Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 19:59
Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun

Senin, 20 Agustus 2018 19:54
Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan

Senin, 20 Agustus 2018 19:38
Dewan Minta Bupati Kuansing Tindak Tegas PNS yang Nyaleg

Senin, 20 Agustus 2018 19:15
Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR

Senin, 20 Agustus 2018 18:57
‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar

Senin, 20 Agustus 2018 18:51
Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir

Senin, 20 Agustus 2018 18:31
Kunjungi Bawaslu Riau, Komisi I DPRD Riau Tanyakan Aturan Kampanye

Senin, 20 Agustus 2018 17:14
Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam

Senin, 20 Agustus 2018 17:10
Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi


Senin, 20 Agustus 2018 16:56
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Guru di Pekanbaru Ikuti Program Pelita Pendidikan


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 18:57
Meminimalisir Perambahan,
KPHP Model Minas-Tahura Lakukan Patroli Rutin


Guna meminimalisir perambahan, KPHP Model Minas-Tahura terus lakukan patroli rutin di kawasan hutan konservasi Tahura Sultan Syarif Hasyim. Kawasan itu sendiri terbentang di 3 kabupaten dan kota di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Personil Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Minas Tahura Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau melakukan patroli rutin di areal konservasi model Minas-Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Syarif Hasyim (SSH).

"Patroli rutin ini nantinya lebih sering kita lakukan. Kini kita sedang menginventarisir lahan lahan perkebunan yang masuk ke dalam kawasan hutan konversi Tahura,'' kata Zailani, SP, MMA, Kepala KPHP Model Minas-Tahura dalam perbincangan dengan riauterkinicom, Rabu (13/9/17) sore.

Ditambahkannya, patroli rutin terakhir dilakukan Kamis (7/9/17) lalu. Tujuannya di samping untuk untuk meminimalisir aktivitas perambahan hutan di kawasan Tahura SSH tadi, juga mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam operasi rutin itu pihaknya terpaksa membongkar pondok, gubuk atau barak yang masuk dalam areal kawasan Tahura SSH. Ada beberapa pemilik pondok yang protes, karena bangunan yang terbuat dari papan itu akan dibongkar. Namun setelah diberitahukan bahwa gubuk dan lahan yang mereka garap masuk dalam kawasan konservasi model Minas-Tahura, mereka pun memakluminya.

Zailani menambahkan, kondisi Tahura SSH sendiri sudah "babak belur" digarap orang orang yang tidak bertanggungjawab. Dari 6.172 haktare (ha) luas areal yang diperutukkan untuk kawasan konservasi Tahura yang terbentang di 3 kabupaten/kota di Riau, yakni Kota Pekanbaru, Kampar dan Siak. Penunjukkan Tahura SSH menjadi kawasan konservasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999.

"Dari luasan tadi, seluas 1.000 hektare dijadikan kawasan hutan wisata. Namun ironisnya, kini diperkirakan 2.000 haktare sudah dirambah dan dialihfungsikan oleh pihak pihak tak bertanggungjawab menjadi perkebunan kelapa sawit,'' ungkapnya.

KPHP Model Minas Tahura memiliki komitmen dan tanggungjawab untuk mengambilan areal lindung itu sebagai kawasan hutan konservasi. Meski nantinya dalam penertiban akan terjadi konflik konflik di lapangan.***(son)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tiga Terdakwa Korupsi Pembangunan Jembatan Sungai Enok, Inhil Divonis 4,5 Tahun dan 5,5 Tahun
- Kurang Disiplin, Ratusan Honorer Pemkab Inhu Dirumahkan
- Positip Mengandung Unsur Babi, Diskes Riau Tetap Lanjutkan Vaksin MR
- ‎Seorang Kurir Diciduk, Polsek Tenayan Raya Sita Narkoba Bernilai Rp3,2 Miliar
- Dikira Mau Bunuh Diri, Pekerja Panjat Menara Cerobong PT APR untuk Cek Akhir
- Dokter Teladan Puskesmas Lubuk Muda, Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional
- Idul Adha, Pemko Pekanbaru Bagikan 1.500 Kupon Daging Kurban
- Kumpulkan Dana Rp159 Juta Lebih,
Warga Riau Kompleks RAPP Salurkan Bantuan Langsung ke Lombok

- 25 Personel Polri dan 2 Kades Terima Penghargaan dari Kapolres Rohul
- Bermalam di Objek Wisata Lubuk Nginio Kampar, Kisah 6 Pegowes Ini Seru
- Mikrofon Mati Saat Pembacaan Teks Proklamasi,
Bupati Kuansing Diimbau untuk jatuhkan Sanksi pada Pihak Terkait

- Badai di Mekkah, Seorang JCH Asal Rohul Pingsan Tertimpa Kipas Angin
- Dikukuhkan, Pokdarwis Puncak Kompe Rancang Tangga Seribu dan Flyng Fox Terpanjang di Asia
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang, Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai
- Ratusan Warga Selat Panjang Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
- Peringati Hari ke-57,
Bupati Kuansing: Pramuka Harus Jadi Garda Terdepan Perekat NKRI

- ‎Tiga JCH Kloter 18 Batam Sakit, 2 JCH Kehilangan Uang di Hotel
- Peduli Kemanusiaan,
DDI Bathin Solapan, Bengkalis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Lombok

- Jelang Wukuf, JCH Pelalawan Gelar Doa Bersama
- Ikatan Keluarga Besar SMPN 5 Pekanbaru Galang Bantuan Gempa Lombok


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com