Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:10
46 Casis dari Lanud Rsn Siap Ikuti Seleksi SMA Pradita Dirgantara

Jum’at, 23 Pebruari 2018 17:08
Pertumbuhan Ekonomi Melambat,
Riau dan Kepri Harus Turunkan PBBKB Pertalite


Jum’at, 23 Pebruari 2018 16:56
Hari Peduli Sampah, Forkopincam Mandau Taja Goro Massal di Duri

Jum’at, 23 Pebruari 2018 16:34
Ikat 2 Penjaga, Kawanan Rampok Gasak Komponen Alat Berat di Bonai Darussalam

Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:49
Kalah dari PT Hutahaean di Sidang Prapid,
Tentukan Langkah Selanjutnya, Polda Riau akan Berkoordinasi dengan Kejati


Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:27
Kepergok Satpam di Stadion Utama Riau,
Seorang Juru Parkir Diciduk usai Mencuri Tiang Lampu Taman


Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:12
Dikucuri Dana BRG Sekira Rp50 Miliar,
Riau Prioritaskan Bangun Kanal dan Pemberdayaan Masyarakat


Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:06
Kawanan Rampok Gasak Uang Rp700 Juta di Gudang Distributor PT. Perintis Ujungbatu

Jum’at, 23 Pebruari 2018 15:04
Sempena Buka KBM UPP,
Bupati Rohul Canangkan Desa Koto Ranah sebagai Kampung Wisata Pertama‎


Jum’at, 23 Pebruari 2018 14:55
Berdekatan dengan Sungai,
Aktivitas Limbah PKS PT MAS Sangat Rentan Cemari Sungai Kerumutan


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 21 Oktober 2017 07:34
Waka DPRD Riau Bantu Murid Nunggak SPP dan Dikeluarkan Sekolah

Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu membantu dua anak kembar yang dikeluarkan dari sekolah. Keduanya menunggak SPP dan dianggap tidak berkelakuan baik.

Riauterkini-PEKANBARU- Ketua DPD PDI Perjuangan Riau yang juga anggota DPRD Riau dari Dapil Kota Pekanbaru serahkan bantuan kepada orang tua Simon Sitinjak, Simeon Sitinjak (kembar berusia 07 tahun), Vila Selvia Sitinjak (10 tahun) atas persoalan yang menimpa. Seperti yang diketahui, Simon Sitinjak, Simeon Sitinjak merupakan siswa SD Mekar Sari (swasta), Palas, Kota Pekanbaru yang dikeluarkan oleh pihak sekolah karena tunggakan SPP sebesar Rp2 juta dan dianggap sekolah tidak berkelakuan baik saat sekolah. Sementara Vila Selvia Sitinjak, siswa SD 107, Palas, Kota Pekanbaru yang juga dikeluarkan pihak sekolah karena tunggakan sisa uang seragam sekolah sebesar Rp450 ribu dan pernah dianggap pihak sekolah, mencuri dua buah roti donat yang ada di kantin sekolah.

"Bantuan yang kita berikan merupakan bentuk kepedulian kita terhadap mereka. Sebagaimana informasi yang saya dapatkan, orang tua dari siswa tersebut, perekonomiannya bisa dikatakan sangat susah sekali," kata Kordias Pasaribu kepada wartawan, Jumat (20/10/17).

Menurutnya, pihak sekolah semestinya tidak boleh mengambil sikap mengeluarkan begitu saja para siswa tersebut. Sanksi yang diberikan sekolah sangatlah tidak wajar sampai seperti tidak terampuni.

"Alangkah baiknya, cari tau dulu alasan orang tuanya sehingga belum bisa membayar utang anaknya di sekolah, juga soal mencuri roti donat itu. Guru atau pihak sekolah mesti melihat ke situ," jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, persoalan ini akan menjadi catatan tersendiri bagi dirinya bahwa Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dianggap belum berhasil dalam mendidik guru atau kepala sekolah yang ada di wilayahnya.  "Saya akan hubungi anggota DPRD kota dari PDI Perjuangan untuk menyelesaikan ini.

Informasinya, Vila Selvia Sitinjak sudah bisa sekolah karena tunggakannya sudah dibayar, tinggal lagi mencari solusi untuk si kembar itu (Simon Sitinjak, Simeon Sitinjak)," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Riau melihat orang tua perempuan dari siswa tersebut sedang menunggu proses melahirkan anak keenamnya. Ia lantas mengatakan akan menanggulangi segala biaya persalinan.

Sementara itu, Meikasih Lubis, orang tua perempuan dari siswa tersebut mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kordias Pasaribu. Ia lantas mendoakan agar Kordias Pasaribu selalu dimurahkan rezekinya, sukses dalam karirnya serta sehat selalu.

"Yang satu anak saya sudah bisa masuk sekolah, yang kembar belum diperkenankan masuk karena utang itu, terhitung dari Bulan Juli kemarin. Rapor mereka pun sampai saat ini belum diserahkan pihak sekolah ke kita," ujarnya. ***(ary)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit
- Diminta Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik
- Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat

- Kantongin Izin IUMK, IZI Cabang Riau Taja Pelatihan Budidaya Ikan di Tenayan
- Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap
- Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli
- Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah
- BEM se Indonesia demo di DPRD Riau,
Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Pekanbaru Dialihkan ke Mekar Sari

- TNI-Polri dan Warga Rambah Hilir Bersihkan Pemakaman Raja-raja Rambah
- Tuan Rumah MTQ Pekanbaru,
Marpoyan Damai Siap Berikan yang Terbaik

- Ipemakusi Sumbar Dukung Pengadaan Mobnas Bupati Kuansing
- Tinjau MDA Terbakar, Bupati Meranti Janji Bantu Bangun Kembali
- Presma UR Siap Maju Sebagai Calon Koordinator Pusat BEM SI
- Diduga Sakit, Pegawai Bapenda Riau Unit Duri Meninggal di Kamar Kos
- ‎Melalui KBM di Desa Koto Ranah, Mahasiswa UPP Rohul Siap Promosikan Puncak Ranah dan Tanjak
- Dua Pesawat F-16 TNI AU Paksa Mendarat Pesawat Asing
- 805 Aparat Gabungan Siap Amankan Aksi,
Besok, BEM se Indonesia Demo Besar-besaran di Pekanbaru

- Diduga Korsleting Kabel, Mobil Karyawan PT Samator di Duri, Bengkalis Terbakar
- Puncak Imlek di Bengkalis,
Ribuan Warga Tionghoa Saksikan Ritual Usir Roh Jahat

- Bantuan Korban Kebakaran Rohil Berdatangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.29.208
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com