Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:45
Orasi Ilmiah, Wisuda Angkatan Kedua STAILe Pekanbaru akan Diisi Menteri Hanif Dhakhiri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 21:32
Firdaus-Rusli Janjikan Pekanbaru, Kampar, Pelalawan dan Siak Sama Maju

Sabtu, 24 Pebruari 2018 20:55
Dugaan Anak Bunuh Ayahnya di Siak,
Hasil Autopsi Korban Meninggal Karena Sakit Komplikasi


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:59
Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno


Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 6 Oktober 2017 13:46
Ditemukan Bayi Menederita Gizi Buruk,
Dewan Sayangkan Lambatnya Perhatian Pemkab Kuansing


Anggota DPRD Kuansing nilai Pemkab kurang tanggap dengan kesehaatan masyarakat. Setelah diberitakan, bocah penderita gizi buruk di Gunung Toar baru mendapat penanganan.

Riauterkini- TELUK KUANTAN- Hampir semua media cetak dan online beramai ramai memberitakan atas adanya temuan kasus penderita gizi buruk di Desa Teberau Panjang, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuansing, Kamis (5/10/17) kemarin.

Atas pemberitaan itu, penderita gizi buruk, Alfiansyah (1,5) langsung ditanggapi pihak terkait. Alfiansyah langsung dirujuk ke RSUD Teluk Kuantan untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Atas lambannya tindakan yang dilakukan pemerintah, Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Andi Cahyadi mengecam. Kata Aheng sapaan akrabnya menyebutkan, mengenai kesehatan masyarakat pemerintah tidak boleh lalai.

"Pemerintah seharusnya cepat tanggap, jangan setelah diberitakan media baru bergerak", tegas Aheng.

Aheng juga menyayangkan, kurangnya kontrol pemerintahan terhadap kesehatan masyarakat. Mestinya kata aheng, hal seperti ini bisa dicegah terlebih dahulu.

"Pemerintah harus melakukan pencegahan agar kasus seperti ini tidak terulang lagi," ungkap Aheng kepada wartawan.

Dia mengharapkan, kasus gizi buruk yang menimpa Alfiansyah ini merupakan yang pertama dan terakhir di Kuansing.

Alfiansyah merupakan putra dari Pasangan Ipur dan Sulastri. Bocah yang lahir didalam mobil Avanza saat hendak menuju rumah persalinan ini sudah diketahui menderita gizi buruk sejak masih berumur 6 bulan.

Setelah menderita gizi buruk selama 1,5 tahun, baru sekarang bocah ini dirawat intensif di RSUD Teluk Kuantan. "Sekarang sudah dirawat di rumah sakit,' ujar Kabid Kesmas, Dr Irfan kepada wartawan, Kamis (5/10/17) siang melalui telepon.

Ha ini juga diperkuat oleh keterangan Kepala UPTD Kesehatan Guntor, dr Weni Safitri, juga mengakui adanya kasus gizi buruk ini. Menurut Weni, kondisi gizi buruk yang dialami oleh Primadiansyah sudah terjadi sejak bocah malang ini berumur enam bulan.

" Jadi sudah setengah tahun, Alfiansyah mengalami kondisi gizi buruk," tukasnya.***(dri)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Keunikan Kampung Wisata Koto Ranah,
Mulai Puncak Suligi 900 MDPL Hingga Naskah Kuno

- Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR
- Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM
- HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu
- Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan
- YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar
- Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok
- Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar
- Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah

-
- Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat
- DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit
- Diminta Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik
- Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat

- Kantongin Izin IUMK, IZI Cabang Riau Taja Pelatihan Budidaya Ikan di Tenayan
- Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap
- Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli
- Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah
- BEM se Indonesia demo di DPRD Riau,
Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Pekanbaru Dialihkan ke Mekar Sari

- TNI-Polri dan Warga Rambah Hilir Bersihkan Pemakaman Raja-raja Rambah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 50.19.34.255
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com