Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Januari 2018 16:36
Mulai Lelang Kegiatan 2018,,
BLP Setdakab Rohul Sudah Tuntaskan Pengumuman RUP


Selasa, 16 Januari 2018 16:10
Kejati Tahan Tersangka Baru Korupsi Bappeda Rohil

Selasa, 16 Januari 2018 16:04
Menyamar Jadi Pembeli, Personel Polsek Payung Sekaki Ciduk Seorang Pengedar Sabu

Selasa, 16 Januari 2018 15:58
Mahasiswa dan Pemuda Pekanbaru Kembali Desak Kejati Riau Usut Dalang Kasus Korupsi RTH

Selasa, 16 Januari 2018 15:50
Gubri Optimis Jembatan Siak IV Tuntas Akhir November

Selasa, 16 Januari 2018 15:47
Bupati Inhil Minta Rehabilitasi SDN 011 Desa Sungai Ambat, Enok Diprioritaskan

Selasa, 16 Januari 2018 15:44
Pembunuhan Disertai Mutilasi di Rupat,
PT Pekanbaru Batalkan Pidana Mati Heriyanto


Selasa, 16 Januari 2018 15:27
Bupati Inhil Harapkan Kontribusi IKA UR Bantu Pembangunan sampai ke Desa-desa

Selasa, 16 Januari 2018 15:25
Ketua Umum IKA UR Lantik Pengurus Kecamatan Keritang

Selasa, 16 Januari 2018 15:22
Sentral Yamaha Pekanbaru Bukukan Pemesanan 5 Unit Yamaha Tricity 155cc

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 September 2017 18:57
Meminimalisir Perambahan,
KPHP Model Minas-Tahura Lakukan Patroli Rutin


Guna meminimalisir perambahan, KPHP Model Minas-Tahura terus lakukan patroli rutin di kawasan hutan konservasi Tahura Sultan Syarif Hasyim. Kawasan itu sendiri terbentang di 3 kabupaten dan kota di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Personil Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Minas Tahura Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau melakukan patroli rutin di areal konservasi model Minas-Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Syarif Hasyim (SSH).

"Patroli rutin ini nantinya lebih sering kita lakukan. Kini kita sedang menginventarisir lahan lahan perkebunan yang masuk ke dalam kawasan hutan konversi Tahura,'' kata Zailani, SP, MMA, Kepala KPHP Model Minas-Tahura dalam perbincangan dengan riauterkinicom, Rabu (13/9/17) sore.

Ditambahkannya, patroli rutin terakhir dilakukan Kamis (7/9/17) lalu. Tujuannya di samping untuk untuk meminimalisir aktivitas perambahan hutan di kawasan Tahura SSH tadi, juga mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam operasi rutin itu pihaknya terpaksa membongkar pondok, gubuk atau barak yang masuk dalam areal kawasan Tahura SSH. Ada beberapa pemilik pondok yang protes, karena bangunan yang terbuat dari papan itu akan dibongkar. Namun setelah diberitahukan bahwa gubuk dan lahan yang mereka garap masuk dalam kawasan konservasi model Minas-Tahura, mereka pun memakluminya.

Zailani menambahkan, kondisi Tahura SSH sendiri sudah "babak belur" digarap orang orang yang tidak bertanggungjawab. Dari 6.172 haktare (ha) luas areal yang diperutukkan untuk kawasan konservasi Tahura yang terbentang di 3 kabupaten/kota di Riau, yakni Kota Pekanbaru, Kampar dan Siak. Penunjukkan Tahura SSH menjadi kawasan konservasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999.

"Dari luasan tadi, seluas 1.000 hektare dijadikan kawasan hutan wisata. Namun ironisnya, kini diperkirakan 2.000 haktare sudah dirambah dan dialihfungsikan oleh pihak pihak tak bertanggungjawab menjadi perkebunan kelapa sawit,'' ungkapnya.

KPHP Model Minas Tahura memiliki komitmen dan tanggungjawab untuk mengambilan areal lindung itu sebagai kawasan hutan konservasi. Meski nantinya dalam penertiban akan terjadi konflik konflik di lapangan.***(son)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- LAMR Rohul Tetapkan Nama LAM Mulai Tingkat Kabupaten sampai Desa
- Dikeluhkan Petani, Kadistan Pelalawan Jelaskan Bantuan 50 Ton Bibit Padi 2017
- Tinjau Penimbunan Jalan, Gubri Senang Kelak Pekanbaru-Perawang Cukup 30 Menit
- Resmi Pimpin Diskop.dan UMKM, Haris Komit Majukan Ekonomi Kerakyatan di Pekanbaru
- Pemko Pekanbaru Dukung Rencana Pembangunan Dua Fly Over di Jalan Soeta
- Pelantikan Pengurus PKDP Kepulau Meranti Dihadiri Tiga Kepala Daerah
- Lantik 542 Pejabat, Gubri Sebut Mutasi untuk Pengembangan Karir
- Gubri Lantik 542 Pejabat Eselon III dan IV
- Resmikan Puskesmas Megah, Masyarakat Rohil Ucapkan Terima Kasih Pada Gubri
- Jelang Pelantikan Eselon III dan IV,
Ratusan Pejabat Disuguhi Pemutaran Video Even Pariwisata

- Lanud Rsn Buka Penerimaan Tamtama TNI AU
- Gugat Cerai 2017, Jumlah Jomblo Pekanbaru Bertambah 1.921 Janda
- Terlama 17 Tahun, 84.327 Warga Riau Masuk Daftar Tunggu Haji
- Meylli Marlina, Manager Muda di PT RAPP,
Selalu Berikan Nilai Lebih untuk Pekerjaan

- 3 hari Hilang di Kebun Karet, Warga Meranti Ditemukan Selamat
- PCR Gelar Seminar Pendidikan Bagi Guru BK se-Provinsi Riau
- Diam tapi Menenggelamkan, Trik Jitu Kasatpol PP Pekanbaru Tegakkan Perda
- Dispora Pekanbaru Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Lingga
- Gubri Hadiri Penobatan Datuok Bijoanso dan Ninik Mamak Pasukan Piliang di Kenegerian Tambang
- Posisi Kepala BBKSDA Riau Disertijabkan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.196.135.90
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com