Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 13 Desember 2017 20:02
Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba,
DPRD Riau Hearig Bersama Pengelolah Hiburan Malam di Pekanbaru


Rabu, 13 Desember 2017 19:39
Kelola Cagar Alam Bukit Bungkuk, BBKSDA Riau Gelar Konsultasi Publik

Rabu, 13 Desember 2017 19:29
Mayat Mengapung di Pantai Mentayan, Bengkalis Gegerkan Warga

Rabu, 13 Desember 2017 19:13
Ketua DPRD Inhu Bantah RAPBD 2018 Tidak Dibahas

Rabu, 13 Desember 2017 18:43
Tersangka Terima Upah Rp4 Juta,
Polisi Tangkap Dua Kurir Sabu 10 Kg di Siakkecil, Bengkalis


Rabu, 13 Desember 2017 17:46
Dugaan Pencemaran Limbah di Blok Rokan dan Minas,
Dewan Minta PPNS LHK Riau Cek Lapangan


Rabu, 13 Desember 2017 17:22
Honda Arista Pekanbaru Raih 3 Kategori Juara di Ajang 3S+BP+CCO Contest 2017

Rabu, 13 Desember 2017 17:18
Korupsi RTH, Pendemo Desak Kejati Periksa Gubernur Riau

Rabu, 13 Desember 2017 17:07
Para Ahli Sebut Pembatalan RKU PT. RAPP Hambat Investasi

Rabu, 13 Desember 2017 17:05
2 Pekan Jelang Natal, Harga Barang Kebutuhan Merangkak Naik

loading...



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.

Sabtu, 18 Nopember 2017 17:38
MUI Kuansing Lakukan Pemetaan Aliran Sesat

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, MUI Kuansing melakukan pendataan dan pemetaaan titik-titik potensial berkembangnya aliran sesat di daerah itu.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuansing telah melakukan pendataan dan pemetaan terhadap titik-titik potensial munculnya gerakan atau aliran keagamaan yang ditengarai sesat dan menyesatkan.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Kuansing, H Sarpeli pemetaan dibutuhkan guna mengetahui daerah-daerah penduduk rawan terjadi penyebaran aliran sesat yang tersebar di 15 kecamatan se-Kuansing. Sehingga dapat dilakukan pencegahan, sekaligus penanganan secara cepat dan tepat.

"Kita sudah lakukan pemetaan di sejumlah titik di Kuansing menyangkut aliran keagamaan yang diduga sesat," ujar Sarpeli usai melakukan Sosialisasi Penguatan Organisasi Ukhuwah Islamiyah, Informasi dan Komunikasi MUI Kabupaten Kuansing. 2017 di aula Kemenag Kuansing, Jumat (15/11/17) lalu.

Diakuinya, kendati kepengurusan MUI terdapat di semua kecamatan, langkah pemetaan terkait aliran diduga sesat itu bukan pekerjaan mudah. Sehingga MUI sangat membutuhkan bantuan dan kerja sama semua pihak, termasuk organisasi-organisasi kemasyarakatan keagamaan yang ada di Kuansing.

"Kita terus melakukan penyadaran dan pembinaan dalam setiap pertemuan terhadap aliran-aliran yang terindikasi menyimpang," katanya.

Dia menyebutkan, di Kuansing ditengarai terdapat sejumlah aliran diduga sesat di sejumlah tempat yang terus mendapatkan pengawasan. Termasuk Negara Islam Indonesia (NII), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan organisasi Gabungan Fajar Nusantara (Gafatar), pasalnya ada salah satu murid Ahmad Musadeq yang mengaku sebagai Nabi.

"Ada yang sudah kita Syahadatkan, seperti satu murid Ahmad Musadeq pimpinan Gafatar yang sebelumnya bernama Alqiadah Alislamiyah. Ini sudah clear," ungkapnya.

Dia juga mengingatkan, pemerintah mesti tegas menyikapi persoalan aliran sesat dan menyesatkan itu. Pemerintah harus melakukan pendampingan serta pembinaan terhadap warga terindikasi mengikuti aliran sesat tersebut. Ia menuturkan, menetapkan sesat atau tidaknya sebuah gerakan keagamaan, khususnya yang mengatasnamakan Islam tidak mudah.

"Namun setidaknya hal itu bisa dideteksi dari asas atau pokok-pokok keagamaan dipegangnya, menyangkut Rukun Iman dan Rukun Islam," katanya.

Berangkat dari kondisi itu, katanya, silaturahmi antar ulama itu penting untuk memperkokoh ukhuwah islamyah. Selain itu, silaturahmi ini segala permasalahan di masyarakat bisa dimusyawarahkan untuk dicarikan solusinya.

"MUI menampung aspirasi dan pemikiran demi pembangunan umat Islam, khususnya di Kuansing," ungkapnya.***(dri)



Berita Sosial lainnya..........
- Dukung Dakwah Fitrah Madani,
PKK dan BKMT Meranti Serahkan Bantuan untuk Kaum Du'afa dan Mu'alaf

- Beri Pengobatan Gratis,
Wabup Meranti dan Tim Dokter Spesialis Sambangi Rumah Pasien

- Batal Tampil di Kuansing,
Gubri Undang Penari SMPN 4 Kuantan Mudik ke Pekanbaru Isi Acara Malam Tahun Baru

- Diserahkan MenPAN RB,
Polresta Pekanbaru Dapat Penghargaan Wilayah Bebas Korupsi

- Kepala Seksi Intelijen Kejari Bengkalis Dimutasi
- 482 ASN Masuki Masa Pensiun Tahun Ini
- Rapat Forkopimda, Wakil Walikota Pekanbaru Bahas Lima Masalah "Hot"
- Badilum MA Resmikan PTSP PN Pekanbaru
- MUI Riau Taja Seminar Penyamaan Persepsi tentang Pemberdayaan Guru Agama
- Kapolres Inhil Pesankan Personelnya Lakukan Tugas dengan Humanis dan Tegas
- Batal Tampil Menari di Acara Gubri Puluhan Penari di Kuansing Kecewa dan Menangis
- Kapolres Pelalawan Minta Jajarannya Terapkan Keterbukaan Informasi
- 2019 Pemkab Kuansing Akan Bangun Perpustakaan Mewah
- Peringatan HBT Inhu Dipimpin Bupati Pelalawan
- Pajero Sport Family Riau Ikut Promosikan Brand Pariwisata dan Objek Wisata Rohul
- Pemkab Rohul Kembali Wajibkan Salat Berjamaah bagi ASN dan Tenaga Honorer di Masjid Agung
- Antisipasi Keterlambatan Lelang, DLHK Sudah Plot Anggaran 2 Bulan
- Kerjasama TIK dan E-Government,
Kominfotik Bengkalis Teken Kerjasama dengan Pemprov

- Program UEK di Duri Timur Dinilai 'Menjebak' Masyarakat dan Pengelola
- Dibantah Bupati Bengkalis Pasang Baleho Nuansa Politik di MTQ Riau di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.226.113.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com