Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 26 September 2018 21:15
Polsek Kuantan Hilir, Kuansing Dikepung Masa, Terkait Pembuhunan Anak Mantan Camat

Rabu, 26 September 2018 20:30
Anak Mantan Camat Pangean, Kuansing Tewas Menggenaskan

Rabu, 26 September 2018 19:21
Dugaan Tindak Pidana Korupsi DPRD Rohil, Polda Riau Periksa 43 Saksi

Rabu, 26 September 2018 19:16
23 ASN Pemprov Terlibat Korupsi Segera Diberhentikan

Rabu, 26 September 2018 18:47
Penipuan Online Marak Terjadi, Polda Riau Imbau Masyarakat Lebih Jeli

Rabu, 26 September 2018 18:14
Anak Mantan Camat Pangean, Kuansing Ditemukan Meninggal

Rabu, 26 September 2018 17:50
Pergi dari Kemarin, Anak Mantan Camat Pangean, Kuansing Belum Kembali

Rabu, 26 September 2018 17:41
HUT Ke-73 TNI Dgelar Pawai Bendera

Rabu, 26 September 2018 17:19
Walikota Pekanbaru Launching Bank Sampah di Kelurahan Labuh Baru

Rabu, 26 September 2018 16:57
Iming-imingi Uang Rp2 Ribu, Kakek Pedofil di Pekanbaru Ini Cabuli 8 Bocah Perempuan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Oktober 2017 09:46
Komisi II DPRD Inhil Minta Pemkab Inhil Tindak tegas Perusahaan Bermasalah

Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Inhil terbukti bermasalah dalam berbagai aspek, karena itu wakil rakyat minta Pemkab mengambil langkah tegas.

Riauterkini-TEMBILAHAN-Dewan Inhil merasa sangat geram dengan perusahaan-perusahaan pembuat masalah di Negeri Seribu Parit ini, seakan tidak ada habisnya, permasalahan selalu datang namun tak kunjung ada solusinya.

Seperti yang ditegaskan Anggota Komisi II DPRD Inhil, Fadli Sofyan, bahwasanya, bukan sekali duakali masyarakat melapor ke DPRD Inhil terkait kerusakan kebun hingga pencaplokan tanah milik petani, namun demikian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil tidak pernah mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang sudah terbukti menyusahkan petani.

''Kita merasa Pemkab Inhil tidak punya harga diri dengan perusahaan besar, bahasa kasarnya kita ini dijajah oleh perusahaan,'' ujar Fadli saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Kecamatan Tanah Merah yang melaporkan kerusakan kebun, baru-baru ini.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menceritakan, bahkan dirinya saat masih berada di Komisi I, pernah mendatangi salah satu perusahaan bersama seluruh unsur terkait untuk menutup perusahaan itu, namun tak menghasilkan apa-apa.

''Perusahaan itu, apapun yang kita lakukan, walaupun kita gembar gembor agar ditutup, mereka tak takut, malah ketawa-ketawa, karena sampai saat ini tidak ada tindakan tegas dari pemerintah,'' lanjutnya.

Seperti yang terjadi di Desa Rambaian, dikatakan Fadli sebanyak 7.000 pokok kelapa petani rusak akibat ulah perusahaan, tapi hingga kini tak ada kelanjutannya.

''Sekarang masyarakat di sana sudah banyak yang pindah, karena kebun kelapa tidak menghasilkan lagi, kalau memang terbukti adanya hama kumbang itu dari aktivita replantin perusahaan, ya Pemkab harus cabut izin perusahaan itu,'' tegasnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat yang saat ini kebunnya rusak akibat ulah perusahaan agar bersabar.

''Pesan saya jangan anarkis, jangan sampai ada Pungkat kedua, kejadian di Pungkat kemarin masyarakat anarkis karena sudah tidak tahan dengan perusahaan di daerah mereka yang hanya membawa mudarat, tapi bapak-bapak di sini kita minta jangan sampai anarkis,'' ujarnya berpesan kepada para petani yang hadir hari itu.

Untuk diketahui, kedatangan para petani dari Sungai Nyiur dan Tanjung Baru ke DPRD sendiri, mengadukan perihal rusaknya kebun kelapa mereka akibat serangan hama kumbang yang diduga berasal dari PT KKK, serta pencaplokan tanah mereka yang juga diduga dilakukan perusahaan tersebut.***(adv/dprd/mar).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Anak Mantan Camat Pangean, Kuansing Tewas Menggenaskan
- 23 ASN Pemprov Terlibat Korupsi Segera Diberhentikan
- Pergi dari Kemarin, Anak Mantan Camat Pangean, Kuansing Belum Kembali
- HUT Ke-73 TNI Dgelar Pawai Bendera
- Ketua DPRD Rohul Minta Para Peminat Tes CPNS 2018 Giat Belajar
- Kajati: Jaksa Agung Dua Kali Tanya Soal Ganti Lahan Tol
- Ini Empat Program Dispora Pekanbaru Majukan Pemuda dan Olahraga
- Dispora Pekanbaru Komit Wujudkan Kota Layak Pemuda
- Buka Pelatihan TPID, Kadis PMD Kampar Minta Penggunaan Dana Desa Bermanfaat bagi Masyarakat
- Meski Satu Seksi, Plt Gubri Berharap Proyek Tuntas Semasa Kepmimpinannya
- Kadis DPM-PTSP Pekanbaru Pastikan: Pengurusan Izin IMB Lebih Mudah
- Malam Purna Tugas Gubri, Bupati Kuansing Berikan Kain Songket dan Miniatur Jalur
- Sejumalah Warga Pertanyakan Hasil Kebun Desa Kiab Jaya, Pelalawan
- Kicky Arityanto Jabat Kasi Intel Kejari Kuansing
- Smester Pertama 2018, Realisasi Investasi di Pekanbaru Tembus Rp 3,7 Triliun
- e-Ticketing Roro Air Putih-Sei Selari, Bengkalis Batal Diterapkan Tahun Ini
- Jambret di Pekanbaru Dihajar Massa Usai Rampas Gelang Seorang IRT
- RAPP Latih Manajemen Sekolah Fasilitator SD di Riau
- Bupati Kuansing Minta Pimpinan Instansi Terapkan Sistem SPIP
- Tuntut Penundaan CPNS, Massa FHK2I Demo di DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com