Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Juni 2018 13:42
Hari Tenang, Tim Gabungan di Bengkalis Bongkar Puluhan APK Pilgubri

Ahad, 24 Juni 2018 10:23
Pasang Tenda untuk Halal bi Halal, 4 Warga Dumai Kesetrum Listrik

Ahad, 24 Juni 2018 06:37
Masuk Masa Tenang, KPU Bersihkan Alat Peraga Peserta Pilgubri

Ahad, 24 Juni 2018 06:34
Warung Pengawasan Bentuk Sosialisasi dan Edukasi untuk Masyarakat

Sabtu, 23 Juni 2018 21:58
Lagu Lancang Kuning Berlayar Malam Gambarkan Kegigihan Andi Rachman Memimpin Riau

Sabtu, 23 Juni 2018 20:03
Diduga Sakit,
Pria Stres di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas dalam Pos Sekuriti


Sabtu, 23 Juni 2018 19:52
Dihadiri Seribuan Massa, Firli Gelar Kampanye Terbuka Terakhir di Duri

Sabtu, 23 Juni 2018 16:48
Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar

Sabtu, 23 Juni 2018 16:36
Meski Merasa Dicurangi, Syamsuar Tetap Tenang di Debat Kandidat II Pilgubri 2018

Sabtu, 23 Juni 2018 16:27
Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Oktober 2017 19:10
MKA LAM Pekanbaru Sebut Musdalub I Besok Tidak Sesuai AD/ART

Musdalub I LAM Kota Pekanbaru yang dijadwalkan Kamis besok dinilai ilegal. Pasalnya, musyawarah yang diadakan oleh tingkat provinsi bertentangan dengan AD/ART.

Riauterkini-PEKANBARU- Pelaksanaan Musdalub I LAM Kota Pekanbaru yang dilaksanakan oleh LAM Riau di Gedung LAM Riau untuk memilih pengurus baru LAM Kota Pekanbaru, Kamis besok dianggap sebagai sebuah hal yang ilegal atau tidak sesuai AD/ART LAM.

"Dalam AD/ART LAM, setiap persoalan diselesaikan oleh LAM bersangkutan. Misalnya, LAM Kota diselesaikan oleh kota, bukan provinsi, apalagi LAM kabupaten/kota punya hak otonom, mengurus dan mengatur rumah tangganya masing-masing," kata DR H Nurhasyim, SH, MH, Ketua Umum MKA LAM Kota Pekanbaru dalam Jumpa Pers, Rabu (11/10/17).

Ia pun mengkritisi sikap LAM Riau yang melaksanakan rapat pleno menunjuk Yose Saputra sebagai Plt Ketua DPH LAM Kota Pekanbaru, beberapa bulan yang lalu. Menurutnya, rapat pleno tersebut juga tidak sesuai AD/ART LAM.

"Dalam Pasal 9 AD/ART menjelaskan, dalam hal mencari pengganti antar waktu kepengurusan, maka akan dilakukan rapat pleno lengkap, yang terdiri dari pengurus, MKA. Dalam hal rapat pleno provinsi itu, kami sama sekali tidak dilibatkan atau diundang," ungkapnya.

Lebih lanjut ia bersama dengan pengurus LAM Kota Pekanbaru yang lain tidak akan hadir dalam Musdalub I. Baginya, ia dengan yang lain tetap berpedoman kepada AD/ART LAM yang disahkan dalam Mubes LAM, beberapa waktu yang lalu.

"Kalau mereka melakukan apapun, kami tidak akan ikut termasuk Musdalub, itu di luar kewenangan kami, silahkan mereka melakukan apapun, kami tidak akan ikut," jelasnya.

Hal senada juga dikatakan Syahrizal, Sekretaris Umum MKA LAM Kota Pekanbaru. Dalam hal mengisi kekosongan kepengurusan, semestinya LAM Riau berkoordinasi dengan MKA LAM Kota Pekanbaru.

"Surat pengunduran diri Pak Destrayani Bibra dan Afrizal Usman selaku Ketua Umum DPH dan Sekretaris Umum DPH baru kami terima 27 September lalu. Mereka mengundurkan diri karena rangkap jabatan, juga menjadi pengurus LAM provinsi," terangnya.

Untuk selanjutnya, pihaknya tetap akan memproses surat pengunduran diri tersebut sekaligus akan melaksanakan rapat pleno lengkap memilih pengganti antar waktu yang ditinggalkan oleh Destrayani Bibra dan Afrizal Usman.

"Jika memungkinkan akan dilakukan pemilihan defenitif, kita lihatlah nanti seperti apa perkembangannya. Yang jelas, rapat pleno lengkap akan kita lakukan, karena kita berjalan sesuai dengan AD/ART LAM," tegasnya.

Ia pun tidak akan khawatir jika nantinya terjadi dualisme kepemimpinan di LAM Kota Pekanbaru. Ia tetap yakin jika apa yang dilakukannya, sudah berdasarkan kepada aturan yang ada.

Sementara itu, Hj Nuraini, salah seorang Wakil Ketua DPH LAM Kota Pekanbaru sangat menyayangkan dengan adanya Musdalub I tersebut. Anggota DPRD Riau ini menegaskan tidak akan hadir dalam Musdalub I yang dimaksud.

"Saya memang dapat undangan, tapi undangan tersebut bukan atas nama saya sebagai pengurus LAM kota, tapi sebagai anggota dewan Dapil Kota Pekanbaru," ujar politisi Golkar ini.

Sikap yang sama juga disampaikan Yusfar, Ketua Ikatan Putra Pekanbaru. Menurutnya, persolan ini mesti diselesaikan segera, apalagi ini baru pertama kali yang ada di LAM Kota Pekanbaru.

"Ada baiknya persolan ini diselesaikan dengan duduk satu meja. Kami memang tidak masuk struktur LAM, tapi kami punya hak suara dalam menentukan pengurus LAM," terangnya.

Hadir dalam Jumpa Pers tersebut, Okto Arianto, Wakil Sekretaris I DPH LAM Kota Pekanbaru, Epan, Ketua Bidang Organisasi DPH LAM Kota Pekanbaru. ***(ary)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar
- Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
- Puluhan Ribu Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Wardan-SU di Kotabaru
- Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia
- TNI Peduli, Dandim 0303/Bengkalis Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
- DP3A Kota Pekanbaru Siap Launching e-cikpuan
- Kualitas Gambar dan Suara Buruk, Siaran Langsung Debat Peserta Pilgubri Mengecewakan
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

- Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
- Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
- Wow, Direktur RSUD Mandau Dapat Tiga Mobil Dinas
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com