Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Nopember 2017 21:54
Salak Pusaka, Penemuan Tanaman Unggul Warga Rohul

Selasa, 21 Nopember 2017 21:36
Kapolres Inhil Pesankan HMCI Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

Selasa, 21 Nopember 2017 20:10
Peta Politik Pilkada Bisa Berubah,
Wasekjen Golkar Sebut 8 DPD I Golkar Usulkan Munaslub


Selasa, 21 Nopember 2017 20:03
Layani Masyarakat Pelosok, Bengkaiis Harus Miliki Mobil Samsat Keliling

Selasa, 21 Nopember 2017 18:30
Pemko Segera Lakukan Lelang Jabatan Bulan Ini

Selasa, 21 Nopember 2017 18:26
HUT PGRI ke-72, Gubernur Riau Minta Guru tak Terlibat Politik

Selasa, 21 Nopember 2017 18:05
Napi WN Malaysia Kabur, Diduga Ada Kesalahan Prosedur Petugas Lapas Bengkalis

Selasa, 21 Nopember 2017 16:58
Hindari Penyalahgunaan Narkoba, 43 Staf PN Bengkalis di Tes Urine Mendadak

Selasa, 21 Nopember 2017 16:45
Mitra Bina Antusias Ikuti Pelatihan Service Excellent oleh PT RAPP

Selasa, 21 Nopember 2017 16:13
Terkait Sengketa Lahan PT RPI,
Komisi II DPRD Pelalawan Hearing dengan Warga Desa Air Hitam


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Rabu, 13 September 2017 18:57
Meminimalisir Perambahan,
KPHP Model Minas-Tahura Lakukan Patroli Rutin


Guna meminimalisir perambahan, KPHP Model Minas-Tahura terus lakukan patroli rutin di kawasan hutan konservasi Tahura Sultan Syarif Hasyim. Kawasan itu sendiri terbentang di 3 kabupaten dan kota di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Personil Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Model Minas Tahura Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Riau melakukan patroli rutin di areal konservasi model Minas-Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Syarif Hasyim (SSH).

"Patroli rutin ini nantinya lebih sering kita lakukan. Kini kita sedang menginventarisir lahan lahan perkebunan yang masuk ke dalam kawasan hutan konversi Tahura,'' kata Zailani, SP, MMA, Kepala KPHP Model Minas-Tahura dalam perbincangan dengan riauterkinicom, Rabu (13/9/17) sore.

Ditambahkannya, patroli rutin terakhir dilakukan Kamis (7/9/17) lalu. Tujuannya di samping untuk untuk meminimalisir aktivitas perambahan hutan di kawasan Tahura SSH tadi, juga mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam operasi rutin itu pihaknya terpaksa membongkar pondok, gubuk atau barak yang masuk dalam areal kawasan Tahura SSH. Ada beberapa pemilik pondok yang protes, karena bangunan yang terbuat dari papan itu akan dibongkar. Namun setelah diberitahukan bahwa gubuk dan lahan yang mereka garap masuk dalam kawasan konservasi model Minas-Tahura, mereka pun memakluminya.

Zailani menambahkan, kondisi Tahura SSH sendiri sudah "babak belur" digarap orang orang yang tidak bertanggungjawab. Dari 6.172 haktare (ha) luas areal yang diperutukkan untuk kawasan konservasi Tahura yang terbentang di 3 kabupaten/kota di Riau, yakni Kota Pekanbaru, Kampar dan Siak. Penunjukkan Tahura SSH menjadi kawasan konservasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor 348/Kpts-II/1999 tanggal 26 Mei 1999.

"Dari luasan tadi, seluas 1.000 hektare dijadikan kawasan hutan wisata. Namun ironisnya, kini diperkirakan 2.000 haktare sudah dirambah dan dialihfungsikan oleh pihak pihak tak bertanggungjawab menjadi perkebunan kelapa sawit,'' ungkapnya.

KPHP Model Minas Tahura memiliki komitmen dan tanggungjawab untuk mengambilan areal lindung itu sebagai kawasan hutan konservasi. Meski nantinya dalam penertiban akan terjadi konflik konflik di lapangan.***(son)



Berita Sosial lainnya..........
- Salak Pusaka, Penemuan Tanaman Unggul Warga Rohul
- Kapolres Inhil Pesankan HMCI Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya
- Layani Masyarakat Pelosok, Bengkaiis Harus Miliki Mobil Samsat Keliling
- Pemko Segera Lakukan Lelang Jabatan Bulan Ini
- HUT PGRI ke-72, Gubernur Riau Minta Guru tak Terlibat Politik
- Rumdis Kepala Seksi Pidum Kejari Bengkalis Diteror Ayam Hitam Bertabur Kembang
- Disbud Riau Taja Sosialisasi Tunjuk Ajar Melayu Gelombang Dua
- Ribuan Travel Ilegal Menjamur di Pekanbaru
- Sukses Kembangkan PAUD, Bupati Inhil Terima Penghargaan Tingkat Nasional
- Bupati dan Forkopimda Kampar Tuntaskan Sengketa Ciliandra-Masyarakat
- Kadis Kebudayaan Sebut Batik Riau Sudah Ada Sejak Abad ke 18
- Sebulan Buron, Seorang Maling Motor di Pekanbaru Akhirnya Terciduk
- Ratusan Warga Desa Sako, Kuansing Teken Tidak Percaya Kineja Kades
- Kafilah Pelalawan Bidik Posisi Lima Besar di MTQ Riau 2017
- Pelatihan Wartawan Daerah Bank Indonesia 2017,
BI : Peran Penting Media dalam Komunikasi Bank Indonesia

- Isi Tiga Jabatan Kosong, Gubri Bersiap Mutasi Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV
- Pelalawan Kerahkan 500 Peserta Untuk Pawai Ta'aruf MTQ Riau di Dumai
- Tolong Korban Kecelakaan Tunggal, Anggota DPRD Riau Rela Berlumur Darah
- MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat
- Kapolres Kampar Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.166.188.64
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com