Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

Ahad, 9 Desember 2018 17:06
Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis

Ahad, 9 Desember 2018 15:34
Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai

Ahad, 9 Desember 2018 13:47
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga

Ahad, 9 Desember 2018 13:43
Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan

Ahad, 9 Desember 2018 13:22
Waspada Banjir, PLTA Koto Panjang Tambah Bukaan Pintu Pelimpah

Ahad, 9 Desember 2018 12:56
Tiga Kecamatan di Kampar Diterjang Banjir

Ahad, 9 Desember 2018 12:53
Korban Banjir Berharap Perhatian, Pemkab Kuansing Sebut tak Miliki Stok Bantuan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Oktober 2017 17:14
Kepala Berdarah, Kapolresta jadi Korban Demo Anti Jokowi Ricuh

Aksi demo ratusan mahasiswa di DPRD Riau yang menuntut Jokowi-JK mundur berlangsung ricuh. Kapolres Pekanbaru juga menjadi korban amukan massa.

Riauterkini-PEKANBARU- Aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan massa dari BEM se-Riau di DPRD Riau, berlangsung ricuh. Bahkan, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto yang berdiri di depan aparat sabhara jadi korban. Terlihat, kepala Kapolresta mengucurkan darah segar akibat sesuatu benda yang mengenai dirinya.

Kombes Susanto pun langsung dievakuasi ke dalam mobil ambulance dan diberi penanganan medis. Setelah mendapatkan perawatan medis, Kapolresta langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat.

Tidak hanya Kapolresta, sejumlah mahasiswa pun tampak mengalami luka di bagian kepala. Mengantisipasi hal ini, sudah diturunkan aparat dari Brimobda Polda Riau dengan memakai tameng dan alat pelindung diri.

Kericuhan ini berawal dari niat mahasiswa untuk melaksanakan Sholat Ashar di Mesjid DPRD Riau tidak mendapatkan izin dari aparat kepolisian. Massa pun marah dan memaksa masuk ke perkarangan DPRD Riau dengan terlebih dahulu terlibat aksi saling dorong dengan aparat.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih menyampaikan orasinya di Gedung DPRD Riau. Aksi dilakukan dalam rangka memperingati tiga tahun kepemimpinan Jokowi-JK. ***(ary)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat
- Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur
- Korban Banjir Berharap Perhatian, Pemkab Kuansing Sebut tak Miliki Stok Bantuan
- Ini Identitas Cewek yang Tewas Dilindas Tronton CPO di Siak
- Tes SKB Diikuti 524 Pelamar CPNS Pemkab Rohul Digelar 9 Desember 2018
- Riau Juara Umum Masak Ikan Tingkat Nasional
- Sempat 5 Bulan Gaji Tunda Bayar, Dinkes Bengkalis Bayar Gaji 68 Bidan
- Ditaja Emak-emak, Gerakan Berbagi Jum'at Berkah Disambut Antusias Warga Duri
- BAZNas Bengkalis akan Khitan 100 Anak dan Salurkan Zakat kepada 102 Mustahik
- Imigrasi Bengkalis Jamin Permudah Pengurusan Paspor Bagi JCH
- Harga Sawit Anjlok, Petani Minta Pemda Carikan Solusi
- RPJMD Riau Hanya 12 Persen Sesuai dengan Target SDGs
- Dahsyat, Tiap Pekan 10 Pasutri di Duri, Bengkalis Adukan Masalahnya ke KUA
- Abdikan Diri ke Masyarakat,
Calon Apoteker Bengkalis Kenalkan Diabetes dan Hipertensi di Kalideres

- BI Riau Gelar Workshop UMKM Industri Tenun
- 39 Undangan Pelantikan Gubri Definitif Jumat Mulai Disebar
- Koperasi Meskom Sejati Bengkalis Bantah Tidak Transparan Bagi Hasil Lahan Plasma
- Benahi Jalan Soekarno Hatta Berlubang, PUPR Pekanbaru Koordinasi dengan Provinsi
- Taja Serah Terima Jabatan, Empat PJU Polda Riau Resmi Berganti
- Bupati Kuansing Hadiri Rapurna TMMD 2018 di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com