Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 24 Pebruari 2018 18:26
Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:19
Warga Kampung Baru Temukan Tengkorak Manusia Dalam Parit

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:17
Penyu Seberat 50 Kg Terdampar di Pantai Muntai, Bengkalis

Sabtu, 24 Pebruari 2018 17:07
Miliki 68 Paket Sabu, Warga Duri Ditangkap Polisi

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:47
Hadir di Sri Palas, Rusli Effendi Berasa Pulang ke Rumah

Sabtu, 24 Pebruari 2018 15:42
Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM

Sabtu, 24 Pebruari 2018 14:58
Muhaimin Iskandar Wajibkan Seluruh Kader PKB Menangkan Paslon LeHa di Pilgubri

Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:59
Silaturrahmi ke Ponpes Nurul Huda al-Islami Pekanbaru,
Muhaimin Iskandar Didoakan Jadi Wapres RI 2019-2024


Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:34
Pasangan AYO Kampanye Dialogis di Dumai

Sabtu, 24 Pebruari 2018 13:29
Teken Kontrak Politik di Inhil,
LE Siap Mundur Jika Dana Rp1 Miliar/Desa/Tahun Tak Terwujud


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Nopember 2017 17:15
‎Korupsi Dana Silpa APBDes di Rohul,
Mantan Kades Kepayang Dipindahkan ke Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru


Jaksa Kejari Rohul segera limpahkan perkara dugaan korupsi dana Silpa APBDes Kepayang. Tersangka kini dipindahkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) segera melimpahkan perkara dugaan korupsi dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa‎) bersumber dari APBDes Kepayang, Kecamatan Kepenuhan Hulu tahun anggaran 2015 dan 2016.‎

Pada perkara dugaan korupsi dana Silpa APBDes tersebut, Kepala Desa Kepayang Anten ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Tipikor Satuan Reskrim Polres Rohul.

Berkas tahap II (dua) sekaligus tersangka Anten, serta barang bukti sudah dilimpahkan Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Rohul kepada JPU Kejari Rohul, Kamis (9/11/17).

Kades Kepayang Anten yang sebelumnya ditahan di Lapas Kelas II B Pasirpangaraian sudah dipindahkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru, sebab sidang perkara Tipikor dilaksanakan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, SH, M.Hum, melalui Kasi Pidana Khusus Herlambang Saputro SH, MH mengatakan perkara dugaan korupsi dana APBDes Kepayang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru pada pekan depan.‎

Herlambang mengaku saat ini tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Rohul tengah mempersiapkan berkas yang akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru untuk segera disidangkan.‎

"Kalau tidak ada halangan pekan depan mulai disidangkan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru," kata Herlambang, Rabu (15/11/17).‎

Mantan Kasi Pidum Kejari Kampar menambahkan tersangka Anten dijerat Pasal 2, 3, 8, 9 Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara.

Berdasarkan catatan Penyidik Satreskrim Polres Rohul, tersangka Anten diduga menggunakan dana Silpa dari APBDes Kepayang tahun anggaran 2015 dan 2016 untuk kepentingan pribadi. Tersangka mengaku uang digunakan untuk berbisnis batu bara, namun dirinya tertipu.

Modus dilakukan Anten yakni menarik‎ dana Silpa sebanyak 18 kali, namun diindikasi tersangka yang saat itu masih aktif sebagai Kades Kepayang memalsukan tandatangan Bendahara Desa Kepayang yang saat itu dijabat Suheri.

Nilai dari 18 penarikan dilakukan tersangka Anten di Bank Riau Kepri Pasirpangaraian bervariasi, dari Rp 10 hingga Rp 20 juta. Saat penarikan, seluruh tanda tangan Bendahara Desa Kepayang dipalsukan tersangka.

Akibat perbuatan tersangka Anten, Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Rohul memperkirakan negara dirugikan sekitar Rp 556 juta lebih. Hingga ditetapkan sebagai tersangka, Anten sendiri tidak punya niat untuk mengembalikan kerugian negara tersebut, sehingga kasusnya diproses hukum.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Muhaimin Iskandar Beri Kuliah Umum di UR
- Kembangkan Pariwisata dan Pendidikan, Pemkab Kuansing Bekerjasama dengan UGM
- HUT Pemasyarakatan 54, Napi Rutan Rengat Bersihkan Tugu Patin Inhu
- Cegah Karlahut, Musim Mas Bantu Alat Berat untuk Warga Buka Lahan
- YKAKI Laporkan Ada 30 Anak Menderita Kanker di Kampar
- Festival Mahligai 2018 di Danau PLTA Koto Panjang Digekar Besok
- Kapolres Laporkan Tingginya Kasus Narkoba di Kampar
- Rumah Terbakar dan Hidup Sendiri,
Warga Bengkalis Ini Perlu Bantuan Material Rumah

-
- Terbukti Lakukan Pungli, Dua Personel Satpol PP Pekanbaru Dipecat
- DPPPA Gelar Pelatihan Layanan Ramah Anak di Puskesmas dan Rumah Sakit
- Diminta Profesional dan Amanah, 149 Advokat Peradi Pekanbaru Dilantik
- Silaturahmi dengan Tokoh Adat,
Kapolres Kampar Sambangi Sekretariat Lembaga Adat Setempat

- Kantongin Izin IUMK, IZI Cabang Riau Taja Pelatihan Budidaya Ikan di Tenayan
- Kapolres Inhu Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Batang Peranap
- Bupati dan ASN Inhu Teken Pakta Integritas Hindari Suap dan Pungli
- Peringati HPSN, DLHK Pekanbaru Gelar Kampanye Peduli Sampah
- BEM se Indonesia demo di DPRD Riau,
Arus Lalu Lintas Jalan Sudirman Pekanbaru Dialihkan ke Mekar Sari

- TNI-Polri dan Warga Rambah Hilir Bersihkan Pemakaman Raja-raja Rambah
- Tuan Rumah MTQ Pekanbaru,
Marpoyan Damai Siap Berikan yang Terbaik



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.159.30.26
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com