Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Juni 2018 22:49
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Tetap Unggulkan Program Satu Desa Rp1 Miliar

Jum’at, 22 Juni 2018 22:39
‎Apel Siaga Jelang Pilgubri 2018,
Ribuan Kader Demokrat Rohul Diajak Menangkan Firli


Jum’at, 22 Juni 2018 22:35
Debat Kandidat, Cagubri Nomor Urut Satu Keluhkan Kualitas Mikrofon Tak Jernih

Jum’at, 22 Juni 2018 22:27
Debat Kandidat, Cagubri Zaman Now Kritisi Pengolahan Sagu Riau

Jum’at, 22 Juni 2018 21:57
‎4 SMA dan 4 SMK,
Pemprov Resmi Dirikan 8 Sekolah Baru di Riau


Jum’at, 22 Juni 2018 21:52
Debat Kandidat, Syamsuar-Edy Nasution Punya Program Gratis Biaya Sekolah

Jum’at, 22 Juni 2018 21:21
Segmen Pertama, 
Paslon 3 Kembangkan Budaya Melayu Paslon 4 Dorong Pembangunan Semua Pihak


Jum’at, 22 Juni 2018 20:52
Dibuka Ketua KPU Riau, Debat Kandidat, Diharapkan Berjalan Santun

Jum’at, 22 Juni 2018 20:21
Debat Belum Dimulai, Perang Yel-yel Antar Pendukung Cagubri Sudah Ramai

Jum’at, 22 Juni 2018 19:35
Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Oktober 2017 20:14
Dua Maling Habisi Nyawa Penjual Martabak di Dumai

Dua pembunuh penjual martabak di Dumai berhasik ditangkap polisi. Korban dibunuh setelah memergoki pelaku saat mencuri.

Riauterkini-DUMAI- Jajaran Polres Dumai berhasil menangkap dua pelaku pembunuh Mulyadi, penjual martabak di Jalan Ratu Sima, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat.

Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan, dalam keterangan resminya mengatakan penangkapan tersangka KA dan JA di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Rabu (18/10) lalu.

Dijelaskannya soal kronologi pembunuhan, bahwa korban Mulyadi sebelum tewas dibunuh oleh kedua pelaku sempat mempregoki kedua tersangka hendak mencuri di rumah yang ditunggu korban.

"Korban mengancam kedua pelaku akan dilaporkan ke polisi karena ketahuan mencuri, disitulah mencul niat jahat kedua tersangka untuk menghabisi nyawa korbannya," jelas Restika, Senin (23/10/17).

Kemudian cara membunuh tersangka kepada korban, lanjutnya, masing-masing dari tersangka memukul kepala korban dengan menggunakan asesoris mobil sebanyak enam kali secara bergantian.

"Melihat korban tersungkur ketanah, pelaku lantas membawa kabur uang sebesar Rp600 ribu, 2 kalung emas dan 2 rantai perak serta membawa sepeda motor korban untuk kabur," tuturnya.

Diterangkannya, antara kedua pelaku dan korban Mulyadi saling kenal. Dimana ketiga pelaku menumpang tinggal di rumah Eki yang saat kejadian sedang tidak ada di rumah alias pulang kampung.

Kejadian awal diketahui Eki merupakan suami Nila melihat Mulyadi terbaring di lantai dengan keadaan tertutup kain sarung. Setelah kain sarung, alangkah terkejutnya Eki melihat Mulyadi sudah berlumuran darah.

Atas kejadian tersebut, Eki bersama isterinya melapor ke Polsek Dumai Barat. Menindak lanjuti laporan tersebut, polisi langsung turun kelapangan guna melakukan olah tempat kejadian perkara guna pengusutan lebih lanjut.

Berbekal alat bukti dan informasi, polisi akhirnya mengantongi dua nama yang saat itu sudah kabur ke Kabupaten Langkat. Kemudian tim bergerak menuju tempat persembunyian tersangka di Tambak Udang Kabupaten Langkat Sumatera Utara.

Kemudian setelah dilakukan pengembangan dari pengakuan tersangka Kar mengakui bahwa dalam melakukan pembunuhan tersebut dia bersama rekannya Do yang pada tanggal 18 Oktober berhasil ditangkap.

"Kedua pelaku ini dijerat dengan pasal 338 KUHP, yakni dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkas Kapolres Dumai.***(had)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

- Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
- Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
- Wow, Direktur RSUD Mandau Dapat Tiga Mobil Dinas
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD
- Sidak ke RSUD Arifin Achmad, Plt Gubri Pastikan Pelayanan Kesehatan Normal
- Hari Pertama Kerja, ASN Pemko Pekanbaru Pakai Tanjak dan Baju Melayu
- Hari Pertama Pasca Libur Lebaran, Plt Gubri dan Sekdaprov Pimpin Halal bi Halal
- Bocah Penderita Jatung Asal Kampar Berobat ke Jakarta, Ortunya Minta Didoakan Kesumbuhan
- ASN Pemprov Riau yang Mau 'Disemprot' Plt Gubri, Silahkan Tambah Libur
- Seru, KPB Gelar Halal Bi Halal di Danau PLTA Koto Panjang
- Empat Ruko Terbakar di Pelalawan,
Satu Keluarga Selamat dari Kobaran Api

- Sekdaprov dan Kepala BPBD Riau Tinjau Lokasi Longsor di Tembilahan
- Dinas Perhubungan RIau Siap Lancarkan Arus Balik Lebaran Lewat Darat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com