Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 22 Oktober 2017 17:26
Fikri Wahyudi Hamdani Pimpin Ketua IKA SMA Negeri 10 Pekanbaru

Ahad, 22 Oktober 2017 17:11
Sukses Konsolidasi, Keanggotaan dan Program, MPC PP Bengkalis Juara III Riau

Ahad, 22 Oktober 2017 17:03
Peserta Seminar Edukasi Uang Digital Bitconnect Coin Membludak

Ahad, 22 Oktober 2017 16:15
Hari Santri Nasional,
Bank Indonesia Gelar Sarasehan Pesantren se-Riau


Ahad, 22 Oktober 2017 15:28
Ulama Asal Bengkalis,
Nama Tuan Guru Ahmad Diabadikan sebagai Nama Perpustakaan


Ahad, 22 Oktober 2017 15:22
Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB

Ahad, 22 Oktober 2017 14:20
Meja Belajar dan Plafon Rusak, SDN 056 Bengkalis Harus Segera Diperbaiki

Ahad, 22 Oktober 2017 10:11
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan 35 Hektar di Rangsang, Meranti

Ahad, 22 Oktober 2017 10:07
Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional

Sabtu, 21 Oktober 2017 22:47
Ratusan Guru di Bengkalis Siap-siap Dimutasi

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 5 Oktober 2017 16:32
Ditemukan Warga Kuansing Alami Gizi Buruk

Nasib malang diderita bocah asal Desa Teberau Panjang, Kuansing. Ia harus dirawat intensif karena gizi buruk yang menimpanya selama lebih satu tahun.

Riauterkini-TELUK KUANTAN- Pemerintahan Kabupaten Kuansing melalui dinas terkait diminta eksis memperhatikan kesehatan masyarakatnya. Dizaman serba maju sekarang ini masih ada anggota masyarakat yang mendserita gizi buruk.

Alfiansyah bocah berumur dua tahun asal Desa Teberau Panjang, Kecamatan Gunung Toar ( Guntor ) sungguh bernasib malang. Sejak berumur enam bulan putra pasangan Ipur dan Sulastri mengalami gizi buruk.

Setelah menderita gizi buruk selama 1,5 tahun, baru sekarang bocah ini dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan. "Sekarang sudah dirawat di rumah sakit,' ujar Kabid Kesmas, Dr Irfan kepada wartawan, Kamis (5/10/17) siang melalui telepon.

Sementara itu kepala UPTD Kesehatan Guntor, dr Weni Safitri, juga mengakui adanya kasus gizi buruk ini. Menurut Weni, kondisi gizi buruk yang dialami oleh Primadiansyah sudah terjadi sejak bocah malang ini berumur enam bulan.

" Jadi sudah setengah tahun, Alfiansyah mengalami kondisi gizi buruk," tukasnya.

Mengenai upaya penanganan katanya, UPTD mengirimkan staf ke rumah orang tua Alfiansyah untuk melakukan pengobatan dan pemulihan dengan memberikan asupan gizi dan vitamin.

Sementara itu, Kades Teberau Panjang, Hendri mengharpakan, pihak keluarga membawa Alfiansyah untuk berobat dan melalukan pemulihan.

Kondisi Alfiansyah sendiri kata Hendri layaknya seorang bocah penderita gizi buruk. Badannya lemah, mata sayu dan kurus.

" Kita minta segera ditangani agar kesehatan Alfiansyah kembali pulih," harapnya.

Lahir Didalam Mobil.

Bayi malang ini diketahui lahir didalam mobil. Sewaktu dalam perjalanan menuju rumah persalinan. Belum sampai ditempat persalinan, tiba tiba ibu Alfiansyah melahirkan.

"Alfiansyah lahir didalam mobil Avanza," cerita Kades Hendri.***(dri)



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- Fikri Wahyudi Hamdani Pimpin Ketua IKA SMA Negeri 10 Pekanbaru
- Sukses Konsolidasi, Keanggotaan dan Program, MPC PP Bengkalis Juara III Riau
- Disdalduk KB Pekanbaru Fokus Bina 12 Kampung KB
- Sekdaprov Lepas Kontingen Kwarda Riau ke Lomba Nasional
- RAPP Bantu Perbaiki Jalan Rusak di Teluk Meranti
- 5 Bulan Tak Terima Gaji, Honorer di Duri Mulai Galau
- Liga Dangdut Indonesia, 5 Remaja Riau Berlaga di Kancah Nasional


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.224.203.224
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com