Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 20:02
Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,
DPRD Riau Hearig Bersama Pengelolah Hiburan Malam di Pekanbaru


Rabu, 13 Desember 2017 19:39
Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik

Rabu, 13 Desember 2017 19:29
Mayat Mengapung di Pantai Mentayan, Bengkalis Gegerkan Warga

Rabu, 13 Desember 2017 19:13
Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas

Rabu, 13 Desember 2017 18:43
Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis


Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Jum’at, 17 Nopember 2017 14:44
MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru

San Tji, kontraktor yang menipu rekan kerjanya harus meringkuk kembali kedalam sel tahanan. Kasasi jaksa dikabulkan MA setelah terdakwa divonis bebas PN Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Upaya kasasi yang diajukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru atad vonis bebas San Tji, terdakwa perkara penipuan membuahkan hasil. Setelah Mahkamah Agung (MA) RI mengabulkan kasasi jaksa.

Berdasarkan petikan putusan kasasi yang diterima pihak Pengadila Negeri (PN) Pekanbaru. San Tji yang sempat menghirup udara bebas itu, akhirnya harus meringkuk kembali kedalam sel tahanan.

" Kasasi kita dikabulkan, San Tji divonis MA dengan pidana penjara selama 3 tahun," ucap Sridona SH, kepada riaiterkini.com kemarin.

Sridona, selaku Jaksa Penuntut Umun (JPU) yang menghadirkan San Tji kepersidangan cukup puas atas putusan majelis MA tersebut, Namun, untuk melaksana eksekusi terhadap terpidana belum dapat dilaksanakan, karena masih menunggu salinan putusan.

Sebelumnya JPU Srimadona menuntut terdakwa San Tji dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan dan terbukti melanggar Pasal 378 tentang penipuan. Namun, majelis hakim yang diketuai Toni Irfan menyatakan perbuatan melawan hukum terdakea tidak terbukti.

Menurut majelis hakim, San Tji terdakwa kasus penipuan dalam hal kontrak kerjasama jual beli aspal untuk pembagunan jalan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) bukanlah perbuatan pidana melainkan perdata. Dengan demikian terdakwa San Tji dinyatakan bebas onslah (onslaagh).

Perbuatan San Tji ini telah merugikan rekan bisnisnya (korban) sebesar Rp 1,9 miliar.

Dimana perbuatan terdakwa itu berawal pada oktober 2015 di Hotel Sartika, Medan. Terdakwa bertemu dengan korban, H Muklis, Direktur Hasrat Karta Jaya yang beralamat di Kota Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut, terdakwa membicarakan masalah bisnis dengan korban yang merupakan pengusaha distributor aspal.

Terdakwa yang saat itu tengah mengerjakan proyek pengerjaan pengaspalan jalan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Memesan aspal kepada korban sebanyak 200 ton, dengan harga yang disepakati sebesar Rp 9.720.000 per ton, dengan total harga Rp 2.1 miliar.

Setelah disepakati di Hotel Sartika tersebut, dan dihadiri para saksi, karyawan PT Hasta Kerta Jaya. Dilakukan pembayaran oleh terdakwa secara bertahap. Bahkan ketika hutang pembayaran dari terdakwa tinggal Rp 1.9 miliar lagi. Terdakwa mulai berulah, dengan mengulur ulur waktu pembayaran. Ketika ditagih korban, terdakwa melakukan pembayaran dengan menggunakan cek.

Ketikan hendak dicairkan kepada bank yang dituju. Ternyata cek yang diserahkan terdakwa kosong, dan terdakwa sangat susah dihubungi. Korban yang merasa tertipu dan menderita kerugian Rp 1,9 miliar, akhirnya melaporkan kepihak Polresta Pekanbaru.*(har)



Berita Sosial lainnya..........
- Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf

- Beri Pengobatan Gratis,
Wabup Meranti dan Tim Dokter Spesialis Sambangi Rumah Pasien

- Batal Tampil di Kuansing,
Gubri Undang Penari SMPN 4 Kuantan Mudik ke Pekanbaru Isi Acara Malam Tahun Baru

- Diserahkan MenPAN RB,
Polresta Pekanbaru Dapat Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi

- Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Dimutasi
- 482 ASN Masuki Masa Pensiun Tahun Ini
- Rapat Forkopimda, Wakil Walikota Pekanbaru Bahas Lima Masalah "Hot"
- Badilum MA Resmikan PTSP PN Pekanbaru
- MUI Riau Taja Seminar Penyamaan Persepsi tentang Pemberdayaan Guru Agama
- Kapolres Inhil Pesankan Personelnya Lakukan Tugas dengan Humanis dan Tegas
- Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis
- Kapolres Pelalawan Minta Jajarannya Terapkan Keterbukaan Informasi
- 2019 Pemkab Kuansing Akan Bangun Perpustakaan Mewah
- Peringatan HBT Inhu Dipimpin Bupati Pelalawan
- Pajero Sport Family Riau Ikut Promosikan Brand Pariwisata dan Objek Wisata Rohul
- Pemkab Rohul Kembali Wajibkan Salat Berjamaah bagi ASN dan Tenaga Honorer di Masjid Agung
- Antisipasi Keterlambatan Lelang, DLHK Sudah Plot Anggaran 2 Bulan
- Kerjasama TIK dan E-Government,
Kominfotik Bengkalis Teken Kerjasama dengan Pemprov

- Program UEK di Duri Timur Dinilai 'Menjebak' Masyarakat dan Pengelola
- Dibantah Bupati Bengkalis Pasang Baleho Nuansa Politik di MTQ Riau di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.113.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com