Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Juni 2018 22:49
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Tetap Unggulkan Program Satu Desa Rp1 Miliar

Jum’at, 22 Juni 2018 22:39
‎Apel Siaga Jelang Pilgubri 2018,
Ribuan Kader Demokrat Rohul Diajak Menangkan Firli


Jum’at, 22 Juni 2018 22:35
Debat Kandidat, Cagubri Nomor Urut Satu Keluhkan Kualitas Mikrofon Tak Jernih

Jum’at, 22 Juni 2018 22:27
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Kritisi Pengolahan Sagu Riau

Jum’at, 22 Juni 2018 21:57
‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau


Jum’at, 22 Juni 2018 21:52
Debat Kandidat, Syamsuar-Edy Nasution Punya Program Gratis Biaya Sekolah

Jum’at, 22 Juni 2018 21:21
Segmen Pertama, 
Paslon 3 Kembangkan Budaya Melayu Paslon 4 Dorong Pembangunan Semua Pihak


Jum’at, 22 Juni 2018 20:52
Dibuka Ketua KPU Riau, Debat Kandidat, Diharapkan Berjalan Santun

Jum’at, 22 Juni 2018 20:21
Debat Belum Dimulai, Perang Yel-yel Antar Pendukung Cagubri Sudah Ramai

Jum’at, 22 Juni 2018 19:35
Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 Oktober 2017 11:41
RSUD Arifin Achmad Bantah Abaikan Pasien Kanker Payudara asal Bengkalis

RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menepis tudingan mengabaikan pasien kanker payudara asal Bengkalis. Pasien tersebut sudah ditangani dan akan terus diupayakan penanganan medis terhadapnya.

Riauterkini - PEKANBARU - Direktur RSUD Arifin Achmad dr Nuzelly Husnedi menyatakan pihaknya selalu berikhtiar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pasien dengan baik tanpa pandang bulu.

Begitu pula dengan pasien Soinah, warga Bengkalis yang menderita kanker dan saat ini sedang mendapat perawatan jalan untuk penegakan diagnosis dan rencana pengobatannya.

Menurut Nuzelly, ia secara pribadi sudah beberapa kali ketemu dengan pasien ini sejak selesai biopsi. Terakhir, kemarin, Minggu, (15/10/2017) sebelum Zuhur, ia kembali bertemu langsung dengan pasien Soinah. Pada kesempatan tersebut hadir pula teman teman LSM yang membuat video curahan hati anak Soinah terkait penyakit yang dialami ibunya.

"Pada kesempatan ini saya ingin sampaikan mari kita berkoordinasi dan bersinergi secara konstruktif dengan mengutamakan kepentingan penyembuhan pasien sesuai kapasitas kita masing masing," ujarnya.

Pihak pihak yang ingin membantu kesembuhan pasien Soinah, lanjut Nuzelly bisa langsung berkomunikasi dengan pihak RSUD Arifin Achmad atau dirinya tentang apa dan bagaimana penanganan penyakit tersebut. Sehingga terhindar dari menyebarkan informasi yang bisa berpotensi mispersepsi di tengah masyarakat.

Menurut Nuzelly, pasien Soinah sedang menjalani serangkaian pemeriksaan termasuk konsultasi dan pemeriksaan beberapa dokter spesialis. Hari Senin, (16/10/2017) ini Soinah dikonsulkan atau diperiksa oleh dokter ahli jantung untuk selanjutnya direncanakan Kemoterapi.

Menurut info dari dokter penanggung jawab pelayanan pasien Soinah yaitu DR.Dr. Effif Syofra Tripiadi,SpB(K)Onk, Senin siang tadi pasien sudah selesai pemeriksaan dan sudah diberikan resep obat yang akan dipersiapkan untuk pelaksanaan kemoterapi. Selanjutnya segera dijadwalkan di ruang Rawat Bedah untuk kemoterapi.

Jika responnya baik baru dipersiapkan untuk operasi. Lebih lanjut dikatakan bahwa terhadap pasien yang terdiagnosa penyakit kanker, dokter merencanakan rangkaian pengobatan secara komprehensif sesuai jenis dan stadium penyakitnya. Misalnya perlu operasi, kemoterapi, radioterapi, paliatif terapi, psikoterapi, dan biasanya gabungan beberapa terapi tersebut.

Penegakan diagnosa penyakit kanker dan pemberian tindakan termasuk obat obatan kanker atau kemoterapi memang memerlukan pemeriksaan yang agak panjang dan lengkap. Hal ini terkait meminimalisir berbagai risiko penyakit tersebut.

Sebagai pengetahuan bersama, lanjut Nuzelly, pasien kanker umumnya dirawat inap karena akan menjalani operasi atau keadaan umumnya yang jelek (total care). Penderita kanker yang memerlukan Kemoterapi/Radioterapi, biasanya daya tahan tubuhnya jg menurun.

Pada keadaan umum pasien yang relatif masih baik maka diutamakan perawatannya di luar rumah sakit (rawat jalan). Hal ini antara lain untuk menghindari infeksi dari kuman kuman yang berasal dari rumah sakit yang umumnya lebih berbahaya.

Sebagai tambahan dapat diinformasikan bahwa saat ini Pelayanan Kanker Terpadu merupakan salah satu Layanan Unggulan dalam pengembangan RSUD Arifi Achmad sebagai rumah sakit pusat Rujukan Provinsi Riau.

"Kita sudah mempunyai berbagai sarana pendukung yang hampir lengkap. Dampaknya adalah akhir2 ini pasien kanker yg berobat di RSUD AA makin meningkat," ujarnya.

Di sisi lain jumlah dokter Konsultan yang masih terbatas maka muncul Bottle Neck Phenomena yg berakibat adanya antrian (mirip kejadian di RS Pusat Kanker Dharmais Jakarta). Hal ini yang perlu dikelola dengan baik dan berkesinambungan untuk mengurai agar pelayanan bisa berjalan optimal.

Pelayanan Kanker Terpadu yang baik itu tambah Nuzelly memerlukan dukungan masyarakat dan stakeholders yang dikenal dengan Komunitas Peduli Kanker. Komunitas ini yang biasanya penuh perhatian dan keikhlasan mencari solusi persoalan diluar medik seperti menjaga asupan gizi, penanganan masalah psikososial dan sebagainya. Bahkan pasien yang berasal dari luar kota malah memerlukan Rumah Singgah sebagai tempat tinggal sementara bagi pasien dari luar kota yang menjalani penanganan kanker, misalnya Radioterapi yang membutuhkan waktu lima minggu dengan cara Rawat Jalan (One Day Care).

"Untuk itulah saya mengajak teman teman LSM termasuk yang mengurus bu Soinah untuk bekerja sama dalam merawat pasien kanker secara serius, apabila perlu dibuat kesepakatan dengan RSUD AA," ujarnya.

Termasuk lanjutnya pemberian pengetahuan/keterampilan kalau memang ingin serius bergerak sebagai salah satu Komunitas Peduli Kanker dalam rangka mendukung Pengembangan Pelayanan Kanker Terpadu di RSUD AA ke depan.***(rls/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

- Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
- Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
- Wow, Direktur RSUD Mandau Dapat Tiga Mobil Dinas
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu
- Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, Plt Gubri dan Sekdaprov Pimpin Halal bi Halal
- Bocah Penderita Jatung Asal Kampar Berobat ke Jakarta, Ortunya Minta Didoakan Kesumbuhan
- ASN Pemprov Riau yang Mau 'Disemprot' Plt Gubri, Silahkan Tambah Libur
- Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang
- Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api

- Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
- Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com