Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 Januari 2018 07:20
Pleno Bawaslu Riau Putuskan Sekdako Pekanbaru Langgar Netralitas ASN

Jum’at, 19 Januari 2018 23:04
Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara

Jum’at, 19 Januari 2018 22:39
Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar

Jum’at, 19 Januari 2018 22:32
OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul‎,
Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya Resmi Tersangka


Jum’at, 19 Januari 2018 22:19
Tim Sukses Klaim Dukungan Syam-Edy Kian Meluas

Jum’at, 19 Januari 2018 20:58
Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik

Jum’at, 19 Januari 2018 20:53
Diciduk Polisi,
Warga Tenayan Raya Tega Posting Video Mesum dengan Pacarnya di Facebook


Jum’at, 19 Januari 2018 20:37
2018, Anggota DPRD Bengkalis Tidak Lagi Diberikan Mobnas

Jum’at, 19 Januari 2018 18:34
Barter Motor dan Handphone, Pasutri di Pekanbaru Ini Kompak Jualan Sabu

Jum’at, 19 Januari 2018 18:10
Wajib Berkaidah Islam, DPRD Bengkalis Bentuk Pansus Ranperda Zakat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Nopember 2017 07:19
Gubri Buka Festival Reog dan Kuda Lumping di Bengkalis

Masyarakat Jawa di Kabupaten Bengkalis menggelar Festival Reog dan Kuda Lumping. Kegiatan budaya tersebut dibuka Gubri.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman hadiri Festival Reog dan Kuda Lumping di Desa Bantan Tengah Kabupaten Bengkalis. Orang nomor satu di Riau ini menyebut reog dan kuda lumping bagian dari khasanah Riau, selain budaya Melayu tentunya menjadi payung bagi berbagai kebudayaan yang ada di lancang kuning ini.

"Memang kita sedang bersama-sama menjadikan kebudayaan Melayu menjadi payung bagi kebudayaan-kebudayaan yang hadir di Provinsi Riau ini. Ya termasuk reog dan kuda lumping ini," kata Gubernur Riau yang biasa disapa Andi Rachman, Ahad (12/11/17).

Andi menyatakan, memberikan apresiasi atas pelaksanaan festival reog dan kuda lumping se-Kabupaten Bengkalis 2017 ini. Hal ini membuktikan di provinsi ini, selain kebudayaan lokal, juga berkembang kebudayaan lainnya yang dibawa oleh masyarakat Riau yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

Tentu saja ini membuktikan betapa rukunnya kehidupan di tanah Melayu. Riau yang dikenal dengan adat sopan santunnya, sangat menghargai siapa pun yang mau hidup berdampingan.

"Kami Pemerintah Provinsi Riau sangat mendorong berkembangnya dan sekaligus mengingatkan kepada anak anak kita, generasi berikutnya bagaimana pentingnya kita mengenal budaya. Mudah-mudahan ini menjadi semangat di dalam kita mengembangkan budaya yang ada di provinsi Riau ini," papar mantan anggota DPRD Riau dan DPR RI ini.

Lebih lanjut Andi juga memberikan saran agar kebudayaan Jawa di Riau ini lebih dapat dirasakan dampaknya, dengan menggali lebih dalam lagi. Kemudian bagaimana pelaksanaan festival reog dan kuda lumping terlihat lebih unik dan lebih nyaman dilihat.

"Walaupun cuma diadakan dua tahun sekali, saya minta kepada IKJR (Ikatan Kekeluargaan Jawa Riau) mengumpulkan data, mengunjungi orang-orang tua yang berasal dari Jawa. Setelah itu di seminarkan. Sebetulnya masyarakat Jawa masuk ke Riau dimana awalnya. Nanti disitu di jadikan pusat untuk kegiatan budaya Jawa yang ada di Riau kita pusatkan di sana," ujar Andi.

Sementara Bupati Bengkalis Amiril Mukminin menyampaikan bahwa Bengkalis memiliki berbagai seni budaya dari berbagai suku. Salah satunya seni masyarakat Jawa yaitu kuda reog dan kuda lumping.

Berbicara tentang reog dan kuda lumping, menurut Amril banyak filosofi yang dapat dipetik sebagai pelajaran. "Tidak hanya bagi masyarakat keturunan Jawa, tetapi seluruh etnis, termasuk etnis Melayu, reog mampu menyatukan konponen yang ada dan dapat saling bersilaturahmi di daerah ini," ungkap Amril.

Hadir juga pada kesempatan ini, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Bengkalis, Ketua DPRD Bengkalis, Ketua IKJR Riau Yoyok, Ketua DPD IKJR Bengkalis Giyatno. (adv/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pakai Baju PKI, Seorang Warga Tionghoa Meranti Ditangkap BIN dan Tentara
- Gubri Target Peremajaan Sawit Rakyat Seluas 30 Ribu Haktar
- Sekda Defenitif Kuansing Tak Kunjung Dilantik
- Pergi ke Luar Negeri, Kepala Daerah Harus Izin Kemendagri
- Bupati Launching Program Migrasi Listrik Prabayar 100 Persen di Inhil
- Lalai Kembalikan Mobil Dinas,
Sekdako Akan Beri SP Sekwan Pekanbaru

- Dewan Nilai Target PAD Sektor Pajak Pemprov Riau Rendah
- Sukseskan Program 'Jaksa Menyapa', Kejari Rohul Gandeng RRI Pekanbaru dan Radio Lima Luhak
- Pemko Dumai Sambut Baik Pengoperasian Roro Dumai-Malaysia
- Gubri dan Dirut PT SIR Teken MoU Penyerahan Jalan Perkebunan
- Mulai Dilelang, Dua Fly Over di Jalan Soeta Ditargetkan Tuntas Akhir 2018
- Bersepeda Ontel, Bupati Siak Resmikan Agrowisata di Persawahan Bungaraya
- ‎Terbaik, Polda Riau Sabet Juara I Lomba Polmas Kapolri Cup 2017-2018
- Sebagian Dikomersialkan, RSUD Selasi Mampu Produksi Oksigen
- Ketum Gapensi Riau Meradang Disebut Pendemo Ngerjakan Proyek SPAM
- Penyertaan Modal Rp121 M,
Bengkalis Terima PAD Rp30 M Pertahun dari Bank Riau Kepri

- ‎Rekontruksi Pembunuhan Pekerja PT Torusganda Tambusai, Kejari Rohul Temukan Fakta Baru
- Harapan Wawako Pekanbaru Terhadap Pembangunan Pasar Cik Puan
- Baru 19 ASN Daftar Assessment Dilingkungan Pemko Pekanbaru
- Genjot PAD, Pemkab Bengkalis Incar Pajak Lahan Warga di Pedesaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.163.39.19
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com