Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Desember 2017 10:38
Megawati Umumkan PDIP Usung Andi-Suyatno di Pilgubri 2018

Ahad, 17 Desember 2017 10:04
Dibujuk Beli Baju, Seorang Bocah Diculik Bekas Ayah Tirinya

Sabtu, 16 Desember 2017 22:10
Sempat Jadi DPO, Seorang Jambret di Duri Dibekuk Polisi

Sabtu, 16 Desember 2017 18:11
Wabup Kuansing Hadiri Rakornas Tiga Pilar PDIP di Tangerang

Sabtu, 16 Desember 2017 16:52
Lantik Pimpinan Muslimat NU Gaung,
Ketua PC Muslimat NU Inhil Serahkan Buku POAM NU


Sabtu, 16 Desember 2017 14:59
Terlantar Bertahun, Ambulance 'Berhantu' di Duri Akhirnya Dievakuasi

Sabtu, 16 Desember 2017 13:58
Dukung Airlangga, Riau Kirim Lima Utusan ke Rapimnas dan Munaslub Golkar

Sabtu, 16 Desember 2017 11:30
Warga Desa Teluk Merbau, Inhil Dihebohkan Penemuan Bayi Perempuan yang Sudah Membusuk

Sabtu, 16 Desember 2017 10:51
Diskominfo Inhil Kunjungi Dewan Pers

Sabtu, 16 Desember 2017 10:11
Konsleting Listrik, Rumah Seorang Wartawan di Pekanbaru Terbakar

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 12 Oktober 2017 09:46
Komisi II DPRD Inhil Minta Pemkab Inhil Tindak tegas Perusahaan Bermasalah

Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Inhil terbukti bermasalah dalam berbagai aspek, karena itu wakil rakyat minta Pemkab mengambil langkah tegas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Inhil merasa sangat geram dengan perusahaan-perusahaan pembuat masalah di Negeri Seribu Parit ini, seakan tidak ada habisnya, permasalahan selalu datang namun tak kunjung ada solusinya.

Seperti yang ditegaskan Anggota Komisi II DPRD Inhil, Fadli Sofyan, bahwasanya, bukan sekali duakali masyarakat melapor ke DPRD Inhil terkait kerusakan kebun hingga pencaplokan tanah milik petani, namun demikian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil tidak pernah mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang sudah terbukti menyusahkan petani.

''Kita merasa Pemkab Inhil tidak punya harga diri dengan perusahaan besar, bahasa kasarnya kita ini dijajah oleh perusahaan,'' ujar Fadli saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Kecamatan Tanah Merah yang melaporkan kerusakan kebun, baru-baru ini.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menceritakan, bahkan dirinya saat masih berada di Komisi I, pernah mendatangi salah satu perusahaan bersama seluruh unsur terkait untuk menutup perusahaan itu, namun tak menghasilkan apa-apa.

''Perusahaan itu, apapun yang kita lakukan, walaupun kita gembar gembor agar ditutup, mereka tak takut, malah ketawa-ketawa, karena sampai saat ini tidak ada tindakan tegas dari pemerintah,'' lanjutnya.

Seperti yang terjadi di Desa Rambaian, dikatakan Fadli sebanyak 7.000 pokok kelapa petani rusak akibat ulah perusahaan, tapi hingga kini tak ada kelanjutannya.

''Sekarang masyarakat di sana sudah banyak yang pindah, karena kebun kelapa tidak menghasilkan lagi, kalau memang terbukti adanya hama kumbang itu dari aktivita replantin perusahaan, ya Pemkab harus cabut izin perusahaan itu,'' tegasnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat yang saat ini kebunnya rusak akibat ulah perusahaan agar bersabar.

''Pesan saya jangan anarkis, jangan sampai ada Pungkat kedua, kejadian di Pungkat kemarin masyarakat anarkis karena sudah tidak tahan dengan perusahaan di daerah mereka yang hanya membawa mudarat, tapi bapak-bapak di sini kita minta jangan sampai anarkis,'' ujarnya berpesan kepada para petani yang hadir hari itu.

Untuk diketahui, kedatangan para petani dari Sungai Nyiur dan Tanjung Baru ke DPRD sendiri, mengadukan perihal rusaknya kebun kelapa mereka akibat serangan hama kumbang yang diduga berasal dari PT KKK, serta pencaplokan tanah mereka yang juga diduga dilakukan perusahaan tersebut.***(adv/dprd/mar).



Berita Sosial lainnya..........
- Terlantar Bertahun, Ambulance 'Berhantu' di Duri Akhirnya Dievakuasi
- Kades Sudah tidak Beraktivitas,
Plt Bupati Rohul Janji Selesaikan Sengketa Lima Desa

- Gubri dan Kasad Hadiri Puncak Peringatan HJK TNI AD ke-72
- Ahad, Ayo Makan Ikan di Lapangan Tugu Bengkalis
- BC Bengkalis Naik Tingkat dari Pratama ke Madya
- Idana, Penyandang Disabilitas Asal Rohul Terima Kaki Palsu di Hari Juang Kartika
- Innalillahi Wainnalillahi Rojiun, Ayah Bupati Rohul Suparman Wafat
- Dugaan Korupsi Dermaga Sungai Tohor Barat,
Mangkir, Kejari Bakal Ajukan Surat Pencekalan Mantan Kadishub Meranti

- Jadi 'Sarang Hantu', Dewan Datangi Ambulan Tua Milik Pemkab Bengkalis di Duri
- Waka DPRD Dumai Masih Komit Bangun Lingkungan Dapilnya
- Upaya Meningkatkan PAD, Bapenda Rohul Mutakhirkan NJOP
- Berkunjung ke RAPP, Duta Besar Kanada Borong Kerajinan Tenun dan Batik Riau
- BPBP Siapkan Rp 400 Miliar untuk Replanting Sawit
- Sambut Hari Ibu, IWARA RAPP Adakan Seminar KDRT
- Evaluasi Akreditasi, Dirjen Badilum MA RI Tinjau PN Bengkalis
- Wakil Bupati Kuansing 'Sentil' Dinas Pertanian dan Pariwisata
- Percepatan Menuju Smart City Madani,
Walikota Pekanbaru Evaluasi Seluruh OPD

- Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf

- Beri Pengobatan Gratis,
Wabup Meranti dan Tim Dokter Spesialis Sambangi Rumah Pasien

- Batal Tampil di Kuansing,
Gubri Undang Penari SMPN 4 Kuantan Mudik ke Pekanbaru Isi Acara Malam Tahun Baru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.145.51.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com