Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 19:39
Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik

Rabu, 13 Desember 2017 19:29
Mayat Mengapung di Pantai Mentayan, Bengkalis Gegerkan Warga

Rabu, 13 Desember 2017 19:13
Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas

Rabu, 13 Desember 2017 18:43
Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis


Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

Rabu, 13 Desember 2017 17:04
Walikota Pekanbaru Optimis Pambangunan Pasar Induk Selesai Tepat Waktu

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Kamis, 16 Nopember 2017 18:44
Kecewa Jalan Umum Rusak,
Warga Bengkalis Ramai-ramai Berkeluh Kesah di Medsos


Sejumlah warga Bengkalis menumpahkan kekesalannya di media sosial, melihat kondisi jalan di daerah itu banyak yang rusak. Aksi pemerintah sangat ditunggu warga.

Riauterkini-BENGKALIS- Merasa kesal, geram dengan kondisi sejumlah badan jalan di berbagai wilayah di Kabupaten Bengkalis mengalami rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Warga di daerah ini ramai-ramai mencurahkan hati alias Curhat ke media sosial (Medsos).

Unggahan status muncul ke Medsos disertai dengan upload foto diunggah Syawal Arupati 7 November 2017 lalu. Memperlihatkan kondisi Jalan Lintas Desa Damai–Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, yang berlumpur dan susah dilalui. Jalan utama di sejumlah desa di Pulau Rupat terdampak akibat hujan, maka kondisinya berlumpur dan sangat sulit dilalui.

“Beginilah kondisi jalan lintas Suka Damai-Titi Akar, sedih sekaligus terenyuh saat melewati jalan ini, apalagi sekarang musim hujan, jalan hancur macam bubur,” tulis Syawal dalam statusnya.

“Padahal di samping jalan lintas ini ada sarana pendidikan, berupa TK. Pagi tadi saya langsung menyaksikan beberapa ibu yang mengantarkan anak mereka ke sekolah di gendong. Karena tidak memungkinkan menggunakan kendaraan. Belum lagi anak-anak SMP, SMK dan lainnya setiap hari mereka melewati jalan berlumpur ini,” tulis Syawal lagi.

Keluhan serupa disampaikan oleh warga pengguna Jalan Poros Desa Muntai-Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan. Jalan tergenang air disaat air. Seperti ditulis dan diupload di status Muhammad Azmi dalam Medsos berkeluh kesah disertai dengan foto.

Kemudian warga juga mengeluhkan kondisi Jalan Poros Desa Bantan Tengah- Desa Ulu Pulau, Kecamatan Bantan. Akhir Oktober 2017 lalu, warganet menggunggah dua foto memperlihatkan kondisi jalan rusak disertai dengn tulisan meme menggelikan di pohon dengan judul status ‘Ulupulau’.

Terkait unggahan foto-foto marak di Medsos berkeluh kesah dengan kondisi jalan rusak itu, dan muncul beragam tanggapan dan sentilan warganet. Seperti kondisi jalan ‘bubur’ di Rupat ada yang beranggapan, ”Wah mantap tinggal cucuk batang padi jd lah sawah yg sebenarnya,” ujar akun Teguh Abizay. Kemudian “Dah banyak makan korban jalan ni... kaki sobek, patah tulang paha kaki, anak-anak sekolah yang jatuh...,” timpal Abdul Gopar.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Bengkalis, H. Abdul Kadir malah menambahkan kondisi terkini jalan poros di pulau tersebut. Tidak hanya jalan Desa Suka Damai, Titi Akar dan Darul Aman saja yang rusak, sebagian besar jalan di pulau ini mengalami kerusakan parah.

“Sebagian besar kondisi kalan di Pulau Rupat itu rusak, bukan hanya di tiga desa itu saja,” sebut politisi DPD PAN Bengkalis asal Rupat ini kepada wartawan, Kamis (16/11/17).

Menurutnya, pemerintah tiap tahun telah membangun atau memperbaiki jalan yang rusak. Hanya saja katanya, pembangunan yang dilakukan tidak bisa sekaligus, tapi bertahap disesuaikan dengan kemampuan anggaran (APBD).

“Kita berharap masyarakat bersabar. Untuk kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah sementara perbaikan atau pekerjaannya belum dilakukan untuk tahun ini atau tahun depan. Sementara bisa diperbaiki dengan cara swakelola yang anggarannya berada di kecamatan,” terangnya.

Sementara itu menanggapi adanya status aku Muhammad Azmi terkait kerusakan badan jalan Desa Muntai-Desa Bantan Air yang diunggahnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Johansyah Syafri menjawab seperti dilansir dari web resmi Diskominfotik, salah satu proyek MY adalah pembangunan atau peningkatan jalan Muntai-Bantan Air di Kecamatan Bantan senilai Rp388 miliar atau 20,86 persen dari total anggaran tujuh proyek MY diusulkan tahun 2018 mendatang.

Anggaran sebesar Rp388 miliar yang akan dibayar dalam 4 tahun anggaran itu (2018-2021) digunakan untuk membangun atau meningkatkan jalan Muntai-Bantan Air yang panjangnya sekitar 16 kilometer (Km).

Artinya jika jalan yang akan dibangun atau ditingkatkan itu lebarnya 6 meter, maka jika dirata-ratakan, setiap Km seharga Rp24,250 miliar atau Rp4,042 juta per meter bujur sangkar.***(dik)

Foto : Foto diunggah warganet dalam Medsos disertai ‘meme’ kekecewaan kondisi badan jalan poros rusak dengan judul ‘Ulupulau’.



Berita Sosial lainnya..........
- Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf

- Beri Pengobatan Gratis,
Wabup Meranti dan Tim Dokter Spesialis Sambangi Rumah Pasien

- Batal Tampil di Kuansing,
Gubri Undang Penari SMPN 4 Kuantan Mudik ke Pekanbaru Isi Acara Malam Tahun Baru

- Diserahkan MenPAN RB,
Polresta Pekanbaru Dapat Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi

- Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Dimutasi
- 482 ASN Masuki Masa Pensiun Tahun Ini
- Rapat Forkopimda, Wakil Walikota Pekanbaru Bahas Lima Masalah "Hot"
- Badilum MA Resmikan PTSP PN Pekanbaru
- MUI Riau Taja Seminar Penyamaan Persepsi tentang Pemberdayaan Guru Agama
- Kapolres Inhil Pesankan Personelnya Lakukan Tugas dengan Humanis dan Tegas
- Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis
- Kapolres Pelalawan Minta Jajarannya Terapkan Keterbukaan Informasi
- 2019 Pemkab Kuansing Akan Bangun Perpustakaan Mewah
- Peringatan HBT Inhu Dipimpin Bupati Pelalawan
- Pajero Sport Family Riau Ikut Promosikan Brand Pariwisata dan Objek Wisata Rohul
- Pemkab Rohul Kembali Wajibkan Salat Berjamaah bagi ASN dan Tenaga Honorer di Masjid Agung
- Antisipasi Keterlambatan Lelang, DLHK Sudah Plot Anggaran 2 Bulan
- Kerjasama TIK dan E-Government,
Kominfotik Bengkalis Teken Kerjasama dengan Pemprov

- Program UEK di Duri Timur Dinilai 'Menjebak' Masyarakat dan Pengelola
- Dibantah Bupati Bengkalis Pasang Baleho Nuansa Politik di MTQ Riau di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.113.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com