Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 14:35
Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak


Selasa, 11 Desember 2018 14:28
Meneropong Pejabat yang Cocok Menduduki Kursi Sekda Kota Dumai

Selasa, 11 Desember 2018 14:07
Kelola 844 Hektar Lahan di Luar HGU di Pelalawan, Komisi II DPRD Riau Sebut PT SBP Nakal

Selasa, 11 Desember 2018 13:37
Ketua KPU Kuansing Masuk 10 Besar Seleksi Komisioner KPU Riau

Selasa, 11 Desember 2018 13:23
Amiruddin Dinilai Layak Jadi Sekda Kota Dumai

Selasa, 11 Desember 2018 12:59
Kabupaten Inhil Terima Anugerah Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 Ombudsman RI

Selasa, 11 Desember 2018 12:55
Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda

Selasa, 11 Desember 2018 12:51
Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018

Selasa, 11 Desember 2018 11:35
Banjir di Sidomlyo Dipicu Pemkab Kampar Ogah Bersihkan Sungai Kelulut

Selasa, 11 Desember 2018 11:19
Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Nopember 2017 14:44
MA Hukum Kontraktor Tipu Rekan Bisnis yang Bebas di PN Pekanbaru

San Tji, kontraktor yang menipu rekan kerjanya harus meringkuk kembali kedalam sel tahanan. Kasasi jaksa dikabulkan MA setelah terdakwa divonis bebas PN Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Upaya kasasi yang diajukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru atad vonis bebas San Tji, terdakwa perkara penipuan membuahkan hasil. Setelah Mahkamah Agung (MA) RI mengabulkan kasasi jaksa.

Berdasarkan petikan putusan kasasi yang diterima pihak Pengadila Negeri (PN) Pekanbaru. San Tji yang sempat menghirup udara bebas itu, akhirnya harus meringkuk kembali kedalam sel tahanan.

" Kasasi kita dikabulkan, San Tji divonis MA dengan pidana penjara selama 3 tahun," ucap Sridona SH, kepada riaiterkini.com kemarin.

Sridona, selaku Jaksa Penuntut Umun (JPU) yang menghadirkan San Tji kepersidangan cukup puas atas putusan majelis MA tersebut, Namun, untuk melaksana eksekusi terhadap terpidana belum dapat dilaksanakan, karena masih menunggu salinan putusan.

Sebelumnya JPU Srimadona menuntut terdakwa San Tji dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan dan terbukti melanggar Pasal 378 tentang penipuan. Namun, majelis hakim yang diketuai Toni Irfan menyatakan perbuatan melawan hukum terdakea tidak terbukti.

Menurut majelis hakim, San Tji terdakwa kasus penipuan dalam hal kontrak kerjasama jual beli aspal untuk pembagunan jalan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) bukanlah perbuatan pidana melainkan perdata. Dengan demikian terdakwa San Tji dinyatakan bebas onslah (onslaagh).

Perbuatan San Tji ini telah merugikan rekan bisnisnya (korban) sebesar Rp 1,9 miliar.

Dimana perbuatan terdakwa itu berawal pada oktober 2015 di Hotel Sartika, Medan. Terdakwa bertemu dengan korban, H Muklis, Direktur Hasrat Karta Jaya yang beralamat di Kota Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut, terdakwa membicarakan masalah bisnis dengan korban yang merupakan pengusaha distributor aspal.

Terdakwa yang saat itu tengah mengerjakan proyek pengerjaan pengaspalan jalan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Memesan aspal kepada korban sebanyak 200 ton, dengan harga yang disepakati sebesar Rp 9.720.000 per ton, dengan total harga Rp 2.1 miliar.

Setelah disepakati di Hotel Sartika tersebut, dan dihadiri para saksi, karyawan PT Hasta Kerta Jaya. Dilakukan pembayaran oleh terdakwa secara bertahap. Bahkan ketika hutang pembayaran dari terdakwa tinggal Rp 1.9 miliar lagi. Terdakwa mulai berulah, dengan mengulur ulur waktu pembayaran. Ketika ditagih korban, terdakwa melakukan pembayaran dengan menggunakan cek.

Ketikan hendak dicairkan kepada bank yang dituju. Ternyata cek yang diserahkan terdakwa kosong, dan terdakwa sangat susah dihubungi. Korban yang merasa tertipu dan menderita kerugian Rp 1,9 miliar, akhirnya melaporkan kepihak Polresta Pekanbaru.*(har)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Seorang Mahasiswi Tewas jadi Korban Jalan Rusak,
Zulfi Mursal Minta Pemprov Riau Serius Perbaiki Jalan Rusak di Siak

- Pemkab Kuansing Raih Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik 2018
- Pemkab Pelalawan Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi dari Ombudsman
- Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan
- Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian
- PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan
- ‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan
- Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara
- Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali

- Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau
- Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan

- Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau
- ‎Hasil Mediasi, Suku Caniago Kota Lama Ancam Stop PT SJI Coy‎ Bila Ini tak Dipenuhi
- Sambut RI 1, Dishub Pekanbaru Kerahkan 100 Personel
- Jelang Pelantikan, Plt Gubri Wan Thamrin Hasyim Tampak Bahagia
- Provinsi Ketiga Penerapan Tekhnologi Penyelengaraan Infrastuktur, Riau Dapat Bonus Rp20 Miliar
- Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan
- Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis
- Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden
- Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com