Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 09:25
Diguyur Hujan, Kantor Bawaslu Riau Kebanjiran

Senin, 25 Juni 2018 09:12
11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru

Senin, 25 Juni 2018 08:33
Hujan Angin Tumbangkan Tenda Launching Mulok Budaya Melayu di Kantor Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


Ahad, 24 Juni 2018 20:49
Bupati Rohul Sebut Pemekaran 20 Desa Persiapan karena Kepedulian Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 20:34
‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Nopember 2017 07:27
Menteri PAN Tegaskan Rekrutmen ASN Harus Berdasar Kebutuhan

Penerimaan ASN tidak boleh lagi terkesan asal. Menteri PAN menekankan harus dilakukan berdasarkan kebutuhan.

Riauterkini - PEKANBARU - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur menyatakan ke depan rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) harus berdasarkan kebutuhan. Tidak lagi seperti sebelumnya, hanya berdasarkan keinginan, tanpa tahu berapa kebutuhan sebenarnya.

Menpan-RB menegaskan, penerimaan sistem gelondongan seperti dulu tak lagi, tak lagi berlaku. "Rekrutmen dilakukan berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan. Jadi tak lagi menerima dengan gelondongan," kata Menpan-RB, usai memberikan arahan kepada peserta Rakor Camat Indonesia Bagian Barat, Kamis (16/11/17).

Misalnya, jika daerah konsentrasi kebutuhan dalam hal infrastruktur, berarti yang dibutuhkan sarjana sipil. Begitu juga bidan pertanian, bidang pertambangan tentu yang dibutuhkan sarjana terkait.

Tidak itu saja, kalau pun daerah sudah melengkapi sesuai dengan kebutuhan ASN yang diinginkan, Menpan-RB menegaskan akan melihat lagi sebesar apa belanja daerah. Jika belanja pegawai melebihi 50 persen dari total APBD, Menpan-RB menjamin akan menolak usulan perekrutan ASN baru tersebut.

Karena, yang namanya belanja daerah harus berdasarkan kepentingan publik. Harus dimanfaatka untuk kepentingan lebi luas. Seperti halnya infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan.

"Kita tinju lagi berapa belanja daerahnya. Kalau belanja pegawainya di atas 50 persen, kita tak kasih. Masa belanja daerah hanya untuk pegawai saja," tegas Menpan-RB.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola

- ‎Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh, Warga Asahan Sumut Dirawat di RSUD
- Makna Tradisi Hari Raya Enam dan Ziarah Kubur di Kampar
- Andi Rachman Terima Penghargaan dari DHN Angkatan 45
- Puluhan Ribu Simpatisan Hadiri Kampanye Akbar Pasangan Wardan-SU di Kotabaru
- Terjatuh di Rumah Dinas,  Asisten III Pemkab Meranti Meninggal Dunia
- TNI Peduli, Dandim 0303/Bengkalis Bagi Sembako ke Warga Kurang Mampu
- DP3A Kota Pekanbaru Siap Launching e-cikpuan
- Kualitas Gambar dan Suara Buruk, Siaran Langsung Debat Peserta Pilgubri Mengecewakan
- Polres Bengkalis dan Wartawan Berbagi Sembako
- Ribuan Warga Sunda Riau Hadiri Halal Bihalal Bersama Kapolda Riau
- Selama Libur Idul Fitri 2018,
Objek Wisata di Rohul Dikunjungi Puluhan Ribu Wisatawan

- Jatuh Tempo Liburan Idul Fitri, Samsat Bengkalis Hapus Denda Pajak Kendaraan Bermotor
- Siakkecil, Bengkalis Wakili Riau Program IVA Tes Kanker Serviks
- Wow, Direktur RSUD Mandau Dapat Tiga Mobil Dinas
- Pasca Cuti Lebaran,
Absen di Hari Pertama Kerja, Pemkab Kampar Potong Tunjangan ASN dan THL

- 14 Hari Operasi Ketupat Muara Takus, di Riau Terjadi 40 Kasus Kecelakaan
- Hari Pertama Kerja Pasca Lebaran, ASN Pemkab Bengkalis Diklaim Hadir 98 Persen
- Bersama BRI dan ATIOS, Pemko Pembahasan Finalisasi Percepatan Smart City
- Hari Pertama 'Ngantor', Bupati Harris Sidak di Sejumlah OPD


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com