Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 19 Nopember 2017 12:38
Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah

Ahad, 19 Nopember 2017 09:40
Respon Putusan Bawaslu, KPU Terima Pendaftaran 9 Parpol

Ahad, 19 Nopember 2017 09:24
2.400 Pelari Ramaikan Foam Run Telkomsel Di Kota Pekanbaru

Ahad, 19 Nopember 2017 05:17
HGN 2017, Bupati Inhil Tegaskan Peran Guru Mencerdaskan Anak Bangsa

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Sabtu, 18 Nopember 2017 16:52
Dishub Dumai Segera Tertibkan Travel Ilegal

Sabtu, 18 Nopember 2017 15:03
Diduga Frustasi dengan Penyakitnya,
Seorang Bapak di Gunung Toar Nekad Gantung Diri


Sabtu, 18 Nopember 2017 13:32
1x24 Jam Napi Bandar Narkoba Malaysia Kabur,
Tiga Petugas Kemenkum HAM Lakukan Pemeriksaan 4 Petugas Lapas Bengkalis


Sabtu, 18 Nopember 2017 12:39
Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak

Sabtu, 18 Nopember 2017 11:41
Asah Kemampuan, Personel Inhil Taja Latihan Bongkar Pasang Senjata SS1

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Selasa, 5 September 2017 16:19
Sejak Berdiri, RPD Kuansing Tak Miliki Izin

Hasil investigasi KPID Riau menemukan RPD Kuansing belum memiliki Perda dan tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Kini radio milik pemerintah daerah ini dihentikan siaran.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Pendirian Radio Pemerintahan Daerah (RPD) Kuansing ternyata tidak memiliki dasar hukum. RPD hanya berdiri berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup). Hal ini dibenarkan oleh Plt Kadis Kominfo melalui Kabid Kominfo Kuansing, Primadian saat ditanya riauterkinicom diruangan kerjanya, Selasa(5/9/17) siang.

"Kami akui itulah sebuah kelalaian dari dulu," ujar Primadian.

Primadian menjelaskan, sejak RPD dibawah Dinas Kominfo, Perda tersebut sudah dibahas dibagian hukum Pemkab Kuansing. Setelah itu baru diajukan ke dewan untuk pengesahan. "Sudah, sudah kami ajukan ke bagian hukum. Sekarang tengah dibahas disana. Nanti bagian hukumlah yang akan menyerahkan ke dewan," akunya.

Primadian juga mengakui, pendirian RPD itu tidak bisa hanya sebatas Perbup, melainkan harus ada Perdanya. Namun entah kenapa sejak beridirinya RPD itu sejak zaman Bupati Asrul Jaafar hingga sekarang belum juga memiliki Perda.

Kegiatan RPD di Stop.

Karena belum memiliki izin dan Perda, RPD Kuansing saat ini tidak akan melakukan siaran lagi sebelum proses administrasi tuntas. RPD baru akan melakukan hak siaran setelah Perda pendirian radio di Kuansing disahkan oleh dewan.

"Sekarang sudah kami bekukan semua kegiatan di RPD. Ndak boleh siaran dulu sebelum proses administrasi selesai," kata Primadian.

Selain menyelesaikan permasalahan administrasi, pihak pengelola radio juga akan menghadapi tuntutan hukum akibat dugaan siaran berkonten negatif yang ditayangkan pada pesta pacujalur kemarin.

Khairul Ihsan salah seorang warga Kuansing telah melaporkan peristiwa memalukan itu ke Komisi Penyiaran Informasi Daerah (KPID) Provinsi Riau sehari setelah kejdian.

Setelah diinvestigasi ole KPID Riau, ternyata RPD Kuansing belum memiliki izin siaran alias ilegal. Selain melanggar administrasi, pengelola RPD juga diniai telah melanggar Undang undang telekomunikasi dengan ancaman 4 tahun penjara.

Tidak hanya itu yang akan dihadapi pihak pengelola. Bahkan penyelenggara RPD bisa dituntut dengan undang undang tindak pidana korupsi. Karena, kegiatan siaran mereka selama ini dibiayai oleh uang negara. Sementara RPD sendiri belum memiliki dasar hukum yang jelas.

"Selain undang undang telekomunikasi mereka (RPD) juga ada unsur menyalahi wewenang. Anggaran yang tidak tepat sasaran sehingga merugikan uang negara. Ini patut diusut tuntas. Dan penegak hukum angan diam," pinta Khairul Ihsan.***(dri)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah
- MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat
- Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak
- Duta Rohul, Desa Bangun Jaya Juara Pertama Desa Per PHBS Riau 2017
- Kinerja Buruk, Gubernur Riau Segera Ganti Kepala OPD tak Loyal
- Peserta Apel 17 Bulan Minim,
Wabup Inhu Berang dan Tegur Kepala SKPD

- MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru
- Sekdaprov Sebut Anggaran Pembangunan Gedung Polda Riau tak Ada Masalah
- Senin Lusa, Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Rilis Koperasi yang Digubarkan
- Sekda Dumai Bawa Kepala OPD Tinjau TPS Jalan Sidorejo
- Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan
- Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos

- Satpol PP Bengkalis Ciduk Pengemis di Kedai-kedai Kopi
- Mendagri Buka Rakornas Camat Wilayah Barat di Pekanbaru
- Juara Karate Dunia, Bufon Sinaga Ingin Jadi Polisi
- Walikota Dumai Buka Sosialisasi Penguatan Dasawisma
- Kenalkan Objek Wisata Andalan, Pemkab Inhu Gelar Festival Tembulun
- Realisasi Proyek Infrastruktur di Rohul Sudah 71,75 Persen
- Penyebab LPG 3 Kg Langka di Wilayah Rokan Hulu
- Sekda Kampar Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan BB-GRM ke-IV dan HKG PKK 2017


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.157.133
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com