

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 4 September 2017 18:38
Hasil Investigasi KPID Riau,
Radio Milik Pemkab Kuansing Ternyata Ilegal


Radio Pemerintah Daerah (RDP) Kuansing ternyata mengudara tanpa izin resmi alias ilegal. Karenanya, radio itu belum berhak untuk menyiarkan apapun.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Hasil investigasi Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Riau, ternyata Radio Pemerintahan Daerah (RPD) Kabupaten Kuansing tidak memiliki izin resmi alias ilegal.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua KPID Riau, Asrar Rais kepada riauterkinicom saat dikonfirmasi, Senen (4/9/17) melalui sambungan telepon.

Asrar Rais mengakui jika RPD Kuansing itu saat dilakukan investigasi kemarin belum memiliki izin. Sehingga radio tersebut belum memiliki hak untuk melakukan siaran.

Dilakukannya investigasi itu, dikarenakan adanya laporan masyarakat atas peristiwa siaran yang diduga berkonten porno yang disiarkan oleh RPD Kuansing saat pelaksanaan Pacujalur, Kamis (24/8/17) kemarin. Atas peristiwa itu, kontan saja pemirsah radio yang mendengarkan siaran lansung pacujalur menjadi kaget.

Asrar mengakui, dikarenakan RPD Kuansing belum memiliki izin resmi, sehingga pihak KPID Riau belum bisa memberikan sanksi. "Mereka harus buat izin dulu. Baru sanksi nya akan kami berikan," ujar Asrar.

Asrar menyebutkan, bentuk sanksi yang akan diberikan kepada radio yang belum memiliki izin hanya berupa teguran dan sanksi administrasi. "Itu sanksinya," kata Asrar lagi.

Sementara itu, menurut pasal 33 ayat (1) Undang-undang Nomor 36 tahun 1999 tetang Telekomunikasi berbunyi: ***Penggunaan spektrum frekuensi radio dan orbit satelit wajib mendapatkan izin Pemerintah**. .

* Sanksi bagi mereka yang melanggar ketentuan pasal tersebut adalah sanksi administrasi berupa pencabutan izin pada *Pasal 45 UU Telekomunikasi)*. Selain itu, pelanggar juga dikenakan sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau denda paling banyak Rp400 juta.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Listrik di Rohul Padam Sejak Tengah Hari, Penjelasan Manager PLN Pasirpangaraian
- Gagal Kabur, Dua Jambret di Pekanbaru ini Lebam Diamuk Massa
- Disdukcapil Pekanbaru Cetak 500 e-KTP Sehari
- Bupati Siak Resmikan Gedung LAM Riau Kecamatan Mempura
- Hulubalang LAMR Rohul Susun Kepengurusan Baru dan Segera Audensi
- Gandeng 11 Rumah Sakit, Dinkes Pekanbaru Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
- RPK Bulog Bengkalis Atasi Masalah Mahalnya Beras
- Pelajar SMKN I Minas Acungkan Jempol untuk Mendapat Tumpangan ke Sekolah
- Bahas Pilgubri 2018, Kapolda Riau Bertemu dengan LAM Pekanbaru
- LAMR Rohul Tetapkan Nama LAM Mulai Tingkat Kabupaten sampai Desa
- Dikeluhkan Petani, Kadistan Pelalawan Jelaskan Bantuan 50 Ton Bibit Padi 2017
- Tinjau Penimbunan Jalan, Gubri Senang Kelak Pekanbaru-Perawang Cukup 30 Menit
- Resmi Pimpin Diskop.dan UMKM, Haris Komit Majukan Ekonomi Kerakyatan di Pekanbaru
- Pemko Pekanbaru Dukung Rencana Pembangunan Dua Fly Over di Jalan Soeta
- Pelantikan Pengurus PKDP Kepulau Meranti Dihadiri Tiga Kepala Daerah
- Lantik 542 Pejabat, Gubri Sebut Mutasi untuk Pengembangan Karir
- Gubri Lantik 542 Pejabat Eselon III dan IV
- Resmikan Puskesmas Megah, Masyarakat Rohil Ucapkan Terima Kasih Pada Gubri
- Jelang Pelantikan Eselon III dan IV,
Ratusan Pejabat Disuguhi Pemutaran Video Even Pariwisata

- Lanud Rsn Buka Penerimaan Tamtama TNI AU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.41.91
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com