Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 21:50
2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini

Kamis, 15 Nopember 2018 20:51
Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau

Kamis, 15 Nopember 2018 20:17
Dihadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional

Kamis, 15 Nopember 2018 18:55
Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing

Kamis, 15 Nopember 2018 17:07
EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02

Kamis, 15 Nopember 2018 17:04
Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang

Kamis, 15 Nopember 2018 16:27
Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga


Kamis, 15 Nopember 2018 16:23
Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan


Kamis, 15 Nopember 2018 16:14
Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai

Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 Nopember 2017 18:44
Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos


Sejumlah warga Bengkalis menumpahkan kekesalannya di media sosial, melihat kondisi jalan di daerah itu banyak yang rusak. Aksi pemerintah sangat ditunggu warga.

Riauterkini-BENGKALIS- Merasa kesal, geram dengan kondisi sejumlah badan jalan di berbagai wilayah di Kabupaten Bengkalis mengalami rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Warga di daerah ini ramai-ramai mencurahkan hati alias Curhat ke media sosial (Medsos).

Unggahan status muncul ke Medsos disertai dengan upload foto diunggah Syawal Arupati 7 November 2017 lalu. Memperlihatkan kondisi Jalan Lintas Desa Damai–Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, yang berlumpur dan susah dilalui. Jalan utama di sejumlah desa di Pulau Rupat terdampak akibat hujan, maka kondisinya berlumpur dan sangat sulit dilalui.

“Beginilah kondisi jalan lintas Suka Damai-Titi Akar, sedih sekaligus terenyuh saat melewati jalan ini, apalagi sekarang musim hujan, jalan hancur macam bubur,” tulis Syawal dalam statusnya.

“Padahal di samping jalan lintas ini ada sarana pendidikan, berupa TK. Pagi tadi saya langsung menyaksikan beberapa ibu yang mengantarkan anak mereka ke sekolah di gendong. Karena tidak memungkinkan menggunakan kendaraan. Belum lagi anak-anak SMP, SMK dan lainnya setiap hari mereka melewati jalan berlumpur ini,” tulis Syawal lagi.

Keluhan serupa disampaikan oleh warga pengguna Jalan Poros Desa Muntai-Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan. Jalan tergenang air disaat air. Seperti ditulis dan diupload di status Muhammad Azmi dalam Medsos berkeluh kesah disertai dengan foto.

Kemudian warga juga mengeluhkan kondisi Jalan Poros Desa Bantan Tengah- Desa Ulu Pulau, Kecamatan Bantan. Akhir Oktober 2017 lalu, warganet menggunggah dua foto memperlihatkan kondisi jalan rusak disertai dengn tulisan meme menggelikan di pohon dengan judul status ‘Ulupulau’.

Terkait unggahan foto-foto marak di Medsos berkeluh kesah dengan kondisi jalan rusak itu, dan muncul beragam tanggapan dan sentilan warganet. Seperti kondisi jalan ‘bubur’ di Rupat ada yang beranggapan, ”Wah mantap tinggal cucuk batang padi jd lah sawah yg sebenarnya,” ujar akun Teguh Abizay. Kemudian “Dah banyak makan korban jalan ni... kaki sobek, patah tulang paha kaki, anak-anak sekolah yang jatuh...,” timpal Abdul Gopar.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Bengkalis, H. Abdul Kadir malah menambahkan kondisi terkini jalan poros di pulau tersebut. Tidak hanya jalan Desa Suka Damai, Titi Akar dan Darul Aman saja yang rusak, sebagian besar jalan di pulau ini mengalami kerusakan parah.

“Sebagian besar kondisi kalan di Pulau Rupat itu rusak, bukan hanya di tiga desa itu saja,” sebut politisi DPD PAN Bengkalis asal Rupat ini kepada wartawan, Kamis (16/11/17).

Menurutnya, pemerintah tiap tahun telah membangun atau memperbaiki jalan yang rusak. Hanya saja katanya, pembangunan yang dilakukan tidak bisa sekaligus, tapi bertahap disesuaikan dengan kemampuan anggaran (APBD).

“Kita berharap masyarakat bersabar. Untuk kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah sementara perbaikan atau pekerjaannya belum dilakukan untuk tahun ini atau tahun depan. Sementara bisa diperbaiki dengan cara swakelola yang anggarannya berada di kecamatan,” terangnya.

Sementara itu menanggapi adanya status aku Muhammad Azmi terkait kerusakan badan jalan Desa Muntai-Desa Bantan Air yang diunggahnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Johansyah Syafri menjawab seperti dilansir dari web resmi Diskominfotik, salah satu proyek MY adalah pembangunan atau peningkatan jalan Muntai-Bantan Air di Kecamatan Bantan senilai Rp388 miliar atau 20,86 persen dari total anggaran tujuh proyek MY diusulkan tahun 2018 mendatang.

Anggaran sebesar Rp388 miliar yang akan dibayar dalam 4 tahun anggaran itu (2018-2021) digunakan untuk membangun atau meningkatkan jalan Muntai-Bantan Air yang panjangnya sekitar 16 kilometer (Km).

Artinya jika jalan yang akan dibangun atau ditingkatkan itu lebarnya 6 meter, maka jika dirata-ratakan, setiap Km seharga Rp24,250 miliar atau Rp4,042 juta per meter bujur sangkar.***(dik)

Foto : Foto diunggah warganet dalam Medsos disertai ‘meme’ kekecewaan kondisi badan jalan poros rusak dengan judul ‘Ulupulau’.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini
- Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing
- Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang
- ...
- Dianggap Kuper, Sejumlah Sesepuh Masyarakat Durtim, Bengkalis Datangi PT HK di Duri
- LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden
- Maulid Nabi di Disdalduk Pekanbaru, UAS Paparkan Lima Tahapan Menuju Masyarakat Madani
- Malam Kesenian Taruna AAL Angkatan 64, Wakil Walikota Dumai Bangga Punya Angkatan Laut 
- KISPO Gelar Uji Kompetensi Auditor ISPO  
- PT CPI Taja Pelatihan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga di Pinggir, Bengkalis
- Realisasi DAK Riau Masih 52,78 Persen
- Besok, UAS Beri Tausiah di Dinas Dalduk KB Pekanbaru
- Sekda: Pemko Pekanbaru Turut Berduka Atas Insiden Pagar Rubuh di SDN 141
- Tuntas Lakukan Perbaikan Panel Terbakar, PLN ULP Bengkalis Gelar Syukuran
- Dinsos Serahkan Bantuan Rp263 Juta untuk Korban Gempa dan Tsunami di Palu, Sigi, Donggala
- Tembok Sekolah Roboh, Pemprov Riau Sampaikan Belasungkawa
- PWI Riau Gelar UKW Angkatan XI, Hanya 6 Kelas
- Tarik Minat Pengunjung, Perpustakaan dan Arsip Pelalawan Siapkan Hadiah Puluhan Juta
- Tinggal Pengesahan Perda,
Radio Pemerintah Daerah Kuansing Bersiap Mengudara Permanen

- Tembok Roboh Tewaskan Dua Orang, SDN 141 Diliburkan Sehari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com