Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 24 Oktober 2017 14:33
Bapenda Pekanbaru Pasang Stiker Bagi WP Bandel

Selasa, 24 Oktober 2017 14:29
Lahan Kaplingan di Bengkalis Terbakar

Selasa, 24 Oktober 2017 14:25
Razia KTP di Purna MTQ, 66 Warga Terjaring Raiza

Selasa, 24 Oktober 2017 14:00
Inilah Hasil Pertemuan Serikat Pekerja PT RAPP dengan DPRD Pelalawan

Selasa, 24 Oktober 2017 13:55
Dibongkar Polisi,
5 Batang Tanaman Ganja Setinggi 2 Meter Tumbuh Subur di Pekanbaru


Selasa, 24 Oktober 2017 13:50
Tim Jihandak Brimob Geledah Rumah,
Terduga 4 Teroris Diamankan Densus 88 di Riau


Selasa, 24 Oktober 2017 13:45
Pencabulan Anak Marak, Ketua DPRD Rohul Imbau Ulama Ambil Peran

Selasa, 24 Oktober 2017 12:54
Kali Pertama, Waka DPRD Kuansing Alhamra Pimpin Paripurna

Selasa, 24 Oktober 2017 12:48
Terjerat Korupsi ADD, Mantan Kades Asal Rohil Jalani Sidang

Selasa, 24 Oktober 2017 12:44
Terduga Teroris Menurut Ketua RT,
Kerja Instalasi Listrik dan Sangat Bermasyarakat


loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 13 Oktober 2017 16:02
Haru, Dinsos Kirim Pasien Gangguan Jiwa ke RSJ Pekanbaru

Pasien gangguan jiwa yang sempat dipasung di Bengkalis, akhirnya diberangkatkan ke RSJ Tampan, Pekanbaru. Warga melepas dengan haru, karena di mata mereka, Kai pada dasarnya adalah orang baik.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis sesuai jadwal yang telah direncanakan akhirnya membawa Zulkaisar (37) warga Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Bengkalis ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan di Pekanbaru, Jum'at (13/10/17) sekitar pukul 10.30 WIB.

Zulkaisar yang akrab disapa Kai oleh warga setempat didampingi tim dari Dinsos Bengkalis, Babinsa C.F Sinambela dan aparat Desa Bantan Tua dengan menggunakan mobil.

Sebelum berangkat dan keluar dari rumah, Kai dilepas dari rantai yang membelenggunya di kaki, menuruti perintah Babinsa C.F Sinambela, Kai meminta dikenakan baju kaos loreng tentara dan celana kain donker.

Tampak tenang, Kai kemudian berjalan kaki sekitar 30 meter dari rumahnya dan dijemput oleh Tim Dinsos Bengkalis langsung masuk ke mobil yang sudah parkir di Gang Sahabat Jalan Lebai Wahid.

Puluhan meter menuju mobil yang akan membawa Kai, para tetangga yang menyaksikan sempat tak kuasa menahan haru proses ini berlangsung. Kai berperawakan cukup tinggi menyalami satu persatu warga yang turut menyaksikan dirinya akan ke Pekanbaru. Mata berlinang pecah, ketika Kai dan tetangga saling berpelukan.

"Dari kecil (Kai) baik dengan kami, pokoknya dia baik. Tak pernah mengganggu kami. Kasihan melihat dia seperti ini," ujar Sila tetangga Kai sambil mengusap air mata ketika ditemui wartawan.

Anizar, Makcik Kai juga mengaku prihatin dengan kondisi keponakannya ini. Terpaksa sempat dirantai karena khawatir mengamuk.

"Mungkin karena dia tidak mau tenang makanya mengamuk. Kalau mengamuk kadang kami yang menenangkannya," katanya.

Menurut kedua tetangga keluarga pasien ini, Kai dikenal rajin membantu orangtua sebelum menderita gangguan jiwa.***(Didik Purwanto)

Foto : Zulkaisar alias Kai (37) menuju mobil untuk menjalani perawatan dan pengobatan di Pekanbaru setelah hampir sebulan sempat dirantai karena mengamuk akibat gangguan jiwa, Jum'at (13/10/17).



loading...

Berita Sosial lainnya..........
- ASN Pemkab Bengkalis Sudah Sebulan Tak Begaji
- Polres dan Pemkab Pelalawan Teken MoU Penerimaan Anggota Polri
- Bupati Syamsuar Buka Bimtek Siak Smart City
- Dua Maling Habisi Nyawa Penjual Martabak di Dumai
- Polres dan Pemkab Bengkalis Teken MoU Penerimaan Anggota Polri Jalur Prestasi
- Demo Ribuan Karyawan PT RAPP, Bupati Pelalawan Minta tak ada PHK
- Pasca Dilantik, Pejabat Eselon II Pemkab Rohul Mulai Sertijab


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.236.48
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com